Info Minggu, 25 Desember 2016

Gembala Sidang
Pdt. Djoni Febrianto cuti, 28 Des 2016 - 10 Jan 2017 Mohon perhatian jemaat.

Malam Refleksi Tutup Tahun
Sabtu, 31 Desember 2016, pk. 18.00 WIB
Ibadah Syukur Buka Tahun
Minggu, 1 Januari 2017 pada Ibadah I & II
Mohon perhatian & kehadiran seluruh jemaat.

Komisi Wanita
Hari/tanggal : Rabu, 4 Januari 2017, pk 18.00 WIB
Pembicara    : Ls. Herman N
Tema       : Berkat Mengucap Syukur
Diharapkan membawa 3 kue basah/orang. Bagi yang belum dapat hadiah kehadiran, Januari dapat mengambil di pengurus. Mohon perhatian & kehadiran seluruh anggota.

Yesus Adalah Terang Dunia

YESUS ADALAH TERANG DUNIA
Yohanes 1:1-12, Yesaya 9:1-4


Dalam bacaan kita tadi baik di dalam Yesaya maupun di dalam Yohanes menceritakan bahwa Yesus datang ke dalam dunia sebagai terang. Tuhan Yesus datang tidak hanya sekedar membawa terang tetapi juga Dia adalah terang itu sendiri.  Terang yang luar biasa ini datang ke dalam dunia untuk menyinari dunia yang penuh dengan kegelapan ini.

Dalam Yesaya 9, Yesaya menubuatkan tentang kelahiran seorang penyelamat bagi umat Tuhan. sedangkan Yohanes menjelaskan tentang kegenapan dari nubuatan Yesaya itu adalah di dalam Tuhan Yesus. Kita akan melihat kateristik dari terang yang datang itu  

1. Terang Itu Mengalahkan Kegelapan (ay. 5)
Dalam ay. 5 dikatakan bahwa terang yang bercahaya itu tidak kegelapan tidak akan menguasainya. Ini berarti terang yang datang itu bukan sembarang terang. Terang yang datang itu akan terus bercahaya. Kegelapan tidak akan mampu mengalahkanNya. Tuhan Yesus datang ke dalam dunia untuk menerangi hati yang penuh dengan kegelapan ini.  Namun selama dosa menguasai kehidupan kita maka kita tidak akan mampu memahami terang itu. 

2. Terang Itu Diam Di Antara Kita (Ay. 14)

Alkitab mengatakan bahwa terang itu telah menjadi daging dan diam di tengah-tengah kita. Terang itu menjadi sama dengan manusia agar kita memahami dengan jelas tentang terang tersebut.  Namun demikian, berdiamnya Tuhan ditengah-tegah kita bukanlah untuk sembarang orang tetapi kepada mereka yang sungguh-sungguh beriman kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka.

3. Terang Itu Berkuasa Untuk Mengubah (Ay 12)

Kedatangan Tuhan Yesus sebagai terang dunia sanggup mengubah ke-hidupan manusia. Dalam ay. 12 dikatakan bahwa bagi mereka yang me-nerimaNya diberikan kuasa sebagai anak-anak Allah. Orang-orang yang menerima dan mengenalNya diberinya kuasa. Kuasa menjadi anak-anak Allah.  Artinya kita diangkat dan dimampukan untuk hidup menjadi anak-anak Allah. Kita yang sebelumnya anak-anak yang dimurkai karena dosa tetapi karena kita sudah menerima terang itu kita menjadi anak-anak Allah yang berhak untuk mendapatkan segala hak istimewa sebagai anak. 

Kesimpulan
Yesus datang ke dalam dunia untuk memberikan terang bagi kita yang penuh dengan kegelapan ini. Sudahkan kita mengalami terang itu. kemudian marilah kita memancarkan terang itu di tengah-tengah kegelapan ini sehingga terang Kristus akan mengubahkan kehidupan manusia yang penuh dengan 
kegelapan ini.

Ringkasan Khotbah 11 Desember 2016 oleh Pdt. Kariaman Gea


Info Minggu, 18 Desember 2016

Berita Duka
Telah pulang ke rumah Bapa di surga ibu Susilowati 69 th
(ibu dari sdr. Hadi Susilo), Kamis 15 Des 2016, pk. 18.00 WIB dan dikremasi 19 Desember 2016.
Segenap hamba Tuhan, majelis & jemaat turut berduka cita.
Kiranya Tuhan memberikan penghiburan bg keluarga yg ditinggalkan.

Gempa Aceh
Himbauan dari Sinode, agar seluruh GKT dapat membantu  korban bencana gempa.Jika jemaat terbeban dapat memberi  persembahan yang dimasukan amplop & diberi nama  GEMPA ACEH.
Dikumpulkan paling lambat Minggu, 25 Desember 2016 Semoga setiap kita boleh tergerak hatinya,
sebagai wujud bahwa kita mengasihi sesama tanpa melihat latar belakang mereka. Tuhan memberkati.

Persekutuan Misi
Senin, 19 Desember 2016, pk. 07.00 Wib di ruang doa.
Mohon perhatian dan kehadiran tim misi & pemerhati.

Latihan Paduan Suara
Selasa, 20 Desember 2016,
Paduan Suara Usianda pk. 17.30 Wib
Paduan Suara Umum pk. 18.30 Wib

Komisi Wanita
Hari/tanggal : Rabu, 4 Januari 2017
Pukul  : 18.00 WIB
Pembicara  : Ls. Herman N
Tema  : Berkat Mengucap Syukur
Diharapkan membawa 3 kue basah/orang. Bagi yang belum dapat hadiah kehadiran,
Januari dapat mengambil di pengurus. Mohon perhatian & kehadiran seluruh anggota.

Yesus Adalah Terang Dunia ( RIngkasan Khotbah 11 Desember 2016 )

YESUS ADALAH TERANG DUNIA
Yohanes 1:1-12, Yesaya 9:1-4


Dalam bacaan kita tadi baik di dalam Yesaya maupun di dalam Yohanes menceritakan bahwa Yesus datang ke dalam dunia sebagai terang. Tuhan Yesus datang tidak hanya sekedar membawa terang tetapi juga Dia adalah terang itu sendiri.  Terang yang luar biasa ini datang ke dalam dunia untuk menyinari dunia yang penuh dengan kegelapan ini.

Dalam Yesaya 9, Yesaya menubuatkan tentang kelahiran seorang penyelamat bagi umat Tuhan. sedangkan Yohanes menjelaskan tentang kegenapan dari nubuatan Yesaya itu adalah di dalam Tuhan Yesus. Kita akan melihat kateristik dari terang yang datang itu  

1. Terang Itu Mengalahkan Kegelapan (ay. 5)
Dalam ay. 5 dikatakan bahwa terang yang bercahaya itu tidak kegelapan tidak akan menguasainya. Ini berarti terang yang datang itu bukan sembarang terang. Terang yang datang itu akan terus bercahaya. Kegelapan tidak akan mampu mengalahkanNya. Tuhan Yesus datang ke dalam dunia untuk menerangi hati yang penuh dengan kegelapan ini.  Namun selama dosa menguasai kehidupan kita maka kita tidak akan mampu memahami terang itu. 

2. Terang Itu Diam Di Antara Kita (Ay. 14)
Alkitab mengatakan bahwa terang itu telah menjadi daging dan diam di tengah-tengah kita. Terang itu menjadi sama dengan manusia agar kita memahami dengan jelas tentang terang tersebut.  Namun demikian, berdiamnya Tuhan ditengah-tegah kita bukanlah untuk sembarang orang tetapi kepada mereka yang sungguh-sungguh beriman kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka.

3. Terang Itu Berkuasa Untuk Mengubah (Ay 12)
Kedatangan Tuhan Yesus sebagai terang dunia sanggup mengubah ke-hidupan manusia. Dalam ay. 12 dikatakan bahwa bagi mereka yang me-nerimaNya diberikan kuasa sebagai anak-anak Allah. Orang-orang yang menerima dan mengenalNya diberinya kuasa. Kuasa menjadi anak-anak Allah.  Artinya kita diangkat dan dimampukan untuk hidup menjadi anak-anak Allah. Kita yang sebelumnya anak-anak yang dimurkai karena dosa tetapi karena kita sudah menerima terang itu kita menjadi anak-anak Allah yang  berhak untuk mendapatkan segala hak istimewa sebagai anak. 

Kesimpulan
Yesus datang ke dalam dunia untuk memberikan terang bagi kita yang penuh dengan kegelapan ini. Sudahkan kita mengalami terang itu. kemudian marilah kita memancarkan terang itu di tengah-tengah kegelapan ini sehingga terang Kristus akan mengubahkan kehidupan manusia yang penuh dengan 
kegelapan ini.

Ringkasan Khotbah 11 Desember 2016 oleh Pdt. Kariaman Gea

Info Minggu, 20 Nopember 2016

Berita Kelahiran
Telah lahir Rabu, 16 Nopember 2016 Jake Alvaro Santosa putra dari bpk. Yudhistira Santosa & ibu Lusiana Halim (cucu bpk/ibu Teguh Santosa).
Segenap hamba Tuhan, Majelis dan jemaat mengucapkan selamat berbahagia. Tuhan memberkati.

Donor Darah
Hari/tanggal    : Minggu, 27 Nopember 2016, pk. 10.00 Wib
Tempat   : Ruang Ibu dan anak
Mohon perhatian dan dan partisipasi jemaat
Syarat-syarat bagi pendonor darah :
1. Umur 17-60 tahun
2. Berat badan minimal 45 kg
3. Tekanan darah bawah: 80-90, tekanan darah atas: 110-140
4. Hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram
5. Kondisi sehat (tidak sedang minum obat). Bagi yang punya riwayat sakit Jantung, Diabetes, Hepatitis tidak diizin melakukan donor darah.
6. Konsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti kacang-kacangan,daging merah, bayam,  ikan , & ayam.
7. Sehari sebelum donor: Tidur yang cukup 7 -8 jam, usahakan tidur paling terlambat jam 11 malam.  Tidur yang kurang membuat tekanan darah turun
8. Saat hari H: Sarapan dan minum air sekitar 500ml

Pokok-Pokok Doa
1. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
2. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
 Ibu She Lie Nio, Sdri. Sie Sioe Mei, Ibu Lie Djay Yin
 Ibu Lie Djay Ling, Ibu Susilowati & Ibu Ester Muljatiningsih
3. Bangsa dan Negara Indonesia.

