Info Minggu, 19 Pebruari 2017

Ucapan Terima Kasih
Segenap Hamba Tuhan, Majelis dan jemaat mengucapkan terima kasih atas pelayanan Ev. Frist Heriyanto di GKT Jember pada ibadah I & II. Tuhan memberkati

Komisi Misi
Persekutuan Misi Senin, 20 Pebruari 2017 Diliburkan.
 Mohon perhatian seluruh anggota

Komisi Pasutri & Komisi Pemuda
Hari/tgl      : Sabtu, 25 Pebruari 2017
Pukul    : 18.00 Wib
Pembicara : Pdt. Gumulya Djuharto
Tema    : Indahnya Pernikahan
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota

Komisi Wanita
Hari/tgl      : Rabu, 1 Maret 2017
Pukul    : 18.00 Wib
Pembicara : Ls. Megawati
Tema    : Apa Yang Kamu Berikan Untuk Tuhan
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota

Pokok-Pokok Doa
1. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
2. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
 Ibu Lily Anjasmoro, Ibu Lie Ging Hwa, Sdri. Tan Lie Ciau
 & Sdri. Kiki.
3. Bangsa dan Negara Indonesia.

Menghargai Pengorbanan Kristus (05/02/2017)

MENGHARGAI PENGORBANAN KRISTUS
Roma 5:1-11 Yohanes 15:13


Dalam firman Tuhan yang kita baca hari ini, berbicara kepada kita bahwa menghargai pengorbanan Kristus adalah merupakan keharusan bagi orang percaya. Karena manfaat  dari pengorbanan Kristus itu sudah kita alami baik sekarang maupun untuk kehidupan yang akan datang. Saudara untuk menghargai pengorbanan Kristus maka harus memahami tujuan dari pengorbanan Kristus itu sendiri. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah apa tujuan dari pengorbanan Kristus? Dalam ayat 1 dikatakan bahwa karena pengorbanan Kristus kita memperoleh pembenaran, karena pengorbanan Kristus kita didamaikan dengan Allah. Dalam ayat 6-8 dijelaskan tentang kehidupan kita manusia sebelum Tuhan Yesus menyelamatkan manusia. 

1. Manusia Dalam Keadaan Lemah
Ayat 6 mengatakan bahwa manusia dalam keadaan lemah. Artinya manusia dalam keadaan yang menyedihkan atau dengan kata lain dalam keadaan yang buruk. Manusia benar-benar sudah kehilangan pengharapan. Tetapi melalui pengorbanan Kristus, kita diselamatkan sehingga kita milik Tuhan. Roh Kudus yg telah Tuhan berikan kepada kita menguatkan kita dalam menghadapi hidup ini

2. Manusia Dalam Keadaan Berdosa
Manusia sudah dipenuhi dosa artinya manusia pelanggar-pelanggar hukum Allah dan penjahat yang patut mendapat hukuman. Istilah berdosa di sini bukan hanya sekedar statusnya sebagai orang berdosa, tetapi manusia juga penghasil dari dosa-dosa itu sendiri. 

3. Manusia Adalah Seteru Allah
Manusia adalah seteru Allah atau musuh Allah. Manusia keinginannya adalah memberontak kepada Tuhan. Manusia lebih suka melakukan apa yang bertolak belakang dari kehendak Allah. Namun demikian Allah tidak membiarkan manusia terus dalam kehidupan yang mengerikan itu. Tuhan Yesus datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan manusia. Buah-buah pengorbanan Kristus 

1. Dibenarkan Dan Didamaikan
Dalam Roma 5:9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Manusia dibenarkan berarti Allah kembali menerima kita. Tuhan Allah mengampuni kita. Sehingga kita bukan lagi seteru atau musuh Allah. 

2. Menghasilkan Keselamatan Dari Murka Allah
Dalam Roma 5:9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Saudara di sini dikatakan bahwa melalui pengorbanan Kristus kita dibenarkan artinya kita dijadikan tidak bersalah di hadapan Tuhan.  Sehingga kita dibebaskan dari murka Allah. 

Kesimpulan
Saudara pengorbanan Kristus begitu luar biasa dalam kehidupan kita. Kristus sudah berkorban sedemikian hebatnya dalam hidup kita. Bagaimana respon kita? Masihkah kita membiarkan dosa menguasai hidup kita. Saudara mari kita mempersembahkan hidup kita untuk kemuliaan Kristus. Kira pengorbanan Kristus memotivasi kita untuk hidup memuliakanNya. 


