Keluarga Yang Sehat [29-01-017]

KELUARGA YANG SEHAT
Mazmur 128:1-6


1. Keluarga yang sehat adalah : Keluarga yang hidup takut akan Tuhan. 
“Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu! Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN. (Mzm 128:1-6). Apa artinya takut akan Tuhan? sederhananya : takut berbuat dosa, takut melanggar perintah Tuhan. 

2. Keluarga yang sehat adalah keluarga yang sungguh-sungguh menjalankan perannya dengan baik sesuai firman Tuhan. Dikatakan dalam Kolose 3:18-21 demikian: Keluarga yang menjalankan perannya masing-masing sesuai firman Tuhan. “Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan. Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan. Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.”  Bila peran yang beri Tuhan ini, dijalankan dgn baik oleh setiap anggota keluarga, maka keluarga itu pasti menjadi keluarga yg sehat. 

3. Keluarga yang sehat: keluarga yg dapat memberi teladan. Tuhan Yesus
berkata di dlm Matius 17:12, "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kpd mereka. Itulah isi dari seluruh hukum taurat dan kitab para nabi." Firman Tuhan ini mengajak kita mendahului dlm berbuat hal yang baik. Ketika seorang suami minta maaf atas kesalahannya, maka istripun akan belajar minta maaf atas kesalahannya, ketika orang tua minta maaf atas kesalahannya, maka anakpun akan minta maaf atas kesalahannya.  

4. Keluarga yang sehat adalah keluarga yang dapat menerima anggota keluarga sebagaimana mana adanya. Roma 15:7 berkata: “Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.” Tuhan mau menerima diri kita apa adanya. Seburuk apapun diri kita, bila kita datang kepada Tuhan, pasti diterimanya. Tetapi bagaimana dengan kita, dapat-
kah kita juga menerima kekurangan/kelemahan pasangan kita ?. 

5. Keluarga yang sehat adalah keluarga yang dapat mengampuni  anggota keluarga yang bersalah. Efesus 4:32: Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. Jadi Paulus menggarisbawahi, sebagaimana Kristus sudah mengampuni kita, mari kita juga mengampuni 
suami/istri/orang tua/anak yang bersalah kepada kita. 

6. Keluarga yang sehat adalah keluarga yang dapat menjaga keseimbangan 
antara keluarga, karier dan pelayanan. 


Ringkasan Kotbah 29 Januari 2017 oleh Pdt. Djoni Febrianto

Map