Hidup Murni di Hadapan Allah - Pdt Cicilia Gunawan

HIDUP MURNI DI HADAPAN ALLAH
(Mat. 23:1-36)


I. Memperbaiki batiniah 
Tuhan tahu semua pekerjaan yang orang Farisi dan ahli Taurat lakukan yaitu hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembah-yang yang lebar dan jumpai yang panjang; 6 mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat; 7 mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi. 25 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.  26 Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih. (Matius 23:6,7,25,26). Tuhan Yesus menegur  para ahli Taurat & orang-orang Farisi. Matius fasal 23: “Orang-orang munafik”: ayat 13, 14, 15, 23, 25, 27, 29; “Pemimpin-pemimpin buta”: ayat 16, 19, 24, 26; “Orang-orang bodoh”: ayat 17; “Ular-ular ... keturunan ular beludak”: ayat 33. Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.  2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan, (1Pet 2:1-2).

II. Memperindah kesaksian hidup 
3 Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. (Mat 23:3); 25 Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. 26 Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya. (Yak 1:25-26). Menjadi dan melakukan firman Tuhan.  Yakobus 1:22: Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. 

III. Melekat pada Kristus 
Matius 23:37: "Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau. Yohanes 15:5: Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Cara melekat pada Tuhan yaitu dengan hidup dalam doa dan firman Tuhan. 

Ringkasan Khotbah 26 November 2017






Map