Ringkasan Khotbah Minggu, 2 November 2014

HIDUP DENGAN HATI NURANI YANG MURNI

PELEPASAN DARI KUASA GELAP

Markus 9:14-29


Di dalam  bacaan kita ini, diceritakan ada orang tua yang membawa anaknya yang sedang kerasukan setan kepada Tuhan Yesus. Bagaimana kondisi anak itu ? Orang tua itu menjelaskan bahwa ketika anaknya dirasuk Iblis, Iblis membuat  Mulutnya bisa dibuat bisu, berbusa, badannya dibanting-banting, giginya bisa bekertakan, tubuhnya kejang.

Orang tua dari anak yang kerasukan setan itu memberitahu kepada Tuhan Yesus:” Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat." Lalu Tuhan Yesus menjawab: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu?  Bawalah anak itu ke mari!". Disini kita melihat bahwa iman kepada Tuhan Yesus, itu pegang peranan penting dalam mengusir Iblis. Tuhan Yesus mengecam: Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu ? Iblis tidak bisa diusir bila kita punya iman setengah-setengah. Mari kita perhatikan  bgm reaksi roh jahat ketika berjumpa dengan Tuhan Yesus. Dikatakan di dalam Markus 9:20: !" Lalu mereka membawanya kepada-Nya. Waktu roh itu melihat Yesus, anak itu segera digoncang-goncangnya, dan anak itu terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa.  Artinya roh jahat tidak tahan saat dia berhadapan dengan Tuhan Yesus, dia sangat ketakutan.

Peran iman dalam pengusiran setan sangat penting. Mari kita perhatikan Markus 9:22b-24: Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami." Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!". Perhatikan kata-kata Tuhan Yesus ini: Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya. Jadi iman percaya kita merupakan modal utama dalam pelepasan kuasa gelap

Tuhan Yesus perintahkan roh jahat keluar dan tidak boleh masuk lagi. Markus 9:25-26a: Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: "Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!" Lalu keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncang anak itu dengan hebatnya.  Menarik sekali kalimat Tuhan Yesus ini: Keluarlah dari anak ini dan jangan memasukinya lagi. Apa artinya, artinya: roh jahat itu diusir keluar untuk selama-lamanya. Inilah anugrah Tuhan yang luar biasa bagi orang yang dilepaskan. Dikatakan di dalam  Lukas 11:20: “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.”

Mengapa murid-murid Tuhan Yesus /orang percaya tidak dapat mengusir setan.  Markus 9:28-29: “Ketika Yesus sudah di rumah, dan murid-murid-Nya sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?" Jawab-Nya kepada mereka: "Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa.". Apa maksudnya kalimat Tuhan Yesus ini ? Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa. Sekali lagi perhatikan perkataan Tuhan Yesus: Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa. Berdoa itu artinya: hubungan kita dengan Tuhan. Apakah saat teduh, persekutuan, relasi kita dengan Tuhan masih intim atau tidak. Setan tahu itu. Setan tidak tahan menghadapi anak-anak Tuhan yang intim dengan Tuhan.

Ringkasan Kotbah 02 Nopember 2014 oleh Pdt Djoni Febrianto
           

Map