Ringkasan Kotbah, Minggu 10 Agustus 2014

SUKACITA DALAM KEBENARAN ALLAH
Roma 14:17

Apa yang kita bayangkan tentang “sukacita”? Tidak pernah atau bahkan tidak Sifat Kerajaan Allah:

1.    Kerajaan Allah tidak terdiri dari hal-hal seperti makanan & minuman, tetapi dalam realitas spiritual oleh Roh Kudus: Kebenaran, Damai sejahtera, Sukacita.  Mereka yg memahami realitas spiritual dari kerajaan tidak akan memilih memuaskan keinginan egois.

2.    Kerajaan Allah juga bukan tentang ritual tapi tentang karakter.  Ini adalah sesuatu yang Yesus tangani dari waktu ke waktu dalam pelayanan-Nya.Contoh: Lukas 11:37-40.

3.    "Seorang Kristen adalah tuan yang paling bebas dari semua.  Seorang Kristen adalah hamba yang paling berbakti dari semua, tunduk pada semua"    (Martin Luther)

4.    Di bawah ke-Tuhan-an Kristus, kita harus menyeimbangkan kebebasan & tanggung jawab Kristen.

Sukacita tidak sama dengan kesenangan atau kebahagiaan
1.    Seseorang mungkin memiliki kesenangan, sedangkan setiap manusia biasa mampu menjadi bahagia.
2.    Kesenangan umumnya berasal dari hal-hal, dan selalu melalui indra,
3.    Kebahagiaan berasal dari manusia melalui hubungan.
4.    Sukacita berasal dari mengasihi Allah dan sesama.
Kesenangan cepat berlalu, seperti kilat. Sukacita mantap & tetap, seperti bintang.  Kesenangan & kebahagiaan bergantung pada kondisi eksternal, seperti uang, makanan, relasi dll.  Sukacita tidak bergantung pada kondisi eksternal, berasal dari hati nurani yang baik & kasih Allah.

Sukacita oleh Roh Kudus:
Kebahagiaan disebabkan oleh: hal-hal yang terjadi di sekitar Anda, dan keadaan akan merusak itu, tetapi  Sukacita mengalir melalui kesulitan, mengalir melalui gelap, bahkan terus mengalir sepanjang penganiayaan.

Tuhan memberikan umat-Nya sukacita ketika mereka berjalan dalam ketaatan kepada-Nya. (DL Moody 1837-1899)  Sukacita = hasil dari hidup bagi Yesus.
Ada sukacita sejati bagi mereka yang melayani Tuhan dengan segenap hati, tetapi kesengsaraan bagi mereka yang melayani Tuhan setengah-hati.   (Torrey)
Contoh: Kisah Kain dalam Kejadian 4.


Sukacita sejati hanya oleh Roh Kudus yang menolong kita untuk memiliki hubungan yang benar dengan Tuhan, sesama manusia dan ciptaan lainnya.
Apa tanggapan Saudara?  Sudahkah Saudara:
1.    Menjadi Warga Kerajaan Allah?
2.    Hidup dalam Kebenaran Allah?
3.    Hidup dalam Damai Sejahtera?
4.    Hidup dalam Sukacita?

Ringkasan Kotbah, Minggu 10 Agustus 2014; oleh : Pdt. Gunawan Taniarso
Forum diskusi : facebook : gktjember

Map