Ringkasan Khotbah Minggu, 24 April 2016

“Dewasa Menghadapi Tatangan Hidup”

Ayub 1:1-12 


Pengenalan yang benar akan kebesaran dan kasih Allah akan memampukan kita bertahan menghadapi setiap pergumulan. Inilah kunci keberhasilan Ayub melewati pergumulan hidup yang begitu hebat. Kita yang saat ini sedang mengalami pergumulan hidup, beban berat, sakit penyakit, pergumulan keluarga, masa depan. 

INGAT!!
1.    Seberat apapun pergumulan kita tidak akan sebanding dengan pergumulan Ayub. Kitab Suci mencatat bahwa Ayub super saleh, kaya, diberkati Tuhan namun dalam sekejap mengalami kehilangan secara total bahkan fisiknya pun mengandalami pen-deritaan yang begitu hebat. Dalam kondisi demikian Ayu pun tetap setia kepada Allahnya. 

2.    Pergumulan tidak selalu identik dengan dosa namun tidak berarti mengabaikan penderitaan akitab dosa. Dalam konteks PL hukum sebab akibat begitu nyata. Kisah Ayub jelas2 unik karena dia hidup di jaman itu namun yang menarik adalah kitab suci dengan gamblang mencatat bahwa penderitaan Ayub bukanlah akibat dosa ayub.

3.    Allah punya maksud di balik setiap pergumulan yang kita alami. Allah ingin membuktikan kesetiaan Ayub kepada iblis. Dalam kesetiaan itulah Allah menunjukkan berkat berkelimpahan.
Dalam pergumulan yang kita alami. Janganlah berputus asa! Percayalah bahwa Allah kita lebih besar dari masalah kita! Percayalah bahwa Allah mengasihi kita dan sanggup menopang kita di saat kita lemah. Melihat karya tangan Tuhan yang begitu indah dan mengagumkan yang dinyatakan melalui alam semesta.
-    Masihkah kita meragukan kebesaran Allah?
-    Masihkah kita merasa bahwa Allah bisa salah dalam jalan pikiranNya?
-    Masihkah kita meragukan bahwa Allah tak sanggup menolong kita?
-    Ayub dalam keberadaannya sebagai orang yang super di mata Tuhan ia tetap tidak sanggup menuntut Allah sekalipun dia punya alasan untuk itu.  Penderitaan sehebat itu tidak mampu merebut kesetiaan Ayub kepada Allahnya.

Ringkasan Khotbah Minggu, 24 April 2016 || Oleh Ev. Nahum Daely

Map