Hidup Sebagai Orang Benar (13 Nopember 2016)

HIDUP SEBAGAI ORANG BENAR
(2 Tawarikh 34:1-7, 14-21, 31)


Hidup sebagai orang Kristen diibaratkan seperti titik2 embun yang mem-basahi daun2 di pagi hari. Sama seperti kehadiran titik2 embun yang me-nyegarkan daun2, demikian juga hendaknya kehadiran orang Kristen yang memberikan kesegaran buat orang2 di sekitarnya. Namun bagaimana
mungkin orang Kristen dapat memberikan kesegaran bagi orang lain jika tidak ada kebenaran di dalam dirinya? 

Pertama, Ojo Gumunan. Jgn mudah terpesona. Terpesona oleh keindahan yang sekedar bersifat lahiriah. Orang yang mudah terpesona berpotensi hanya menjadi penonton atau supporter, dan bukan pengikut Kristus. Yosia menjadi raja waktu berusia 8 tahun, usia dimana seorang anak biasanya suka meniru apa yang dilakukan oleh orang2 di sekitarnya. Tetapi tidak demikian dengan Yosia. Dia bertekun mencari Tuhan (ay. 3)! Dia belajar kebenaran selama 4 tahun sebelum melakukan tindakan2 yang radikal namun benar dan penting! 

Kedua, Ojo Getunan. Jangan gampang menyesali apa yang sudah terjadi. Terlebih lagi, menyesal dan hanya menyesal, tanpa tindakan apa-apa. Dengan kata lain, berpangku tangan meratapi nasib! Tidak demikian halnya dengan Yosia! Sebagai seorang anak yang masih sangat muda dan tidak berpengalaman, Yosia bisa saja bersikap menunggu atau bahkan berpangku tangan. Tetapi yang dilakukan Yosia sungguh revolusioner! Dia menghancurkan semua yang berbau penyembahan berhala! Dia melakukannya dengan sepenuh hati! Jangan biarkan keadaan atau masalah atau hal yang tidak benar tetapi sudah sangat membudaya menguasai diri kita! Biarlah kebenaran yang akan mengarahkan langkah dan tindakan kita.

Ketiga, Ojo Kagetan. Jangan terkejut bila hal yang tidak diharapkan terjadi. Dalam bahasa Mandarin, kata “krisis” adalah wei ji. Ada yang menganggapnya sebagai “bahaya” atau wei xian. Tetapi ada juga yang menganggapnya sebagai “kesempatan” atau ji hui. Bagaimana respon kita terhadap “krisis” yang terjadi dalam hidup kita? Melihatnya sebagai “bahaya” atau “kesempatan” Tuhan bekerja lebih luas dalam hidup kita? Jaman Yosia adalah jaman krisis dalam sejarah Israel (secara keseluruhan) atau Kerajaan Yehuda (secara spesifik). Seperti diketahui, Yosia adalah raja terakhir yang baik. Setelahnya, semua raja yang ada adalah jahat dan akhirnya membawa Yehuda masuk dalam pembuangan. Dalam nubuat berdasarkan Kitab yang ditemukan imam Hilkia, bencana akibat hukuman Tuhan tidak dapat dibatalkan lagi! Yosia memang terkejut hingga dia mengoyakkan jubahnya, tetapi keterkejutan menggiringnya kepada pertobatan dan perendahan diri di hadapan Tuhan. Dan akhirnya penundaan hukuman terjadi. 

Keempat, Ojo Aleman. Jangan manja. Meski hukuman tetap akan dijatuhkan, namun Yosia tidak berhenti untuk mengumpulkan rakyat dan meminta mereka memperbarui perjanjian di hadapan Tuhan (ay. 31). Apakah kita cukup gigih untuk mentaati kehendak Tuhan? Apakah kita cukup gigih untuk mendorong orang lain untuk mengikut Tuhan dengan sepenuh hati? Semoga dengan menghindari sikap2 negatif di atas dan menggantinya dengan sikap2 yang positif, hidup kita menampilkan harapan demi harapan, bahkan di tengah kenyataan hidup yang tidak dapat diduga atau bahkan pahit sekalipun. Selama kita mengikuti Kristus di sepanjang jalan kehidupan ini, selalu ada sukacita, bahkan badai kehidupan pun dapat berubah menjadi pelangi yang menerbitkan harapan baru di dalam hati dan hidup kita. Amin.

Ringkasan Khotbah 13 Nopember 2016 oleh Pdt. Gumulya Djuharto

Kokoh Di Tengah Badai (6 Nopember 2016)

KOKOH DI TENGAH BADAI
Matius 7:24-27; Yohanes 15:5-7


Bgmn agar kita tetap kokoh di tengah badai yg melanda hidup kita. Hidup dekat dgn Tuhan. Jujur sebenarnya kita manusia ini tdk ada apa-apanya, bila kita tdk dekat dgn Tuhan. Tuhan Yesus menggambarkan diri kita itu seperti ranting, & Dia adlh pohonnya. Selama ranting msh melekat pada pohon, maka ranting itu pasti hdp,tetapi bila ranting itu terlepas dari pohon, maka ranting itu pasti mati. Dgn tegas Tuhan Yesus berkata : diluar Aku, kamu tdk bs berbuat apa-apa. Sbnrnya di mata Tuhan, kita ini sgt lemah, bahkan kita ini tdk ada apa-apanya. Pemazmur Daud, dgn jujur bkta : Hny dkt Allah saja aku tenang, daripada-Nyalah keselamatanku, hanya Dialah gunung batuku, keselamatanku & kota bentengku, aku tdk akan goyah. Daud mengtakan sprti ini, saat dikejar-kejar oleh anaknya sendiri Absalom. Absalom memberontak kpd ayahnya, & menguasai takhta kerajaannya. Kondisi semacam ini tentu sgt berat & sgt sulit. Daud adalah prajurit yg gagah perkasa, sdh byk musuh yg dia kalahkan, tetapi sguh tdk mdh menghadapi pengkhianatan anaknya sendiri. Dlm kondisi seperti ini, Daud bkta : Hny dkt Allah saja aku tenang, daripada-Nyalah keselamatanKu. Akhirnya Daud selamat & Absalom tewas. Nah saudara, bgm cara kita dkt dgn Tuhan? Caranya adlh dkt dgn firmanNya. Tuhan Yesus prnh berkata “Jikalau km menuruti perintah-Ku, km akan tggl di dlm kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku & tinggal di dlm kasih-Nya.” (Yoh 15:10).  

Bila kita hidup di dlm firman Kristus, maka kita berada dlm kasihNya. Org yg dikasihi, itulah org yg sgt dkt di hati Tuhan. Lebih jelas lg Tuhan Yesus di dlm Matius 7:24-27 memberi gambaran yg jelas kpd kita tntg kondisi rmh yg kokoh & rmh yg hancur saat badai melanda. Tuhan Yesus bkta : "Setiap org yg mendengar perkataan-Ku ini & melakukannya, ia sama dgn org yg bijaksana, yg mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan & dtglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tdk rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap org yg mendengar perkataan-Ku ini & tdk melakukannya, ia sama dgn org yg bodoh, yg mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rmh itu, sehingga rubuhlah rmh itu & hebatlah kerusakannya."

Bagaimana agar kuat menghadapi badai kehidupan? Yg kedua yaitu : kita membutuhkan sesama yg dpt menguatkan & menopang iman kita, saat badai melanda hidup kita. Saudara tentu msh ingat, bgmn pergumulan Raja Daud, pada saat dikejar oleh Saul hendak dibunuh. Satu pergumulan yang sangat berat. Dlm kondisi seperti itu, Yonatan anak raja Saul, malah bersahabat dgn Daud. Sampai-sampai nyawa Yonatanpun hampir melayang, ketika dia sdg membela Daud di hadapan Saul ayahnya. Saul mengambil tombak & me-lemparkan ke arah Yonatan. Persahabatan dan kasih dari Yonatan ini, mampu menopang Daud dalam pergumulannya, Daud merasa tidak sendiri, 
masih ada yang peduli dengan dirinya

Ringkasan Khotbah 06 Nopember 2016 oleh Pdt. Djoni Febrianto

Info Minggu, 13 Nopember 2016

Berita Duka
Telah pulang ke rumah bapa di sorga Bpk. Sugiarto W. M / Ang Tjin An, 9 Nopember 2016 &
telah di kremasi, 12 Nopember 2016.
Segenap hamba Tuhan, Majelis dan jemaat turut berduka cita.

Doa Misi
Senin, 14 Nopember 2016, pk. 07.00 wib di ruang doa
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota misi.

Komisi Usianda
*Senam Ceria
 Hari/tanggal  : Selasa, 15 Nopember 2016, pk. 15.30 Wib
*Persekutuan (Perjamuan Kasih)
 Hari/tanggal  : Rabu, 16 Nopember 2016, pk. 18.00
 Pembicara   : Pdt. Djoni Febrianto
 Tema   : Mengakhiri Pertandingan Dengan Baik
Bagi yang ingin mengikuti, dapat mendaftar pada Ibu Lidya Liu atau Ibu Go Tek Fee.
Mohon perhatian dan partisipasi anggota usianda.

Donor Darah
Hari/tanggal    : Minggu, 27 Nopember 2016, pk. 10.00 Wib
Tempat   : GKT Jember
Mohon perhatian dan dan partisipasi jemaat

Info Minggu, 30 Oktober 2016

Berita Kelahiran
Telah lahir putri dari bpk. Ricky Stefanus dan Ibu Lianawati Santoso yang bernama Clairine Angelina Stefanus Jusanto (cucu dari ibu Ellyta Ferawaty/Yap Tjen Tju) pada tanggal 19 Oktober 2016.
Segenap hamba Tuhan, Majelis dan jemaat mengucapkan selamat berbahagia. Tuhan memberkat.

