Ringkasan Khotbah Minggu, 13 Maret 2016

BERBUAH DALAM KEMURAHAN

(Lukas 3:36; Galatia 5:22; Matius 5:7)


APAKAH arti murah hati? Kalau kita lihat dalam kamus, murah hati didefenisikan dengan sebuah perilaku yang mudah memberi, tidak pelit, tapi juga penyayang, penuh kasih, suka menolong dan baik hatinya. Pagi hari ini kita akan merunungkan 3 SIKAP HIDUP yang menunjukkan bahwa kita berbuah dalam kemurahan hati.

I.    BUAH KEMURAHAN HATI = MENGAMPUNI (Lukas 3:36)
Lukas 6:36 "Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati." Saudara … kalimat ini disampaikan Tuhan Yesus saat berkotbah di atas bukit. Tuhan Yesus memberikan perintah supaya para murid dan orang yang mendengarnya memiliki sikap murah hati. Ini adalah kalimat perintah yang isinya adalah supaya belajar mengampuni. Konteks: Yesus mengajarkan agar mengasihi musuh. Kata kemurahan artinya kebaikan tanpa adanya unsur kekerasan. JADI BUAH KEMURAHAN = MENGAMPUNI  Murah hati dikaitkan dengan pengampunan yaitu mengasihi musuh. Kalau kita menyelidiki Firman Tuhan mengapa Yesus mau datang kedunia ini? Maka jawabnya yaitu karena dia mengasihi manusia dan berbelas kasihan bagi manusia.

II.    BUAH KEMURAHAN HATI = KARAKTER/ SIFAT ANAK TUHAN (Galatia 5:22)
Mari kita membaca Galatia 5:22 … salah satu rasa buah roh adalah KEMURAHAN. Buah Roh kemurahan diterjemahkan dari kata ‘Khrestotes.’ Pada prinsipnya khrestotes berkaitan dengan sikap kemurahan Allah. Saudara, Rasul Paulus mengatakan dalam Galatia 5:22 tentang buah Roh, ia menunjukan bahwa salah satu karakter dan sifat orang percaya adalah kemurahan hati, ini  membuktikan bahwa seseorang itu hidup didalam Roh Kudus. Murah hati adalah satu sifat dasar orang percaya. Oleh sebab itu yang menjadi salah satu tanda bahwa seseorang hidup benar-benar didalam Tuhan, adalah ketika dia memiliki hati yang murah hati.
JADI BUAH KEMURAHAN HATI = SIFAT ANAK TUHAN

III.    BUAH KEMURAHAN HATI: MEMBERI (Matius 5:7)
“Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh
kemurahan” Matius 5:7. Bahasa Yunaninya ELEEMON = Murah Hati. Ada 3 unsur yang harus ada dalam kemurahan hati :
1)    Adanya kemampuan untuk melihat penderitaan orang lain dari sudut orang itu sehingga bisa ikut merasakan penderitaannya.
2)    Adanya rasa kasihan/simpati pada orang yang menderita itu. Jadi, ‘simpati’
artinya adalah ‘merasa bersama-sama dengan orang yang menderita’.
3)    Adanya tindakan menolong. Rasa kasihan yang tidak diikuti tindakan
menolong, sama sekali tidak berguna (Yakobus 2:15-16  1 Yohanes 3:18).

Kotbah Yesus di atas bukit ini mengajarkan supaya para murid mengasihi dengan tindakan kepada: miskin, hina, lemah untuk menolong mereka.Orang  Yahudi zaman itu ditindas bangsa Romawi.Murah hati adalah sikap mau mengasihi. Murah hati juga tidak hanya menyangkut memberi sesuatu kepada orang lain.


Ringkasan Khotbah Minggu, 13 Maret 2016 || oleh Pdt. Suhartoyo Hou

Map