Engkau berharga Di Mataku - Ev. Darwis (19 Maret 2017)

“ENGKAU BERHARGA DI MATAKU”
Yesaya 43:1-5

Yesaya 43:4: “Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, Mengapa manusia sgt berharga di mata Allah? Ada dua alasan: 

1.  Karena manusia adalah gambar dan rupa Allah sendiri 
Apa yang terlintas dalam pikiran kita ketika “kita tahu bahwa saya adalah gambar dan rupa Allah?”. Ketika Allah menciptakan manusia dengan desain yang unik dan luar biasa yang Allah ingin memperlihatkan semua kebaikan diri-Nya di dalam diri manusia ciptaan-Nya. Kebaikan-kebaikan Allah dalam diri manusia itu meliputi sifat-sifat manusia yang mencerminkan karakter Allah melalui perbuatan-perbuatan baik. Itulah gambar dan rupa Allah. Bukankan seharusnya demikian? Gambar dan rupa Allah yang paling dasar adalah “KASIH YANG BERKORBAN”. Artinya, setiap manusia yang diciptakan Allah bukan hanya sebatas gumpalan daging yang memiliki nafas tetapi manusia adalah cerminan Allah yang memperlihatkan sikap dan prilaku yang baik. Apa contoh kongkrit dari gambar dan rupa Allah yang seharusnya tercermin dari karakter manusia? Yaitu: menunjukkan perbuatan-perbuatan baik. Seperti: ada orang yang sakit dibesuk, ada orang kekurangan ditolong, ada orang yang kesusahan dihibur, tidak melakukan kejahatan, membuang segala keinginan-keinginan duniawi, dll. 

2. Karena kita hidup dalam tujuan keselamatan Allah
Allah berfirman “Janganlah takut (ayat 1, 5), sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Artinya, Allah memberikan jaminan keselamatan bagi umatNya; Allah sendiri yang akan bertindak dan kita akan diam saja (Keluaran 14:14). Bukti kongkrit penyertaan Allah terlihat melalui kesulitan-kesulitan hidup (dalam ay 2) “ketika engkau menyeberang air, sungai-sungai: engkau tidak akan hanyut juga berjalan melalui api: engkau tidak akan dihanguskan dan nyala api tidak akan membakar engkau. Ketika merenungkan bagian ini (ay 2) saya begitu yakin Allah yang olehnya kita memperoleh keselamatan adalah Allah yang Maha dahsyat yang sanggup melakukan perkara apapun untuk mendatangkan keselamatan bagi umat-umatNya. Pertanyaannya: siapakah Dia? Dialah Allah yang Maha Kudus, Allah Israel, juruselamat kita; yang menebus umatNya. 

Adakah pribadi yang lain seperti Allah yang kita percayai dan kita kenal melalui Yesus Kristus yang punya Kuasa seperti demikian? Adakah allah lain yang kita percayai hari ini sehebat Allah kita? Sekalipun seringkali umatNya telah memberontak terhadap Allah, namun Allah kembali, menebus, menolong, dan me-nyertai karena mereka berharga di mata Tuhan (Yes 43:1-7). Allah mengungkapkan kasih-Nya untuk Israel dan Allah telah menciptakan dan menebus kita karena kita adalah milik-Nya yang sangat berharga dan Ia mengenal nama masing-masing kita (ayat Yes 43:1). Apabila kita mengalami kesulitan dan kesengsaraan, kita tidak akan hancur karena Dia ada bersama dengan kita (ayat Yes 43:2,5). Kita ini berharga dan mulia di pandangan-Nya, sasaran kasih-Nya yang besar (ayat Yes 43:4). Di sini Tuhan berjanji memberkati Israel dengan pemulihan yang menyenangkan, yang di-berikan karena kasih-Nya dan yang bekerja melalui penebusan. Amin.

Ringkasan Kotbah 19 Maret 2017 oleh Ev. Darwis

Info minggu, 26 Maret 2017

Ucapan Terima Kasih
Terima kasih kepada petugas pelayanan minggu ini.
Tuhan memberkati pelayanannya.

Persembahan Telur Paskah
Bagi jemaat yang akan memberi persembahan (uang) untuk pembelian telur Paskah, dapat menghubungi ibu Hauw Mie Ling. Paling lambat 9 April 2017.
Terima kasih untuk persembahannya. Tuhan memberkati

Komisi Musik
Selasa, 28 Maret 2017 Paduan Suara DILIBURKAN & DIGANTI Rabu, 29 Maret 2017, pk. 18.30 Wib. Mohon perhatian seluruh anggota.