Pelayanan Gembala Sidang
Minggu ini Pdt. Djoni Febrianto akan melayani di GKT Paiton. Mohon perhatian dan doa jemaat.

Komisi Wanita
Hari/tanggal  : Rabu, 2 Nopember 2016, pk. 18.00 Wib
Tema    : Hadapi Masa Depan Dengan Iman & penghargaan
Pembicara    : Ev. Meliana Erawati
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Komisi Wanita

Presentasi Program 2017 (Konsistori), 4 Nopember
Pk. 18.00 : K. Remaja
Pk. 19.00 : K. Pemuda
Pk. 20.00 : K. Anak
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh pengurus.

Persekutuan Misi
Sabtu, 5 Nopember 2016, pk. 18.00 Wib di Aula
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota misi.

Kebaktian Kebangunan Rohani Pemuda - Remaja
Hari/tanggal : Sabtu, 12 Nopember 2016, pk. 18.00 Wib
Pembicara     : Pdt. Gumulya Djuharto
Tema : Berubah, Berbuah & berdampak
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Pemuda - Remaja

Ringkasan Khotbah Minggu, 9 Oktober 2016

BERKAT TUHAN DALAM KELEMAHAN
2 Korintus 12:1-10


Dalam perikop yang kita baca ini, rasul Paulus memberikan pemahaman baru tentang kelemahan dan kesombongan. Kelemahan memberikan faedah atau manfaat bagi kita dibanding dengan kelebihan yang kita miliki. Kelebihan atau kemampuan yang kita miliki bisa membawa kita kepada kesombongan. Jemaat di Korintus adalah jemaat yang luar biasa memiliki banyak karunia. Namun demikian jemaat ini memiliki banyak masalah. Pengajar-pengajar palsu di Korintus ini meninggikan diri mereka. Mereka merasa lebih hebat dari rasul Paulus, khususnya dalam hal ekstase. Dalam ay 1-5  rasul Paulus menjelaskan peristiwa luar biasa yang dia alami.  Namun peristiwa itu tidak membuat dia menjadi tinggi hati. Selama empat belas tahun dia tidak memberitahukannya kepada jemaat. 

Melalui perikop ini, ada beberapa faedah dari kelemahan yang kita miliki :

1. Kelemahan Bertujuan Agar Kita Selalu Memegahkan Tuhan & Bukan Diri Sendiri.Seseorang yang dimaksudkan rasul Paulus dalam ay 1-5 adalah sebenarnya adalah dirinya sendiri. Namun dia tidak langsung mengatakannya Karena rasul Paulus tidak ingin orang-orang Korintus lebih memegahkan rasul Paulus dari pada Tuhan sendiri. Rasul Paulus tidak ingin meninggikan dirinya karena peristiwa itu. Justru rasul Paulus  mengatakan bahwa ia lebih suka bermegah karena kelemahan yang ada di dalam dirinya karena kelema-han yang ada di dalam dirinya membuat dia memegahkan Tuhan dan bukan diri sendiri.

2. Kelemahan Bertujuan Agar Kita Selalu Rendah Hati Satu Dengan Yang Lain.
Ada yang mengatakan bahwa duri yang dimaksud di sini adalah rasa sakit jasmani atau penyakit. Atau ada juga yang mengatakan bahwa duri yang dimaksud adalah penghinaan yang dilontarkan oleh rasul-rasul palsu kepada rasul Paulus. Namun apapun yang dimaksud duri dalam bagian ini yang pasti duri itu adalah merupakan kelemahan yang ada di dalam diri Paulus. Rasul Paulus memiliki pandangan lain dalam melihat kelemahan yang dia miliki yaitu agar dia tidak menyombongkan diri sehingga Tuhan mengizinkan hal itu terjadi dalam dirinya. 

3. Kelemahan Bertujuan Agar Kita Merasakan Karya Allah Dalam Hidup Kita Kuasa Tuhan menjadi sempurna artinya melalui kelemahan rasul Paulus, Kristus menyatakan kuasaNya lebih kepada rasul Paulus. Sehingga dalam ayat 10 jelas bahwa melalui penderitaan rasul Paulus, rasul Paulus mendapatkan kesempatan merasakan kuasa dan kecukupan dari kasih Kristus. 

Kesimpulan
Setiap kita pasti memiliki kelemahan oleh karena itu janganlah kita menuntut sesama kita sempurna. Dan sebagai tubuh Kristus marilah kita saling  membangun karena kelemahan yang kita miliki menuntut kita untuk mem-butuhkan sesama kita. 

Ringkasan Khotbah 09 Oktober 2016 oleh Pdt. Kariaman Gea

Info Minggu, 16 Oktober 2016

Ucapan Terima Kasih
Terima kasih kepada bpk. Pdt. Kornelius A Setiawan yang telah melayani di ibadah I dan II. Tuhan memberkati.

Piano
Piano lama dipersembahkan ke GKJW Tunjungrejo - Lumajang.

Pembelian Mobil
Minggu ini dibagikan amplop persembahan untuk pembelian mobil. Mohon perhatian dan dukungan jemaat.

Komisi Usianda
*Senam Sehat, Selasa, 18 Oktober 2016, pk. 15.30 di GKT Jember
*Persekutuan
 Hari/tanggal : Rabu, 19 Oktober 2016, pk. 17.30 Wib
 Pembicara     : Ls. Herman N.
 Tema  : Allah Yang Setia
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Usianda.

Komisi Misi
Hari/tanggal  : Kamis, 20 Oktober 2016, pk. 18.00 Wib
Pembicara  : Pdt. Em. Irawan
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh jemaat

Rapat Koordinasi
Jumat, 21 Oktober 2016, pk. 18.00 wib diadakan rapat koordinasi komisi : Anak, Remaja, Pemuda & Pasutri. Mohon perhatian dan kehadiran ketua, bendahara I & sekretaris.
Sekretaris harap membawa flashdisk.

Komisi Pasutri
Hari/tanggal : Sabtu, 22 Oktober 2016, pk. 18.30 wib
Tema      : Kesehatan Organ Reproduksi
Pembicara    : dr. Budyantoro Dwi Atmono
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Pasutri

Info Minggu, 18 September 2016

Cuti Hamba Tuhan
Pdt. Kariaman Gea & Ev. Nahum Daely mengambil cuti pada tgl. 15-22 September 2016.
Mohon perhatian seluruh jemaat.

Doa Misi
     Hari/tanggal : Senin, 19 September 2016
     Pukul               : 07.00 Wib
     Tempat           : Ruang Doa
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Misi.

Paduan Suara
Latihan Paduan Suara Selasa, 20 September DILIBURKAN  dan DIADAKAN kembali Selasa, 27 September.
Mohon perhatian seluruh anggota Paduan Suara

Pokok-Pokok Doa
     1. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.    
     2. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:          
           Ibu Lay Ik Cen, Ibu Kurniawati, Ibu Tjang Pik Yun,
          Ibu Loe Sai Ing, Bpk. Hariyanto & Bpk. Tjoa Tek Min
     3. Bangsa dan Negara Indonesia.

Ringkasan Khotbah 4 September 2016

BERKAT DIBALIK ANUGERAH TUHAN

Efesus 2:1-10



Istilah anugerah dalam bahasa Ibrani ditulis dengan kata hesed, dicatat sebanyak 245x, dalam bahasa Yunani, dipakai kata   “Charis”, dicatat sebanyak 156x, (gambar raja dan rakyat): kedua istilah ini memiliki arti yang sama yaitu pemberian cuma-cuma dari atasan kepada bawahan, dari raja kepada rakyat, dari tuan kepada hamba, dari Tuhan kepada kita manusia berdosa. Dan pemberian ini sama sekali, tidak didasarkan pada kebaikan manusia, jasa manusia, tetapi semata-mata oleh kasih Allah. Itulah arti dari pada anugerah. Alkitab mencatat ada dua macam Anugerah Allah kepada manusia, pertama yaitu anugerah secara jasmani dan kedua anugerah secara rohani. Secara jasmani contohnya: Tuhan memberikan matahari dan hujan kepada semua orang. Baik orang jahat maupun orang baik, baik orang benar maupun orang tidak benar, semuanya mendapatkan terik matahari, semuanya mendapatkan curahan air hujan. Itulah salah satu wujud anugrah Tuhan bagi semua orang tanpa pandang bulu.

Anugerah kedua, bersifat rohani, itulah anugrah keselamatan. Anugrah ini adalah anugrah terbesar dari Tuhan untuk manusia, karena ini menyangkut hidup kekal di sorga. Bagaimana kita dapat mengerti bahwa anugrah Tuhan itu sangat besar atas hidup kita ? Pertama-tama kita harus mengenal terlebih dahulu, siapa sesungguhnya diri kita di hadapan Tuhan. Kita adalah orang berdosa yang patut dimurkai oleh Tuhan.. Paulus secara terbuka mengoreksi jemaat Efesus, sekaligus mengoreksi dirinya sendiri sebagai rasul Tuhan. Paulus berkata kpd jemaat Efesus : kamu dahulu hidup di dalam dosa-dosamu, mengikut jalan dunia ini, mengandalkan kuasa iblis, demikian juga kami, juga hidup di dalam hawa nafsu daginng dan menuruti pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain. Kata-kata harus dimurkai, menunjukkan bahwa  posisi kita sebagai manusia berdosa berada dibawah murka Tuhan.

Bagaimana respons orang percaya terhadap anugerah Tuhan? Menghargai anugrah Tuhan yang sangat mahal itu. Dikatakan dalam 1 Petrus 1:18-19:  “Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.” Anugrah Tuhan bukan anugrah murahan, tetapi anugrah yang sangat mahal, karena diberikan melalui darahNya yang tak bernoda dan tak bercacat. Darah =nyawa. Bila nyawa kita begitu berharga di mata Tuhan, maka seharusnya kita menghargai anugerah Tuhan ini. Bagaimana cara menghargai anugrahTuhan?

