Silsilah Tuhan Yesus Kristus - Pdt. Kariaman Gea ( 1 Oktober 2017 )

SILSILAH TUHAN YESUS KRISTUS
Matius 1:1-17


Silsilah yang ditulis Matius dan Lukas memang berbeda. Silsilah dalam Matius menggunakan silsilah dari keturunan Yusuf, sedangkan Lukas menggunakan silsilah dari Maria. Matius menggunakan silsilah Yusuf, ini berarti secara hukum Yesus adalah keturunan Daud. Lukas menggunakan silsilah Maria untuk menunjukkan bahwa secara biologis Yesus juga adalah keturunan Daud. 

Ada beberapa keanehan dalam silsilah Tuhan Yesus di dalam Matius 1:1-17. 
1. Nama-Nama Wanita Yang Ditulis Dalam Silsilah Tuhan Yesus
Saudara dalam silsilah Tuhan Yesus ini kita menemukan bebarapa perempuan. Adapun nama-nama perempuan tersebut adalah Tamar, Rahab, Rut, istri Uria, dan Maria (ay 3,5,6,16). Namun tidak semua istri-istri dari leluhur Tuhan Yesus ditulis nama istri mereka. Dalam tradisi Yahudi, seorang perempuan tidak diperhitungkan. Matius penulis Injil ini adalah orang Yahudi. Tentu dia mengerti dengan jelas bahwa kebiasaan orang Yahudi terhadap perempuan. Tetapi me-ngapa Matius memasuki nama-nama perempuan dalam Silsilah Tuhan Yesus? 

2. Nama-Nama Orang Kafir Yang Masuk Dalam Silsilah Tuhan Yesus
Rut (ay 5), yang adalah orang Moab (bdk. Rut 1:4), dan Rahab (ay 5), yang adalah orang Yerikho / Kanaan (Yos 2:1) Pada jaman itu ada batasan yang sangat keras antara orang Yahudi dengan orang kafir / non Yahudi (bdk. Ul 7:1-4  Kis 10:28  Gal 2:11-14). Orang kafir yang sudah masuk agama Yahudi sekalipun, kalau berbakti tidak boleh bercampur / bersama-sama dengan orang Yahudi. Dengan bangsa Moab, bahkan ada batasan yang lebih keras lagi (Ul 23:3).

3. Nama-Nama Orang Jahat Yang Masuk Dalam Silsilah Tuhan Yesus
•  Yehuda dan Tamar (ay 3), Yehuda menghampiri pelacur yang tidak lain adalah menantunya sendiri (Kej 38)
•  Rahab (ay 5), Rahab adalah seorang pelacur (Yos 2:1).
•  Manasye (ay 10), Manasye seorang Raja Yehuda yang melakukan kejahatan di mata Tuhan dengan mendirikan mezbah-mezbah untuk Baal 2Raja 21:1-18.
•  Amon (ay 10), Amon juga seorang raja Yehuda ia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan, menyembah berhala dan tidak hidup menurut kehendak Tuhan 2Raja 21:19-26. Pada jaman itu juga ada batasan yang keras sekali antara orang jahat dan orang baik (bdk. Mat 9:9-11  Luk 7:37-39). Orang Farisi pada jaman itu, kalau akan berpapasan dengan ‘orang berdosa’, memilih untuk berbelok dan menghindari ‘orang berdosa’ itu. Jadi silsilah Yesus menunjukkan bahwa dalam diri Tuhan Yesus, semua batasan / tembok pemisah telah dihancurkan!

Semua yang ada di dalam Kristus adalah satu.
1 Korintus 12:13 - “Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh”.

Galatia 3:28 - “Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus”.

Dari silsilah Tuhan Yesus, kita belajar bahwa di dalam Yesus tidak lagi batas atau tembok pemisah di antara kita. Kita semua adalah bersaudara di dalam Kristus. Kita adalah satu tubuh di dalam Kristus. Oleh karena itu marilah kita saling membangun dan mengasihi satu dengan yang lain. 

Ringkasan Khotbah 1 Oktober 2017 : Pdt Kariaman Gea







Info Minggu, 8 Oktober 2017

Ucapan Terima Kasih
Segenap hamba Tuhan, majelis dan jemaat mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas pelayanan dalam minggu ini. Tuhan memberkati.

Kebaktian Kebangunan Rohani
Hari/tgl : Senin, 16 Oktober 2017
Pk : 18.00 Wib
Tempat : GKT Jember
Tema : Dipanggil Menjadi Saksi Kristus
Pembicara : Pdt. Ferdy Manafe
Mohon perhatian jemaat


Pokok-Pokok Doa
1. KKR
2. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat
3. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia, dan sakit:
 Shanon (anak dari Ibu Eva Virlyana), Sdri. Kiki,
 Sdri. Tan Lie Ciau, Sdri. Sie Sioe Mei, Ibu Lie Djay Yin, Ibu Lay Ik Cen
4. Bangsa dan Negara Indonesia

Map