Info Minggu, 9 April 2017

Ucapan Terima Kasih
Segenap hamba Tuhan, majelis & jemaat mengucapkan terima kasih atas pelayanan Bpk. Michael Chandra W pada ibadah 1 & 2. Tuhan memberkati.

Bakal Calon Majelis
*Telah dibagikan formulir usulan nama bakal calon majelis periode 2017-2019.
Keterangan sosialisasi pemilihan dapat dilihat dipapan depan gereja.
Harap dikembalikan & dimasukkan di kotak yang telah disediakan di pintu gereja, paling lambat 9 April 2017.
Bagi jemaat yang belum mendapat formulir, setelah ibadah dapat mengambil di meja depan.  Terima Kasih. Tuhan memberkati.
*Ralat
  - Penambahan nama bakal calon majelis : Ester Ang

Berita Kelahiran
Telah lahir anak kedua dari Bpk. Budi Yulianto & Ibu Heny Megawati diberi nama Titus Christboy Yulianto pada 30 Maret 2017. Segenap hamba Tuhan, majelis & jemaat mengucapkan selamat berbahagia.

Paduan Suara
Latihan paduan suara akan diadakan setelah kebaktian umum 2. Mohon perhatian seluruh anggota paduan suara. terima kasih

Perjamuan Kudus.
Jumat 14 April 2017, pk 17.00 Wib
Petugas : seluruh Majelis
Diharap jemaat mempersiapkan diri  & mengenakan atasan putih

Pokok-Pokok Doa
1. Pemilihan Bakal Calon Majelis, Jumat Agung & Paskah.
2. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
3. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
 Bpk. Tju Khay Man, Bpk. Hartono Ali, Bpk. Purnomo
          Bpk. Tan Sau Hau, Sdri. Tan Lie Ciau & Sdri. Kiki.
4. Bangsa dan Negara Indonesia.

Rangkaian Ibadah Paskah
-Kamis, 13 April 2017
 *Malam Refleksi, pk. 18.00

-Jumat, 14 April 2017
 *Doa Puasa. pk. 08.00 Wib
 *Ibadah Jumat Agung. pk. 17.00 (Buka puasa)

-Ibadah Paskah.
  *K. Anak. Minggu, 16 April 2017, pk. 09.00
  *Umum, Minggu, 16 April 2017, pk. 05.00
  *K. Remaja. Minggu, 23 April 2017, pk. 09.00

Persembahan Paskah
*Amplop dikumpulkan di ibadah Paskah.
*Telur
 Bagi jemaat yang akan memberi persembahan untuk
 pembelian telur Paskah, dapat menghubungi ibu Hauw Mie Ling.
 Paling lambat Minggu, 9 April 2017.
 Terima kasih untuk persembahannya. Tuhan memberkati

Makna Ibadah kristiani - Ev. Nahum Daely ( 26 Maret 2017 )

Makna Ibadah Kristiani
Yosua 24:14; Yes. 29:13; Maz. 51:19


Beribadah merupakan perintah Tuhan. Allah mengususkan hari sabat untuk diriNya. Allah memanggil kita menghampiriNya dan menikmati karyaNya. Allah berbicara kepada kita melalui firmanNya dan kita mengeskpresikan isi hati kita melalui pujian dan doa.

Hal-hal sederhana yang  seringkali membuat ibadah tidak bermakna dan tidak berkenan kepada Allah:

Datang Terlambat Terlambat merupakan kelebihan terbesar sebagian orang Indonesia. Keterlambatan menujunkkan kesiapan/kesungguhan hati kita meresponi panggilan sang Raja Agung. Ngobrol Salah satu kelebihan jemaat GKT Jember adalah orang-orangnya “komunikatif” saking komunikatifnya sampai-sampai waktu ibadah dipakai untuk curhat, komentar dll. Yang terparah adalah ngobrol saat  firman diberitakan. Gadgets  (HP). Salah satu keprihatinan terbesar saya adalah ketika menyaksikan orang2 yang begitu maniak HP. Tidak terkecuali saat ibadah dan saat mendegarkan firman Tuhan. 

Sikap Ibadah yang berkenan dan membawa berkat:

1. Ibadah dengan Rasa takut & hormat Yos. 24:14. Ibadah dalam bahasa Yunani menggunakan kata “proskuneo” yang berarti tiarap/tersungkur/ merebahkan diri/ menyembah LAI.
Allah yang kitasembah adalah Allah yang TRANSENDENT (Agung, melampaui akal, tidak terbatas dan Maha-Maha). Jika pembesar dunia aja kita begitu hati-hati dan hormat terlebih-lebih saat menghampiri Allah Yang Agung. Ketika kehadiran kita tidak dipersiapkan/ datang terlambat, sibuk ngobrol sana sini apalagi saat mendengarkan firman Tuhan, bermain-main dengan gadgets saat ibadah. Bukankah itu menunjukan sikap yang tidak hormat? Bagimana Allah berkenan dengan ibadah.

2. Ibadah dengan rasa Syukur Maz. 51:19.  Kejatuhan dalam dosa menciptakan jurang pemisah antara Allah dan manusia. Tidak mungkin lagi terjadi perjumpaan antara Allah yang suci dan manusia yang berdosa petapi kenyataannya Allah masih mau mencari dan menyapa manusia bahkan menunjukkan kasih-Nya untuk mengampuni. Rasa hancur hati dan tidak layaklah yang Allah mau. Hanya oleh anugerahNya semata kita dilayakan menghampiri tahtaNya yang kudus. 



Ringkasan Kotbah 26 Maret 2017 oleh Ev. Nahum D.

Map