1.    Tinggalkan dosa-dosa kita.
2.    Taati perintah Tuhan, lakukan apa yang baik bagi Tuhan dan sesama kita.
3.    Ceritakan anugrah Tuhan itu kepada sesama kita, agar mereka juga beroleh kasih karunia dari Tuhan Yesus Kristus.
4.    Meneladani anugrah Tuhan dengan cara : Belajar memberikan “anugrah” kepada mereka yang bersalah kepada kita.

Ringkasan Khotbah 04 September 2016 oleh Pdt. Djoni Febrianto

Ringkasan Khotbah, Minggu, 21 Agustus 2016

BERPERANG MELAWAN KESERUPAAN DENGAN DUNIA

Kejadian 6:9-22



Berikut adalah sifat-sifat yang dimiliki oleh Nuh sehingga ia menjadi seorang yang mendapatkan kasih setia Allah

1.    Nuh Adalah Seorang Yang Benar
Dalam ayat 9, Firman Tuhan mengatakan bahwa Nuh seorang yang benar di antara orang-orang sezamannya. Benar yang dimaksud di sini adalah Nuh memelihara kesalehan hidup di hadapan Tuhan.

2.    Nuh Seorang Yang Tidak Bercela
Sebenarnya istilah benar dan tidak bercela itu artinya hampir sama. Dalam terjemahan lain menggunakan istilah tulus. Ini berati Nuh hidup benar di hadapan Tuhan dengan tulus tanpa disertai motivasi yang lain.

3.    Nuh Hidup Bergaul Dengan Allah
Dalam Alkitab Perjanjian Lama hanya ada dua orang yang disebut hidup bergaul dengan Allah yaitu Henokh dan Nuh. Sebenarnya hidup bergaul dengan Allah dalam terjemahan aslinya adalah hidup bersama-sama dengan Allah. Artinya Nuh hidup berkenan kepada Allah. Senjata yang digunakan Nuh dalam menghadapi dunia sehingga mampu berbeda dengan dunia sekitarnya adalah


1.    Senjata Iman
Nuh memiliki iman yang teguh kepada Tuhan. Nuh tetap mengasihi Allah. Sehingga firman Tuhan mengatakan bahwa Nuh hidup bergaul dengan Allah.

2.    Senjata Kekudusan
Nuh seorang yang mampu yang menjaga kekudusan hidupnya. Nuh mampu menjaga kekudusan hidupnya sehingga tidak terpengaruh dengan cara hidup orang-orang yang ada di Zaman Nuh.

3.    Senjata Ketaatan
Nuh adalah orang yang taat kepada Tuhan. Di saat Tuhan memerintahkan Nuh untuk membuat bahtera, Nuh mau melaksanakannya. Kemudian di saat Tuhan memerintahkan Nuh untuk mengumpulkan semua binatang untuk di bawa ke dalam bahtera. Kedua perintah ini adalah sesuatu yang tidak masuk akal bagi Nuh. Tetapi Nuh tetap mau melakukannya.

KESIMPULAN
Jangalah biarkan diri kita terlena terhadap tawaran dunia. Kini saatnya kita harus maju berperang melawan kuasa Iblis. Oleh karena itu serahkanlah dirimu untuk dipakai oleh Allah sebagai prajuritNya di tengah-tengah dunia yang semakin gelap ini.

Ringkasan Khotbah 14 Agustus 2016 oleh Pdt. Kariaman Gea



Info Minggu, 21 Agustus 2016

Roster Pelayanan
Roster pelayanan TIDAK akan dibagikan seperti biasanya, karena adanya kendala dengan cara seperti ini. Setiap bulan setelah diwartakan, roster pelayanan harap DIAMBIL sendiri di meja pemerhati dan mengisi buku tanda terima. Setelah ibadah hari ini, roster pelayanan dapat DIAMBIL.
Mohon perhatian seluruh petugas pelayanan.

Katekisasi
Kelas Katekisasi dimulai September, diadakan setiap Minggu pk. 15.30 Wib. Bagi jemaat yang ingin ikut, dapat menghubungi Hamba Tuhan. Mohon perhatian seluruh jemaat.

Doa Misi
     Hari/tanggal : Senin, 22 Agustus 2016
     Pukul                : 07.00 Wib
     Tempat            : Ruang Doa
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Misi

Komisi Usianda
     Hari/tanggal : Rabu, 24 Agustus 2016
     Pukul                : 17.30 Wib
     Pembicara        : Pdt. Djoni Febrianto
     Tema                : Kemesraan Di Usia Senja
     Tempat            : GKT Jember
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Usianda.

KKR Umum

Memberitahukan kepada jemaat, KKR yang sedianya diadakan tgl 13 Agustus 2016, DIUNDUR menjadi Senin, 29 Agustus 2016, pk. 18.00 Wib.  Karena pembicara sedang mengalami dukacita.
Diharapkan jemaat dapat memaklumi & dapat menghadiri.

Komisi Diakonia
Minggu, 4 September 2016, pk. 09.00 Wib diadakan kegiatan donor darah di GKT Jember.
Mohon perhatian & dukungan seluruh jemaat.

Info Minggu, 7 Agustus 2016

Doa Misi
     Hari/Tanggal   : Senin, 8 Agustus 2016
     Pukul                 : 07.00 Wib
     Tempat             : Ruang Doa
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh pengurus dan anggota Misi.

KKR Umum
      Hari/tanggal     : Sabtu, 13 Agustus 2016
      Pukul                 : 18.00 Wib
      Pembicara         : Pdt. Dr. Ferdy Manafe
      Tempat             : GKT Jember
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh jemaat.

Komisi Remaja
Memperingati HUT Komisi Remaja, diadakan Persekutuan dan Berbagi Kasih di Lembaga Pemasyarakatan/Penjara Jember (paket sembako dll @Rp. 75.000,-).
Doakan dan dukung pelayanan ini dengan memberikan sumbangan berupa uang, dikumpulkan paling lambat Minggu, 14 Agustus pada Ls. Herman N. Mohon doa dan dukungan seluruh jemaat.

Pelantikan Pengurus
Minggu, 21 Agustus 2016 pada ibadah II diadakan pelantikan pengurus komisi: Pemuda, Remaja, Pasutri & Diakonia.
Pengurus komisi segera menyerahkan susunan pengurus yang baru kepada Majelis paling lambat Kamis, 18 Agustus 2016. Mohon perhatiannya.

Retreat Pasutri
     Hari/Tanggal   : Minggu - Senin (11-12 September 2016)
     Tempat             : Ijen View Hotel Bondowoso
     Pembicara       : Pdt. Daniel Tanusaputra
     Biaya               : Rp. 500.000/pasang, dapat menghubungi
     Ibadah I           : Bpk. Johnny M Ganda/Bpk. Mat Yasin
     Ibadah II          : Ibu Mia Astuti/Ibu Triana
paling lambat 28 Agustus 2016. Mohon perhatian dan partisipasi seluruh anggota Pasutri.

Ringkasan Khotbah 31 Juli 2016

KELUARGA YANG HIDUP DI DALAM DOA 

(Kisah Rasul 10:1-48)


Siapakah Kornelius? Kornelius adlh seorang perwira pasukan Romawi. Org Romawi biasa menyembah kpd kaisar atau dewa-dewi. Mereka tdk mngnal Allah Israel. Tetapi menariknya Kornelius ini adlh seorang perwira Romawi yg prcy kepada Allah Israel. Bahkan dia sekeluarga rajin berdoa, rajin memberi sedekah, rajin menjlnkan peraturan agama Yahudi & hdp takut akan Tuhan. Dikatakan di dlm ayat 2: bhw Kornelius senantiasa berdoa kpd Allah. Doa membuat Kornelius dkt dgn Tuhan, keluarganya jg dekat dgn Tuhan, terbukti Tuhan mengutus malaikatNya dtg ke rmh Kornelius untuk memberitahukan isi hati Tuhan, bhw Tuhan berkenan kpd doa-doa Kornelius. Malaikat Tuhan berkata : Kornelius, semua doamu & sedekahmu, tlh naik ke hadirat Tuhan & Tuhan mengingat engkau. Ketika Kornelius & keluarganya dkt dgn Tuhan, maka berkat prtma yg Tuhan berikan kpd mrk adlh berkat keselamatan. Tuhan tdk ingin Kornelius binasa, Tuhan ingin Kornelius seklg selamat. Itulah sebabnya, Tuhan mempertemukan Kornelius dgn Petrus hambaNya, spy Petrus dpt mengabarkan Injil kpdnya, & spy Kornelius prcy & diselamatkan. Sungguh luar biasa ktka Injil sdg diberitakan oleh Petrus kpd Kornelius sekeluarga, maka turunlah Roh Kudus menaungi semua org dlm rumah Kornelius, shg mereka prcy & akhirnya memberi diri utk dibaptis. 

Selanjutnya, selain doa dpt menggerakkan hati Allah utk menyelamatkan si pendoa, doa keluarga jg dpt membentuk kerendahan hati dr si pendoa. Kornelius langsung tersungkur di dpn kaki Petrus lalu menyembah Petrus. Tetapi Petrus menegakkan dia, ktnya: "Bangunlah, aku hny manusia saja." Sikap Kornelius ini, ini skp yg luar biasa.  Doa jg membuat Kornelius memiliki keseriusan, kehausan & kelaparan yg luar biasa akn firman Tuhan. Ketika Petrus dtg ke rmhnya, Kornelius sdh memanggil semua sanak familynya, jg sahabat-sahabatnya utk mendengarkan penjelasan Petrus. Ini artinya : Kornelius memandang bhw berita yg dibawakan Petrus adlh berita yg sgt penting. Doa membuat tembok-tembok suku bangsa roboh seakar-akarnya. Ketika Petrus sdg berdoa, dia mendptkan penglihatan : Tampak olehnya langit terbuka & turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yg bergantung pd keempat sudutnya, yg diturunkan ke tanah. Di dlmnya terdpt pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung. Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: "Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah & mknlah!" Tetapi Petrus menjawab: "Tdk, Tuhan, tdk, sebab aku blm pernah makan sesuatu yg haram & yang tidak tahir." Kedengaran pula utk kedua kalinya suara yg berkata kpdnya: "Apa yg dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram." Hal ini terjadi sampai tiga kali & segera sesudah itu terangkatlah benda itu ke langit.”Petrus semula belum mengerti arti dari penglihatan itu. Tetapi stlh Petrus berjumpa dgn Kornelius & menyaksikan bhw Kornelius sekeluarga menerima Tuhan Yesus sbg juruselamat, & Roh Kudus dicurahkan ats mereka, maka Petrus mgrt sekarang bahwa Tuhan mengasihi bangsa-bangsa lain. 