Ringkasan Kotbah 05 Pebruari 2017 oleh Pdt. Kariaman Gea

Info Minggu, 5 Pebruari 2017

Katekisasi
Dimulai Minggu, 19 Pebruari, pk. 15.30 Wib. Bagi jemaat yg ingin ikut katekisasi, dapat segera menghubungi Pdt.Djoni Febrianto

Komisi Musik
Dibuka les organ, bagi jemaat yang rindu melayani di ibadah umum.
Syarat, mempunyai dasar keyboard.
Pendaftara dapat menghubungi Ev. Nahum

Komisi Misi
*Persekutuan
Senin, 6 Pebruari 2017, pk. 18.00 Wib di Ruang Doa.
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Misi

*Pengobatan Gratis
Hari/tanggal : Sabtu, 25 Pebruari 2017, pk. 10.00-13.00 Wib.
Tempat          : Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
Jl. Prambanan Kertosari - Jember.
Dukungan     : Barang bekas layak pakai (sepatu, baju, tas, dll) dan sembako (beras,gula & minyak).
Paling lambat dikumpulkan 19 Pebruari 2017 pada Ls. Yohanis.
Mohon doa & partisipasi jemaat.

Komisi Usianda
Jalan sehat di belakang Gudang Garam Jember,
Selasa, 7 Pebruari 2017, pk. 15.00 Wib, berkumpul di gereja.
Mohon perhatian dan partisipasi anggota Usianda.

Pemuridan
Kamis, tgl. 9 Pebruari 2017, pk. 18.00 Wib, di GKT Jember.
Diharapkan keikutsertaan jemaat dalam pemuridan tsb.

Ibadah Imlek
*Sekolah Minggu : Minggu, 12 Pebruari 2017, pk. 09.00 Wib
*Umum : Minggu, 12 Pebruari 2017, pk. 17.00 Wib
DIHIMBAU jemaat memakai pakaian berwarna MERAH.
Mohon perhatian Jemaat.

Donor Darah
Minggu, 12 Peb 2017, pk. 10.00 Wib. Mohon partisipasi jemaat.

Keluarga Yang Sehat [29-01-017]

KELUARGA YANG SEHAT
Mazmur 128:1-6


1. Keluarga yang sehat adalah : Keluarga yang hidup takut akan Tuhan. 
“Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu! Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN. (Mzm 128:1-6). Apa artinya takut akan Tuhan? sederhananya : takut berbuat dosa, takut melanggar perintah Tuhan. 

2. Keluarga yang sehat adalah keluarga yang sungguh-sungguh menjalankan perannya dengan baik sesuai firman Tuhan. Dikatakan dalam Kolose 3:18-21 demikian: Keluarga yang menjalankan perannya masing-masing sesuai firman Tuhan. “Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan. Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan. Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.”  Bila peran yang beri Tuhan ini, dijalankan dgn baik oleh setiap anggota keluarga, maka keluarga itu pasti menjadi keluarga yg sehat. 

3. Keluarga yang sehat: keluarga yg dapat memberi teladan. Tuhan Yesus
berkata di dlm Matius 17:12, "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kpd mereka. Itulah isi dari seluruh hukum taurat dan kitab para nabi." Firman Tuhan ini mengajak kita mendahului dlm berbuat hal yang baik. Ketika seorang suami minta maaf atas kesalahannya, maka istripun akan belajar minta maaf atas kesalahannya, ketika orang tua minta maaf atas kesalahannya, maka anakpun akan minta maaf atas kesalahannya.  

4. Keluarga yang sehat adalah keluarga yang dapat menerima anggota keluarga sebagaimana mana adanya. Roma 15:7 berkata: “Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.” Tuhan mau menerima diri kita apa adanya. Seburuk apapun diri kita, bila kita datang kepada Tuhan, pasti diterimanya. Tetapi bagaimana dengan kita, dapat-
kah kita juga menerima kekurangan/kelemahan pasangan kita ?. 

5. Keluarga yang sehat adalah keluarga yang dapat mengampuni  anggota keluarga yang bersalah. Efesus 4:32: Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. Jadi Paulus menggarisbawahi, sebagaimana Kristus sudah mengampuni kita, mari kita juga mengampuni 
suami/istri/orang tua/anak yang bersalah kepada kita. 

6. Keluarga yang sehat adalah keluarga yang dapat menjaga keseimbangan 
antara keluarga, karier dan pelayanan. 


Ringkasan Kotbah 29 Januari 2017 oleh Pdt. Djoni Febrianto

Map