Ringkasan Khotbah Minggu, 9 Oktober 2016

BERKAT TUHAN DALAM KELEMAHAN
2 Korintus 12:1-10


Dalam perikop yang kita baca ini, rasul Paulus memberikan pemahaman baru tentang kelemahan dan kesombongan. Kelemahan memberikan faedah atau manfaat bagi kita dibanding dengan kelebihan yang kita miliki. Kelebihan atau kemampuan yang kita miliki bisa membawa kita kepada kesombongan. Jemaat di Korintus adalah jemaat yang luar biasa memiliki banyak karunia. Namun demikian jemaat ini memiliki banyak masalah. Pengajar-pengajar palsu di Korintus ini meninggikan diri mereka. Mereka merasa lebih hebat dari rasul Paulus, khususnya dalam hal ekstase. Dalam ay 1-5  rasul Paulus menjelaskan peristiwa luar biasa yang dia alami.  Namun peristiwa itu tidak membuat dia menjadi tinggi hati. Selama empat belas tahun dia tidak memberitahukannya kepada jemaat. 

Melalui perikop ini, ada beberapa faedah dari kelemahan yang kita miliki :

1. Kelemahan Bertujuan Agar Kita Selalu Memegahkan Tuhan & Bukan Diri Sendiri.Seseorang yang dimaksudkan rasul Paulus dalam ay 1-5 adalah sebenarnya adalah dirinya sendiri. Namun dia tidak langsung mengatakannya Karena rasul Paulus tidak ingin orang-orang Korintus lebih memegahkan rasul Paulus dari pada Tuhan sendiri. Rasul Paulus tidak ingin meninggikan dirinya karena peristiwa itu. Justru rasul Paulus  mengatakan bahwa ia lebih suka bermegah karena kelemahan yang ada di dalam dirinya karena kelema-han yang ada di dalam dirinya membuat dia memegahkan Tuhan dan bukan diri sendiri.

2. Kelemahan Bertujuan Agar Kita Selalu Rendah Hati Satu Dengan Yang Lain.
Ada yang mengatakan bahwa duri yang dimaksud di sini adalah rasa sakit jasmani atau penyakit. Atau ada juga yang mengatakan bahwa duri yang dimaksud adalah penghinaan yang dilontarkan oleh rasul-rasul palsu kepada rasul Paulus. Namun apapun yang dimaksud duri dalam bagian ini yang pasti duri itu adalah merupakan kelemahan yang ada di dalam diri Paulus. Rasul Paulus memiliki pandangan lain dalam melihat kelemahan yang dia miliki yaitu agar dia tidak menyombongkan diri sehingga Tuhan mengizinkan hal itu terjadi dalam dirinya. 

3. Kelemahan Bertujuan Agar Kita Merasakan Karya Allah Dalam Hidup Kita Kuasa Tuhan menjadi sempurna artinya melalui kelemahan rasul Paulus, Kristus menyatakan kuasaNya lebih kepada rasul Paulus. Sehingga dalam ayat 10 jelas bahwa melalui penderitaan rasul Paulus, rasul Paulus mendapatkan kesempatan merasakan kuasa dan kecukupan dari kasih Kristus. 

Kesimpulan
Setiap kita pasti memiliki kelemahan oleh karena itu janganlah kita menuntut sesama kita sempurna. Dan sebagai tubuh Kristus marilah kita saling  membangun karena kelemahan yang kita miliki menuntut kita untuk mem-butuhkan sesama kita. 

Ringkasan Khotbah 09 Oktober 2016 oleh Pdt. Kariaman Gea

Map