Ringkasan Khotbah 31 Juli 2016 Oleh Pdt. Djoni Febrianto

Info Minggu, 17 Juli 2016

Paduan Suara
Setelah kebaktian II diadakan latihan Paduan Suara.
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Paduan Suara.

Komisi Wanita Antar Gereja (KWAG)
     Hari/tanggal : Senin, 18 Juli 2016
     Waktu             : 17.00 Wib
     Tempat             : Gereja Masa Depan Cerah
                               (Jl. Teuku Umar No 88, Jember)
Mohon perhatian dan partisipasi seluruh anggota Komisi Wanita.

Penahbisan Pendeta
Selasa, 19 Juli 2016; pk. 17.00 Wib dilaksanakan Penahbisan Pendeta Ev. Kariaman Gea, Ev. Anam Peni Asih & Ev. Kardono.
Bagi jemaat yang belum mendapatkan undangan dapat menghubungi majelis & hamba Tuhan.
TIDAK ADA antar jemput bagi jemaat yang menghadiri acara ini.
Mohon kehadiran & perhatian seluruh jemaat.

Persekutuan Usianda
     Hari/Tanggal   : Rabu, 20 Juli 2016
     Pukul                   : 17.30 WIB
     Tema                   : Usia Lanjut Tidak Berarti Tidak Berguna
     Liturgos               : Ls. Megawati
     Pembicara       : Pdt. Kariaman Gea
     Pemusik            : Shintia Deby P.
     Tempat               : GKT Jember
Mohon Perhatian dan kehadiran seluruh anggota Usianda.

Pokok-Pokok Doa
     1. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
     2. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
          Bpk. Chandra  Winata, Bpk. Tju Khay Man, Bpk. Hartono Ali                      
          Bpk. Tjang Ming Djen, Bpk. Chandra Soeputra
      3. Bangsa dan Negara Indonesia.

Info Minggu, 5 Juni 2016

Berita Kelahiran
Telah lahir anak ketiga dari Bpk. Siau Ming & Ibu. Erna Oktia, Wilson Imanuel Sugiharto, 28 Mei 2016.  Hamba Tuhan, Majelis & jemaat mengucapkan selamat berbahagia.

Komisi Diakonia
     - Hari ini terakhir pengumpulan formulir beasiswa.
     - Donor Darah
        Hari/tanggal : Minggu, 19 Juni 2016
        Pukul                : 10.00 Wib - selesai
        Tempat             : GKT Jember
Mohon perhatian dan partisipasi jemaat

Bakti Sosial
Selama bulan puasa, gereja & pengurus komisi mengadakan Bakti Sosial. Dibagikan nasi untuk buka puasa bagi orang-orang yang kurang mampu (tukang becak, pemulung, tukang sampah, dll).                                                   
                  Jadwal Bakti Sosial :
   
                        *Komisi Anak               8 Juni 2016    
                        *Komisi Remaja         10 Juni 2016                
                        *Komisi Wanita          13 Juni 2016    
                        *Komisi Musik            15 Juni 2016                
                        *Komisi Pemuda        20 Juni 2016    
                        *Komisi Usianda        22 Juni 2016                
                        *Komisi Pasutri          24 Juni 2016    
                        *Komisi Diakonia       27 Juni 2016                
                        *Komisi Misi               29 Juni 2016     

Bagi jemaat yang terbeban dalam Bakti Sosial ini (sumbangan dalam bentuk uang), mohon amplop ditulis dukungan untuk gereja atau komisi yang bersangkutan. Mohon dukungan dan partisipasi jemaat.    Terima Kasih, Tuhan Memberkati.   

Perjamuan Kudus ibadah I & II.
Bagi jemaat yang sudah dibaptis dapat mempersiapkan diri & mengenakan atasan putih.
Petugas perjamuan :
       -Pagi : Ester Ang, Hauw Mie Ling, Mat Yasin, Hadi Soehalim
       -Sore : Heny Iviawati, Ratna Indahwati, Trisana Dewi, Ester Soehar
*Baptisan Anak, Ibadah I
       1. Claire Lin
       2. Caitlyn Vanuel Sugiarto
       3. Wilbert Wilhelm Wirawan
       4. Yohanes Marvel Angello
       5. Retta Nathalie Napitupulu
*Baptis Dewasa, Sidi & Atestasi Ibadah II
       Baptis Dewasa                         Sidi
       1. Felix Liadi                            1. Sonia Gabriele Winata
       2. Tjang San Ming                     2. Elisa Digna Kawidjaja
       3. Susanto Logawe                    3. Elizabeth Catherina Febrianto
       4. Callista Zelly Wijaya            Atestasi
       5. Olivia Anggraini                   1. Rachel Evelyn Chandra
       6. Stevanie Sugiarto                  2. Rut Supiah
       7. Andy Purnomo                      3. Hendrawan Pranoto
                                                         4. Elizabeth Mamik
                                                         5. Yance Santoso

Pokok-Pokok Doa
     1. Bakti Sosial, Perjamuan Kudus, Baptis Anak, Sidi & Atestasi
     2. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
     3. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
          Ibu Lie Djay Yin, Ibu Lie Djay Ling, Ibu Lay Ik Cen, Ibu Wong Jun Lan
          Bpk. Hendrik Handoko, Bpk. Ivon  & Sdr. Gunawan
      4. Bangsa dan Negara Indonesia.

Info Minggu, 22 Mei 2016

Pengobatan Gratis Poli Umum dan Gigi
     Hari/tanggal : Minggu, 22 Mei 2016
     Pukul           : 08.00 Wib - selesai
     Tempat        : Klinik Panti Siwi (Jl. Kartini sebelah SDK Maria Fatima)
Mohon perhatian dan partisipasi jemaat.

Doa Misi
     Hari/tanggal : Senin, 23 Mei 2016
     Pukul                 : 07.00 Wib
     Tempat             : Ruang Doa
Mohon perhatian seluruh anggota Misi.

Rapat Koordinasi (RAKOR)
     Rapat koordinasi II diadakan pada :
     Hari/tanggal : Rabu, 25 Mei 2016
     Pukul             : 18.00 Wib
     Tempat             : AULA
Mohon perhatian dan kehadiran Komisi Anak, Remaja, Pemuda dan Musik. Warta ini bersifat undangan.

Komisi Usianda
Jemaat yang mengikuti refreshing Usianda tgl 27-31 Mei 2016 di Bali, harap berkumpul di Gereja pk. 20.00 Wib (tidak ada antar jemput). Harap membawa : KTP, payung,topi, obat pribadi, pakaian ke Gereja, Alkitab & perlengkapan pribadi lainnya. Mohon perhatian seluruh peserta.

Komisi Wanita - HUT Ke 35
     Hari/tanggal : Jumat, 3 Juni 2016
     Pukul             : 17.00 Wib
     Liturgos             : Anna Novia
     Pembicara     : Ev. Anam Peni Asih
     Thema             : Wanita Pilihan Tuhan
     Tempat           : AULA
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota komisi Wanita.

Ringkasan Khotbah Minggu, 24 April 2016

“Dewasa Menghadapi Tatangan Hidup”

Ayub 1:1-12 


Pengenalan yang benar akan kebesaran dan kasih Allah akan memampukan kita bertahan menghadapi setiap pergumulan. Inilah kunci keberhasilan Ayub melewati pergumulan hidup yang begitu hebat. Kita yang saat ini sedang mengalami pergumulan hidup, beban berat, sakit penyakit, pergumulan keluarga, masa depan. 

INGAT!!
1.    Seberat apapun pergumulan kita tidak akan sebanding dengan pergumulan Ayub. Kitab Suci mencatat bahwa Ayub super saleh, kaya, diberkati Tuhan namun dalam sekejap mengalami kehilangan secara total bahkan fisiknya pun mengandalami pen-deritaan yang begitu hebat. Dalam kondisi demikian Ayu pun tetap setia kepada Allahnya. 

2.    Pergumulan tidak selalu identik dengan dosa namun tidak berarti mengabaikan penderitaan akitab dosa. Dalam konteks PL hukum sebab akibat begitu nyata. Kisah Ayub jelas2 unik karena dia hidup di jaman itu namun yang menarik adalah kitab suci dengan gamblang mencatat bahwa penderitaan Ayub bukanlah akibat dosa ayub.

3.    Allah punya maksud di balik setiap pergumulan yang kita alami. Allah ingin membuktikan kesetiaan Ayub kepada iblis. Dalam kesetiaan itulah Allah menunjukkan berkat berkelimpahan.
Dalam pergumulan yang kita alami. Janganlah berputus asa! Percayalah bahwa Allah kita lebih besar dari masalah kita! Percayalah bahwa Allah mengasihi kita dan sanggup menopang kita di saat kita lemah. Melihat karya tangan Tuhan yang begitu indah dan mengagumkan yang dinyatakan melalui alam semesta.
-    Masihkah kita meragukan kebesaran Allah?
-    Masihkah kita merasa bahwa Allah bisa salah dalam jalan pikiranNya?
-    Masihkah kita meragukan bahwa Allah tak sanggup menolong kita?
-    Ayub dalam keberadaannya sebagai orang yang super di mata Tuhan ia tetap tidak sanggup menuntut Allah sekalipun dia punya alasan untuk itu.  Penderitaan sehebat itu tidak mampu merebut kesetiaan Ayub kepada Allahnya.