Komisi Diakonia
*Persekutuan, Rabu, 29 Maret 2017, pk. 18.00 Wib.
Mohon kehadiran anggota.
*Pengobatan Gratis, Sabtu, 8 April 2017,
Pk. 08.00 - 12.00 Wib
Bagi jemaat & masyarakat sekitar gereja.

Komisi Wanita
Hari/tanggal : Rabu, 5 April 2017
Pukul       : 18.00 Wib
Pembicara    : Ls. Ronald Firman (Bondowoso)
Tema            : Kasih Tak Bersyarat (Lomba Masak)
Mohon perhatian dan kehadiran anggota

Pokok-Pokok Doa
1. Komisi : Diakonia & Wanita, Persiapan Jumat Agung & Paskah
2. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
3. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
 Bpk. Tan Sau Hau, Bpk. Tju Khay Man, Bpk. Hartono Ali,          
  Bpk. Tjang Ming Djen, Sdri. Tan Lie Ciau & Sdri. Kiki.
4. Bangsa dan Negara Indonesia.

Info Minggu, 19 Maret 2017

Ucapan Terima Kasih
Segenap hamba Tuhan, majelis dan jemaat mengucapkan terima kasih atas pelayanan Ev. Darwis D. Tasemak & paduan suara komisi wanita HKBP Jember di GKT Jember. Tuhan memberkati.

Komisi Misi
 *Persekutuan
 Hari/tanggal : Senin, 20 Maret 2017
 Pukul       : 18.00 WIB
Mohon kehadiran anggota & pengurus.

Komisi Diakonia
*Pengurus & anggota Diakonia & pengurus Komisi Misi akan ke Panti Asuhan Barnabas-Klakah    Sabtu, 25 Maret 2017. Mohon dukungan doa jemaat.
*Persekutuan, Rabu 29 Maret 2017. Mohon kehadiran anggota.

Komisi Pasutri
Hari/tanggal : Sabtu,25 Maret 2017
Pukul  : 18.30 WIB
Pembicara     : Pdt. Djoni Febrianto
Tema  : Mengatasi Kejenuhan
Mohon perhatian dan kehadiran anggota.

Pokok-Pokok Doa
1. Sinode GKT : BP Sionde, Program dan Departemen
2. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
3. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
 Bpk. Tan Sau Hau, Ibu Mariani Tedjo, Ibu Lay Fuk Cao,
 Ibu Lie Ging Hwa, Sdri. Tan Lie Ciau & Sdri. Kiki.
4. Bangsa dan Negara Indonesia.

Info Minggu, 12 Maret 2017

Pdt. Kariaman Gea
*Tukar Mimbar 12 Maret 2017 di GKT Ebenhaizer-Sumbawa
*Cuti
  Selasa-Jumat, 14-17 Maret 2017
 Mohon perhatian jemaat.

Komisi Diakonia
*Pengurus & anggota akan ke Panti Asuhan Barnabas-Klakah
  Sabtu, 25 Maret 2017. Mohon dukungan doa jemaat.
*Persekutuan, Rabu 29 Maret 2017. Mohon kehadiran anggota.

Komisi Pasutri
Hari/tanggal  : Sabtu,25 Maret 2017
Pukul        : 18.30 WIB
Pembicara     : Pdt. Djoni Febrianto
Tema        : Mengatasi Kejenuhan
Mohon perhatian dan kehadiran anggota.

Pokok-Pokok Doa
1. Persekutuan Komisi Usianda dan Komisi Pasutri
2. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
3. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
 Ibu Kurniawati , Ibu Tjang Pik Yun, Ibu Siaw Lie Sia,
 Ibu Lie Ging Hwa, Sdri. Tan Lie Ciau & Sdri. Kiki.
4. Bangsa dan Negara Indonesia.

Info minggu, 5 Maret 2017

Pastori
Pdt. Kariaman Gea & istri bertempat tinggal di Perumahan Argopuro SA III - 12  Jember.
Mohon perhatian jemaat.

Komisi Misi
*Persekutuan
Hari/Tgl. : Senin, 6 Maret 2017
Pukul : 18.00 WIB
Tempat : GKT Jember
Mohon perhatian seluruh anggota.

