Ringkasan Khotbah Minggu, 27 Desember 2015

MENJADI DUTA KRISTUS

2 Korintus 5:-11-21


Dalam 2 Korintus 5:20 mengatakan bahwa kita adalah utusan-utusan atau duta Allah di tengah-tengah dunia ini. Apa itu utusan Allah? Utusan adalah sarana  atau perantara yang dipakai untuk menyampaikan sesuatu. Jadi orang percaya tidak hanya sebagai penghuni surga tetapi juga sebagai sarana atau pengantara Allah untuk menyampaikan firman Allah, kehendak Allah di tengah dunia ini. Pertanyaannya bagi kita adalah bagaimana caranya menjadi duta Kristus? Apa yang harus kita pahami sebagai seorang duta Kristus di tengah-tengah dunia ini?

1.    Memahami Panggilan Allah
Paulus sangat memahami makna panggilannya sebagai seorang hamba Tuhan. Itulah sebabnya Paulus sangat menghargai panggilannya sebagai hamba Tuhan. Di setiap surat-surat Paulus, selalu di awali dengan satu kalimat yaitu dari Paulus Hamba Yesus  Kristus atau rasul yang dipanggil karena anugerahNya. Paulus benar-benar menyadari bahwa dia adalah seorang hamba atau rasul yang dipanggil Yesus Kristus

Ketika Paulus menulis surat ini, Paulus dan jemaat di Korintus ada ketegangan di antara mereka. ketegangan ini terjadi karena rasul Paulus pernah berjanji untuk mengunjungi jemaat di Korintus ini tetapi ternyata tidak terlaksana karena sesuatu hal. Hal ini membuat jemaat di Korintus ini kecewa sehingga menganggap Paulus tidak layak menjadi rasul. Tetapi apa yang dilakukan oleh rasul Paulus? Paulus dengan keras menegur jemaat di Korintus bahwa mereka boleh tidak menghargai Paulus secara pribadi tetapi mereka harus memegahkan pelayanan yang mereka lakukan (13). Karena dia tau bahwa yang memanggil dan memberikan kepercayaan kepadanya dalam melayani adalah Tuhan sendiri.

2.    Mengalami Kelahiran Baru

Jemaat di Korintus meresponi  ketegangan yang terjadi antara rasul Paulus dengan pemikiran dunia. Mereka benci kepada rasul Paulus dan hamba Tuhan yang lainnya. Sehingga dalam ayat 17, Paulus mengatakan kepada jemaat di Korintus bahwa orang-orang yang di dalam Kristus adalah ciptaan baru. Anda tidak boleh lagi sama dengan dunia ini. Jangan lagi konsep dunia yang menjadi dasar pemikiran anda. Tetapi milikilah cara hidup dan cara pikir yang sudah diperbaharui di dalam Kristus.
Saudara, seorang pelayan Tuhan atau duta Kristus harus mengalami kelahiran baru. Orang yang sudah mengalami kelahiran baru akan memiliki konsep yang benar tentang Kristus. Sedangkan orang yang tidak mengalami kelahiran baru maka dia akan membawa konsep dunia dalam pelayanannya.

KESIMPULAN
Saudara dan saya adalah duta Kristus di tengah-tengah dunia ini, oleh karena itu marilah kita senantiasa menjadi duta yang sesuai dengan kehendak Tuhan yaitu dengan memahami makna panggilan Tuhan kepada kita, menjadi ciptaan baru dengan menaklukan pikiran dalam Kristus.

Ringkasan Khotbah Minggu 27 Desember 2015 oleh Ev. Kariaman Gea
                                     

Map