Ringkasan Khotbah Minggu, 24 April 2016 || Oleh Ev. Nahum Daely

Info Minggu, 1 Mei 2016

Komisi Wanita
     Hari/tanggal : Rabu, 4 Mei 2016
     Pukul                : 18.00 WIB
     Pembicara       : Ls. Nelson Luan
     Tema                : Berbuah Bagi Kristus
     Tempat           : GKT Jember
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Komisi Wanita.

Ibadah Kenaikan Tuhan Yesus
    Hari/tanggal  : Kamis, 5 Mei 2016    
    Pukul               : 06.30 Wib    
    Tema                : Makna Kenaikan Tuhan Yesus Ke Sorga    
    Pembicara      : Ev Kariaman Gea    
    Tempat            : GKT Jember    
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh jemaat. 

Komisi Usianda
Bagi jemaat yang sudah mendaftar untuk mengikuti refreshing Usianda di Bali, diharapkan segera melunasi biaya pendaftaran paling lambat 15 Mei 2016.
Mohon perhatian seluruh peserta refreshing.

Persekutuan dan Kebersamaan, Banyuwangi 5-6 Mei 2016
H. Tuhan, majelis, pengurus, penterjemah dan pemusik ibadah umum, yang mengikuti acara kebersamaan berangkat pk. 09.00 Wib (kumpul di gereja pk. 8.30 wib)
Diharapkan sudah makan di rumah, serta menyiapkan akomodasinya.  Mohon perhatian seluruh peserta.

Cuti Hamba Tuhan
Ev. Nahum Daely akan mengambil cuti pada tgl 6-13 Mei 2016. Mohon perhatian dan dukungan doa jemaat.

Ringkasan Khotbah, 10 April 2016

DEWASA DALAM PERKATAAN

Bilangan 22:1-20



Ada kisah menarik tentang Balak dan Bileam. Balak adalah raja negeri Moab. Bileam adalah seorang juru tenung/dukun yg hebat, dimana apa yang dia katakan sering terjadi. Ketika Balak, ketakutan menghadapi bangsa Israel, maka Balak memangil  Bileam sang dukun ini, dengan pesan untuk mengutuki bangsa Israel. Tetapi Tuhan berkata: “jangan engkau mengutuki bangsa Israel, karena bangsa itu adalah bangsa yang Aku berkati. Bileam taat tidak berani mengutuki bangsa Israel. Tetapi Balak terus berusaha untuk mempengaruhi Bileam dengan janji-janjinya. Namun dengan tegas Bileam menjawab: “Sekalipun Raja Balak memberikan kepadaku emas dan perak seistana penuh, aku tidak akan sanggup berbuat sesuatu, yang kecil atau yang besar, yang melanggar titah TUHAN, Allahku.” (Bil 22:18). Sesungguhnya apa ukuran kedewasaan orang dalam berkata-kata ? Dari kisah Balak dan Bileam ini, kita belajar  3 ukuran kedewasaan orang dalam berkata-kata :

1.    Berkata-katalah  sesuai dengan firman Tuhan. Spt Bileam tidak berani mengatakan hal-hal diluar firman Tuhan, apa yang Tuhan katakan, itulah yang dia sampaikan. Bgmkah dengan kita, apakah setiap kali kita berbicara, harus keluar ayat firman Tuhan dari mulut kita ? Tentunya tidak harus demikian. Yang terpenting adalah bagaimana perkataan kita itu sesuai dengan apa yang diajarkan oleh firman Tuhan. Contoh : Firman Tuhan di dalam Kolose 3:8 berkata : “…buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.” (Kol 3:8), lewat firman Tuhan ini, maka kita mengerti, bahwa Tuhan menghendaki agar kita dapat mengontrol  perkataan kita dikala kita sedang marah, jangan sampai kata-kata kita kasar dan menusuk hati org yang sedang kita marahi.

2.    Miliki hati yang takut akan Tuhan. Bila kita punya hati yang takut akan Tuhan, maka kita akan berhati-hati dalam berbicara. Bileam, walaupun dia seorang juru tenung/dukun, tetapi dia memiliki hati yang takut akan Tuhan, shg tidak berani melanggar perintah Tuhan, dimana Tuhan berkata: “jangan sekali-kali engkau mengutuki Israel krn bangsa itu Aku berkati”,  Bileam tidak berani mengutuki.  Jadi hati yang takut akan Tuhan itu, adalah modal utama untuk kita memiliki perkataan yang dewasa. Mengapa demikian ? Karena pada umumnya kalau orang takut Tuhan, dia tidak akan berani berbicaranya sembarangan, dia selalu memikirkan apakah perkataannya sudah benar,  apakah perkataannya mengecewakan atau menyenang kan sesamanya.

3.    Berhati-hatilah berbicara, terlebih kepada orang yang diberkati oleh Tuhan.. Bileam tidak berani untuk mengutuki orang Israel, karena dia tahu bahwa orang Israel ini bangsa yang diberkati Tuhan. Berbicara ttg siapa yang diberkati Tuhan,  Apakah hanya bangsa Israel yang diberkati Tuhan ? Tidak, tetapi semua bangsa di muka bumi, secara khusus orang-orang yang telah ditebus oleh darah Yesus, yang telah menerima Tuhan Yesus sebagai juruselamat, merekalah orang-orang yang diberkati oleh Tuhan. Firman Tuhan di dalam Galatia 3:9 berkata: “Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.” Mereka yang beriman, beriman kepada siapa ? Iman kepada Tuhan Yesus. Mereka yang beriman kpd Tuhan Yesus, adalah orang yang diberkati oleh Tuhan. Itulah sebabnya berhati-hatilah bila kita berbicara tentang saudara seiman
kita.

Ringkasan Khotbah Minggu, 10 April 2016 oleh Pdt. Djoni Febrianto

Info Minggu, 17 April 2016

Gereja akan membeli sebuah Grand Piano (bekas) dengan harga Rp. 250.000.000,- & kekurangan dana Rp. 117.000.000,- Mohon dukungan doa dan dana dari jemaat.

Doa Misi
     Hari/ tanggal   : Senin, 18 April 2016
     Pukul             : 07.00 WIB
     Tempat           : Ruang doa
Bagi jemaat yang rindu berdoa, dapat turut hadir.
Mohon perhatian seluruh jemaaat & anggota Misi.

Berita Duka
Telah pulang ke rumah Bapa di sorga, Bpk.Halim Purnomo (ayah ibu Lusiana Halim/besan bpk.Teguh S) Selasa,12 April 2016 pada usia 65 th. Jenazah akan dimakamkan pada Senin,18 April 2016, pk.09.00 WIB di pemakaman Kaliwates.
Segenap hamba Tuhan, majelis dan jemaat turut berduka cita. Kiranya Tuhan memberi penghiburan kepada keluarga duka.

Komisi Usianda
     Hari/ tanggal   : Rabu, 20 April 2016
     Pukul             : 17.30 WIB
     Pembicara      : Ls. Herman Napitupulu
     Tema             : Salib Mengatasi Depresi di Masa Tua
     Tempat           : GKT Jember
     Acara             : Lomba hias telur Paskah
Peserta lomba dibatasi 10 org. Harap menyiapkan sendiri bahan hias telur. Untuk telur disiapkan pengurus usianda.
    *Pendaftaran : - Pagi  : Ibu Lidia Liu
                          - Sore : bpk. Herman Lukimanto.

Pokok-Pokok Doa
     1. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
     2. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
          Bpk.Tju Khay Man, Bpk.Hartono Ali, Bpk.Tjang Ming Djen,
          Bpk.Chandra Soeputra, Bpk.Chandra W. Winata & Ibu Lie Djay Yin
     3. Bangsa dan Negara Indonesia.

Ringkasan Khotbah Minggu, 13 Maret 2016

BERBUAH DALAM KEMURAHAN

(Lukas 3:36; Galatia 5:22; Matius 5:7)


APAKAH arti murah hati? Kalau kita lihat dalam kamus, murah hati didefenisikan dengan sebuah perilaku yang mudah memberi, tidak pelit, tapi juga penyayang, penuh kasih, suka menolong dan baik hatinya. Pagi hari ini kita akan merunungkan 3 SIKAP HIDUP yang menunjukkan bahwa kita berbuah dalam kemurahan hati.

I.    BUAH KEMURAHAN HATI = MENGAMPUNI (Lukas 3:36)
Lukas 6:36 "Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati." Saudara … kalimat ini disampaikan Tuhan Yesus saat berkotbah di atas bukit. Tuhan Yesus memberikan perintah supaya para murid dan orang yang mendengarnya memiliki sikap murah hati. Ini adalah kalimat perintah yang isinya adalah supaya belajar mengampuni. Konteks: Yesus mengajarkan agar mengasihi musuh. Kata kemurahan artinya kebaikan tanpa adanya unsur kekerasan. JADI BUAH KEMURAHAN = MENGAMPUNI  Murah hati dikaitkan dengan pengampunan yaitu mengasihi musuh. Kalau kita menyelidiki Firman Tuhan mengapa Yesus mau datang kedunia ini? Maka jawabnya yaitu karena dia mengasihi manusia dan berbelas kasihan bagi manusia.

II.    BUAH KEMURAHAN HATI = KARAKTER/ SIFAT ANAK TUHAN (Galatia 5:22)
Mari kita membaca Galatia 5:22 … salah satu rasa buah roh adalah KEMURAHAN. Buah Roh kemurahan diterjemahkan dari kata ‘Khrestotes.’ Pada prinsipnya khrestotes berkaitan dengan sikap kemurahan Allah. Saudara, Rasul Paulus mengatakan dalam Galatia 5:22 tentang buah Roh, ia menunjukan bahwa salah satu karakter dan sifat orang percaya adalah kemurahan hati, ini  membuktikan bahwa seseorang itu hidup didalam Roh Kudus. Murah hati adalah satu sifat dasar orang percaya. Oleh sebab itu yang menjadi salah satu tanda bahwa seseorang hidup benar-benar didalam Tuhan, adalah ketika dia memiliki hati yang murah hati.
JADI BUAH KEMURAHAN HATI = SIFAT ANAK TUHAN

III.    BUAH KEMURAHAN HATI: MEMBERI (Matius 5:7)
“Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh
kemurahan” Matius 5:7. Bahasa Yunaninya ELEEMON = Murah Hati. Ada 3 unsur yang harus ada dalam kemurahan hati :
1)    Adanya kemampuan untuk melihat penderitaan orang lain dari sudut orang itu sehingga bisa ikut merasakan penderitaannya.
2)    Adanya rasa kasihan/simpati pada orang yang menderita itu. Jadi, ‘simpati’
artinya adalah ‘merasa bersama-sama dengan orang yang menderita’.
3)    Adanya tindakan menolong. Rasa kasihan yang tidak diikuti tindakan
menolong, sama sekali tidak berguna (Yakobus 2:15-16  1 Yohanes 3:18).