Komisi Usianda
*Jalan Sehat
Hari/Tgl. : Selasa, 7 Maret 2017
Pukul : 15.00 WIB (kumpul di gereja)
Tempat : Perum. Argopuro
Mohon perhatian dan partisipasi seluruh anggota

Ceramah & Lokakarya Pemuridan
Hari/Tgl.  : Rabu - Kamis, 8 & 9 Maret 2017
Pukul  : 18.30 WIB
Tempat           : GKT Jember
Pembicara        : Pdt.Sandi Nugroho (dari GKI Pregolan Surabaya)
Mengundang jemaat GKT Jember untuk menghadirinya

Pokok-Pokok Doa
1. Ceramah & Lokakarya, 8 & 9 Maret 2017
2. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
3. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
 Ibu Kurniawati , Ibu Tjang Pik Yun, Ibu Siaw Lie Sia,
 Ibu Lie Ging Hwa, Sdri. Tan Lie Ciau & Sdri. Kiki.
4. Bangsa dan Negara Indonesia.

Menerima Sesama Apa Adanya ( Ls. Herman Napitupulu )

MENERIMA SESAMA APA ADANYA
Markus 9:38-41


Allah menghendaki setiap orang  percaya, di dalam keberbedaan yang ada, belajar menerima saudara seiman sebagai satu komunitas dalam kerajaan Allah. Dengan cara bagaimanakah kita dapat menunjukkan penerimaan terhadap saudara seiman kita?  Dari perikop yang kita baca, paling tidak ada dua cara yang seharusnya kita lakukan.

1. Dengan Cara Memandangnya Sebagai Rekan Kita (ay 39-40)
suatu hari, para murid terganggu oleh kehadiran seorang yang tidak termasuk dalam komunitas mereka. Mereka memberitahu Yesus apa yang baru saja terjadi, “Guru, kami lihat ada seorang yang bukan pengikut kita, mengusir setan demi nama-Mu.  Kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.” Coba perhatikan beberapa kata menarik yang ditekankan oleh Yohanes (ay 38), “Kami lihat…bukan pengikut kita…kami cegah…karena ia bukan pengikut kita.”  Berkali-kali Yohanes menekankan kata kami atau kita.  Namun  Alkitab mencatat, Yesus justru melarang mereka mencegah orang itu.  Yesus malah menunjukkan sikap men-dukung terhadap orang yang tak dikenal itu. Sebenarnya apa yang menjadi alasan Yesus?  ayat 33-37, di sana diceritakan bahwa, Yesus baru saja mengajar para murid tentang arti menjadi yang terbesar, dalam perspektif kerajaan Surga.  Yesus mengambil seorang anak kecil, meletakkannya di tengah dan memeluk anak itu.  Lalu Ia berkata, “Barangsiapa menyambut seorang anak dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.” Saat itu, Yesus mengajar para murid tentang prinsip komunitas dalam kerajaan Allah.  Barangsiapa hendak menjadi yang terbesar, harus mau menyambut dan menerima yang terkecil, yang dianggap rendah, maupun yang baru bertumbuh imannya. 

2. Dgn Cara Menghargai Tindakan Iman yg Dilakukannya Demi Kristus. (ay 41)
Konsep penghargaan dalam komunitas kerajaan Allah tidak sama dengan konsep penghargaan di dunia.  Pada ayat 41, Yesus mengajarkan konsep penghargaan dalam kerajaan Allah kepada para murid-Nya.  Ia berkata demikian, ”Barangsiapa memberi kamu minum secangkir air, oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya.” Apa istimewanya tindakan ”Memberi minum secangkir air”?  Frasa ini mengandung pengertian yang lengkap bahwa, Tuhan Yesus memang menghargai tindakan iman seseorang, yang paling kecil dan sederhana (cth; memberikan seseorang  secangkir air), namun jika tindakan tersebut dilakukan dengan sebuah motivasi, yaitu demi Kristus.

Penutup
Saudara, di dalam keberbedaan yang ada, Tuhan menghendaki saudara dan saya untuk belajar menerima saudara seiman sebagai satu komunitas dalam kerajaan Allah. Marilah kita belajar memandang saudara seiman kita sebagai rekan, bukan lawan.  Hargai setiap tindakan iman yang dilakukannya demi Kristus.  Terimalah saudara seiman kita sebagai satu komunitas dalam kerajaan Allah. 


Ringkasan Kotbah 26 Pebruari 2017 oleh Ls. Herman N.

Map