Kotbah Yesus di atas bukit ini mengajarkan supaya para murid mengasihi dengan tindakan kepada: miskin, hina, lemah untuk menolong mereka.Orang  Yahudi zaman itu ditindas bangsa Romawi.Murah hati adalah sikap mau mengasihi. Murah hati juga tidak hanya menyangkut memberi sesuatu kepada orang lain.


Ringkasan Khotbah Minggu, 13 Maret 2016 || oleh Pdt. Suhartoyo Hou

Info Minggu, 20 Maret 2016

Pembelian Grand Piano
Gereja akan membeli sebuah Grand Piano (bekas) dengan harga Rp. 250.000.000,- & kekurangan dana Rp. 143.000.000,-    
Mohon dukungan doa dan dana dari jemaat.

Amplop Persembahan Paskah
Minggu ini setelah kebaktian akan dibagikan amplop persembahan Paskah dan dikumpulkan pada ibadah Paskah. Mohon perhatian seluruh jemaat.

Pelayanan Gembala
Minggu ini Pdt. Djoni Febrianto melayani di GKT Ampenan Lombok. Mohon perhatian dan dukungan doa jemaat.

Rangkaian Ibadah Jumat Agung & Paskah GKT Jember
     *Jumat Agung, Jumat, 25 Maret 2016
        - Doa Puasa pk. 08.00 Wib
        - Ibadah pk. 17.00 Wib (Perjamuan Kudus)

     *Ibadah Paskah, Minggu, 27 Maret 2016
        - Umum pk. 05.00 Wib (Ibadah Sore digabung dengan Ibadah Paskah)
        - Komisi Anak pk. 09.00 Wib
Mohon jemaat dapat hadir bersama keluarga dalam rangkaian ibadah ini.

Komisi Diakonia
Jumat, 1 April 2016 pk.18.00 wib diadakan persekutuan Diakonia.
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh pengurus dan anggota Diakonia.

Pokok-Pokok Doa
     1. Ibadah Jumat Agung & Paskah GKT Jember
     2. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
     3. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
          Bpk. Tju Khay Man, Bpk. Hartono Ali, Bpk. Tjang Ming Djen &   
          Bpk. Chandra Soeputra
     4. Bangsa dan Negara Indonesia.

Ringkasan Khotbah Minggu, 6 Maret 2016

KASIH YANG SEMPURNA

Matius 5:38-48


PengorbananNya di atas kayu salib adalah bukti nyata kasihNya yang begitu sempurna atas hidup kita. Seperti apakah kasih yang sempurna itu ? Mari pada pagi/sore hari ini, kita renungkan pengajaran Tuhan Yesus tentang kasih yang sempurna itu di dalam Injil Matius 5:38-48:

Matius 5:38: “Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
Tuhan Yesus memulai pengajaranNya dengan mengutip hukum yang ada di dalam PL yaitu  mata ganti mata, gigi ganti gigi. Hukum ini dikenal sebagai hukum pembalasan. Di dalam PL hukum ini muncul dalam 3 kitab: yaitu kitab Keluaran, Imamat dan Ulangan. Coba saya bacakan ayat dalam kitab Keluaran 21:23-25: “Tetapi jika perempuan itu mendapat kecelakaan yang membawa maut, maka engkau harus memberikan nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki, lecur ganti lecur, luka ganti luka, bengkak ganti bengkak.” Inilah hukum pembalasan yg ada dalam PL. Tujuan dari hukum ini, semula baik, yaitu untuk membatasi pembalasan, agar pembalasan tidak meluas, siapa yang bersalah, hanya dia sajalah yang harus menanggung kesalahannya bukan orang lain dan hukumannya juga harus sama  dengan kerusakan yang telah dilakukan , tidak boleh lebih dari itu.

Matius 5:39: “Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu,
berilah juga kepadanya pipi kirimu.”

Apa makna tampar pipi kanan, beri juga pipi kiri ?  ini memiliki arti : penghinaan dua kali lipat. Menampar pipi kanan berarti menggunakan telapak tangan, artinya orang itu sudah terhina, menampar pipi kiri berarti memakai punggung tangan/bagian belakang telapak tangan, artinya terhina dua kali lipat. Jadi menurut Tuhan Yesus, meskipun ada orang  yang dengan sengaja menghina engkau dengan hinaan yang paling menyakitkan, paling merendahkan harga dirimu, jangan engkau membalasnya.

Matius 5:43-45: “Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.”

Istilah kasihilah sesamamu dipakai istilah agape. Agape itu artinya : kasih yang tidak pernah berakhir,kasih tanpa batas, kasih yang tidak kenal menyerah. Kalau kita memperlakukan orang dengan kasih agape itu berarti kita akan membuang segala pikiran jahat mengenai dia , mengasihi tanpa batas, tanpa mengharapkan balasan, tanpa memperhitungkan perlakuan orang itu thd kita, entah dia pernah menghina kita, menyakiti kita, kita tetap mengasihi dia. Kasih agape tidak didasarkan semata-mata pada perasaan, tetapi kasih agape lebih menekankan pada soal kemauan/kehendak dan dilakukan dengan penuh kesadaran. Ketika hati kita dipenuhi dengan kasih Kristus, maka sebenarnya setiap kita pasti dimampukan untuk mengasihi orang-orang yang pernah menyakiti hati kita.



Ringkasan Khotbah Minggu, 6 Maret 2016 oleh Pdt Djoni Febrianto


Info minggu, 13 Maret 2016

Pembelian Grand Piano
Gereja akan membeli sebuah Grand Piano (bekas) dengan harga Rp. 250.000.000,- & kekurangan dana Rp. 143.000.000,-
Mohon dukungan doa dan dana dari jemaat.

Latihan Paduan Suara
Hari ini setelah kebaktian II dan Selasa 15 Maret 2016; pukul 18.30 wib diadakan latihan Paduan Suara. Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Paduan Suara

Persembahan Telur Paskah
Bagi jemaat yang ingin memberikan persembahan untuk pembelian telur paskah, dapat menghubungi ibu Hauw Mie Ling, paling lambat Minggu, 13 Maret 2016.
Mohon perhatian dan dukungan seluruh jemaat.

Komisi Usianda
*Persekutuan
       Hari/tanggal    : Rabu, 16 Maret 2016
       Pukul                  : 17.30 wib
       Tempat              : GKT Jember
       Pembicara         : Ev. Kariaman Gea
       Acara                  : Kuis Alkitab
       Tema                  : Tetap Ceria Di Usia Senja
*Refreshing di Bali, tgl 27-31 Mei 2016.
Untuk info & pendaftaran dapat menghubungi ibu Nyoo Soek Ing atau ibu Hauw Mie Ling.
Mohon perhatian seluruh anggota Usianda.

Pokok-Pokok Doa
     1.  Komisi Usianda, Ibadah Jumat Agung & Paskah GKT Jember
     2. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
     3. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
         Bpk. Tju Khay Man, Bpk. Hartono Ali, Bpk. Tjang Ming Djen &   
         Bpk. Chandra Soeputra
     4. Bangsa dan Negara Indonesia.

Ringkasan Khotbah Minggu, 29 Pebruari 2016

MENGASIHI SECARA KONSISTEN

 

    Kita tahu bahwa kita harus mengasihi istri. Masalahnya adalah tidak selalu kita berhasil melakukannya dengan konsisten. Pada umumnya kita masih merasakan kasih di awal pernikahan namun seiring dengan berjalannya waktu kita mulai kehilangan kasih.
Berikut akan dipaparkan beberapa nasihat untuk mengasihi secara konsisten :

1.    Untuk dapat mengasihi dengan konsisten, pertama kita mesti memahami kasih itu sendiri. KASIH MERUPAKAN SEJUMLAH PERASAAN YANG TERGABUNG MENJADI SATU DAN LAHIR DARI SEJUMLAH FAKTOR YANG SALING TERKAIT. Di dalam 1 Korintus 13:4-7, kasih dijabarkan lewat pelbagai perasaan dan tindakan, yaitu sabar, murah hati, tidak cemburu, tidak  memegahkan diri, tidak sombong, tidak melakukan yang tidak sopan, tidak mencari keuntungan  sendiri, tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain, tidak bersukacita karena  ketidakadilan, menutupi segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Itu sebabnya seyogianya kasih dapat bertahan untuk waktu yang lama sebab kasih berdiri di atas sejumlah perasaan dan perbuatan, bukan di atas satu perasaan dan perbuatan saja. Bila kasih berdiri di atas satu perasaan dan perbuatan saja, maka dengan mudah kasih akan runtuh bila satu fondasi itu retak.

2.    Kunci mengasihi adalah kekonsistenan. Pada umumnya kita hanya melakukan perbuatan-perbuatan kasih di awal pernikahan dan gagal meneruskannya setelah menikah untuk kurun yang lama. Mungkin kita beranggapan bahwa hal-hal seperti ini tidaklah penting lagi dan pasangan kita pun tidak lagi membutuhkannya. Begitu kita mulai menghentikannya, maka kasih mulai surut. Masalahnya adalah begitu kasih mulai surut, sebenarnya relasi nikah mulai mengering. Alhasil, relasi menjadi ranting kering yang mudah tersulut api. Sedikit kesalahpahaman pastilah memercikkan api pertengkaran. Makin sering terbakar pertengkaran, makin termakan habislah kasih itu.

3.    Mengasihi istri berarti menikmati istri dan kita dapat menikmati istri lewat berbagai cara. Misalnya kita dapat mengajak istri pergi bersama, berjalan pagi bersama, bercengkerama bersama, bernyanyi bersama, bermain bersama dan merayakan cinta bersama. Jika kita tidak menikmati istri, mustahil kita masih mengasihi istri. Lakukanlah hal-hal yang membawa kenikmatan bersama dan berilah diri untuk dinikmati.

4.    Mengasihi istri sama dengan mengutamakannya. Sudah tentu adalah wajar memunyai teman pria maupun wanita namun khusus teman wanita, kita tidak bisa menjalin pertemanan akrab dengan teman wanita. Pertemanan akrab dengan teman wanita niscaya menyedot perhatian yang seyogianya  diberikan kepada istri sendiri. Juga, pertemanan akrab acap kali membuka pintu berseminya perasaan suka dan tertarik kepada sang sahabat. Itu sebabnya kita mesti mengambil keputusan jelas dan tegas.

5.    Mengasihi istri harus dilandasi atas penerimaan penuh. Kebanyakan wanita memiliki keraguan atas dirinya, terutama pada saat menua. Istri mulai bertanya-tanya apakah kita masih mencintainya karena penurunan penampilan dan fungsi fisiknya. Sebagai contoh, setelah mati haid dan berhentinya produksi hormon estrogen, maka mulai terganggulah daya ingat sehingga mulai seringlah terjadi pelupaan. Singkat kata, inilah saat di mana kita mencurahkan perhatian dan
penerimaan atas dirinya. Jangan sampai kita mengkritiknya dan jangan sampai keluar perkataan yang menghinanya.

Info Minggu, 6 Maret 2016

Pembelian Grand Piano
Gereja akan membeli sebuah Grand Piano (bekas) dengan harga  Rp. 250.000.000,- & kekurangan dana Rp. 143.000.000,-  
Mohon dukungan doa dan dana dari jemaat.

Paduan Suara
Hari ini 6 Maret 2016, setelah ibadah II diadakan latihan paduan suara.
Mohon perhatian dan kehadiran segenap anggota paduan suara.

Doa Misi
Hari/tanggal : Senin, 7 Maret 2016
Pukul              : 07.00 Wib
Tempat              : Ruang Doa
Mohon perhatian dan kehadiran anggota Komisi Misi.

Ibadah Padang GKT Jember
Ibadah Padang  di Bakti Alam-Pasuruan.  Rabu, 9 Maret  2016 Berangkat dari gereja pukul 05.30 wib (TEPAT). Peserta harap hadir 30 menit sebelumnya dan membawa keperluan pribadi.
Jadwal acara dapat di lihat di papan pengumuman. Mohon perhatian seluruh peserta Ibadah Padang.

Persembahan Telur Paskah
Bagi jemaat yang ingin memberikan persembahan untuk pembelian telur paskah, dapat menghubungi ibu Hauw Mie Ling, paling lambat Minggu, 13 Maret 2016. Mohon perhatian dan dukungan seluruh jemaat.

Komisi Usianda
*Persekutuan
       Hari/tanggal : Rabu, 16 Maret 2016
       Pukul                  : 17.30 wib
       Tempat              : GKT Jember
       Pembicara        : Ev. Kariaman Gea
       Acara              : Kuis Alkitab
       Tema                  : Tetap Ceria Di Usia Senja

*Komisi Usianda akan mengadakan refreshing di Bali pada tgl 27-31 Mei 2016. Untuk info & pendaftaran dapat menghubungi ibu Nyoo Soek Ing atau ibu Hauw Mie Ling. Mohon perhatian seluruh anggota Usianda.

Pokok-Pokok Doa
     1. Ibadah Padang, Ibadah Jumat Agung & Paskah GKT Jember
     2. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
     3. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
         Ibu Liem Mei Ik, Sdri. Kiki, Ibu Sie Sioe Mei & Ibu Tjang Pik Yun
     4. Bangsa dan Negara Indonesia.

MENGHORMATI ORANG TUA

Efesus 6:1-3


Ada pepatah mengatakan bahwa Cinta orang tua sepanjang masa, cinta anak sepanjang galah.” Master Cheng Yen pernah berkata,”ada dua hal yang tidak bisa ditunda dalam hidup ini yaitu  beramal dan berbakti kepada orang tua Anda.” Saudara dalam firman Tuhan yang kita baca tadi kita akan melihat beberapa penting dalam menghormati orang tua

1.    Menghormati Orang Tua, Perintah Tuhan Yang Penting
Firman Tuhan mengatakan bahwa orang tua itu adalah wakil Allah di dunia ini. Dalam Mazmur 103:13 mengatakan Seperti Bapa sayang kepada anak-anaknya demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Di sini kita melihat suatu gambaran bahwa orang tua itu bukanlah orang sembarangan dalam hidup kita. Hubungan orang tua dengan anak menggambarkan hubungan Allah dengan umatNya. Ini berarti orang tua merupakan wakil Allah dalam mengasihi, mendidik, dan membesarkan kita.  Ada yang mengatakan bahwa menghormati orang tua itu adalah nomor pertama dari loh batu yang kedua. Jadi menghormati orang tua adalah dasar dalam menjalin hubungan dengan sesama di dunia ini. Orang yang tidak menghormati orang tuanya pasti kejahatannya akan merembet dalam kehidupan bermasyarakat.

Hukuman bagi yang memukul orang tuanya
Keluaran 21:15: ”Siapa yang memukul ayahnya atau ibunya pastilah ia dihukum mati.”
Saudara mungkin orang tua jarang menuntut kita untuk menghormati atau menghargai mereka. tetapi Tuhan menuntut kita untuk menghormati mereka.

2.    Menghormati Orang Tua, Diberkati Tuhan Secara Khusus

Satu-satunya berkat panjang umur dan bahagia di dalam Alkitab adalah hanya bagi mereka yang menghormati orang tua.

Amsal 3:1-2
"Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku, karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu."
Jadi di sini Tuhan memberikan rahasia panjang umur dan bahagia kepada kita yaitu dengan menghormati orang tua.

TANGGUNG JAWAB ORANG TUA MENGAJARKAN ANAK
Menghormati orang tua itu sangat penting maka orang tua memiliki kewajiban untuk mengajarkan anak menghormati kita sebagai orang tua.  Kemudian setiap orang tua pasti ingin anaknya bahagia dan panjang umur oleh karena itu ajarilah mereka untuk menghormati orang tua karena berkat bahagia dan panjang umur hanya ada bagi mereka yang menghormati orang tua mereka.

ANAK-ANAK YANG TIDAK MENGHORMATI ORANG TUA
Apa yang harus kita lakukan ketika anak-anak kita tidak menghormati kita? Doakan mereka dan jangan mengutuk di dalam hati. Selama kita orang tua masih mampu marilah kita mengajari anak kita untuk menghormati orang tua.


Ringkasan kotbah Minggu 14 Pebruari 2016 oleh Ev. Kaariaman Gea

Info Minggu, 21 Pebruari 2016

Ucapan Terima Kasih
Segenap hamba Tuhan, majelis dan jemaat mengucapkan terima kasih atas pelayanan Pdt. Paulus Kurnia pada ibadah I dan II di GKT Jember.    

Berita Duka
Telah pulang ke rumah Bapa di sorga Bpk. Pang Sie Mie, 89 th pada tgl 16 Pebruari 2016 & telah dimakamkan tgl 19 Pebruari 2016 di pemakaman Kaliwates.
Segenap hamba Tuhan, majelis dan jemaat turut berduka cita. Kiranya Tuhan memberikan penghiburan pada keluarga duka.

Pembelian Grand Piano
Gereja akan membeli sebuah Grand Piano (bekas) dengan harga Rp. 250.000.000,- & kekurangan dana Rp. 143.000.000,-
Mohon dukungan doa dan dana dari jemaat.

Komisi Pasutri
     Hari/Tanggal : Sabtu 27 Pebruari 2016
     Waktu             : 18.00 WIB
     Pembicara     : Pdt Kaleb Kiantoro
     Acara             : Valentine day
     Tempat             : Cempaka Bridge
Bagi pasangan yang ingin ikut dapat mendaftar kepada pengurus dengan biaya Rp. 50.000/Pasang.
Mohon perhatian dan partisipasi anggota Komisi Pasutri.

Komisi Wanita
     Hari/Tanggal : Rabu, 2 Maret 2016
     Waktu             : 18.00 Wib
     Tema              : The Power Of Music (Berpacu Dalam Melody)
     Pembicara     : Ls. Megawati
     Tempat          : GKT Jember
Mohon perhatian dan kehadiran seluruh anggota Komisi Wanita.

Komisi Diakonia
     Komisi Diakonia mengadakan aksi donor darah pada :
     Hari/Tanggal : Minggu, 6 Maret 2016
     Waktu            : 10.00 Wib
     Tempat         : GKT Jember
Mohon perhatian dan partisipasi jemaat

Ibadah Padang GKT Jember
     Hari/Tanggal : Rabu, 9 Maret 2016
     Tempat          : Bakti Alam - Pasuruan
     Pendaftaran  : Hauw Mie Ling & Heny Iviawaty
     Biaya            : Rp. 75.000/orang (transport, tiket & konsumsi)
     Pendaftaran sampai : 28 Pebruari 2016  ATAU kuota 100 orang terpenuhi.
Mohon perhatian dan partisipasi jemaat.


Pokok-Pokok Doa
     1. Lokakarya aktivis gereja, Pasutri, Wanita, Diakonia & Ibadah Padang GKT Jember
     2. Hamba Tuhan, majelis dan pertumbuhan iman jemaat.
     3. Jemaat yang berulang tahun, lanjut usia dan sakit:
         Ibu Tjang Pik Yun, Ibu Liu Lie Cen, Ibu Siaw Lie Sia
         Ibu Than Mei Siang, Sdr. Gunawan & Bpk. Hendrik Handoko.
     4. Bangsa dan Negara Indonesia.

Map