Artikel Misi : "Injil dan Kuasanya"

Seorang yang bernama Simon telah sejak dahulu melakukan sihir di kota itu dan mentakjubkan rakyat samaria, serta berlagak seolah-olah ia seorang yang sangat penting. Semua orang, besar kecil mengikuti dia dan berkata : orang ini adalah kuasa Allah yang terkenal sebagai kuasa besar. Dan mereka mengikutinya, karena sudah lama ia mentakjubkan mereka oleh perbuatan sihirnya. Tetapi sekarang mereka percaya kepada Filipus yang memberitakan injil kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus, dan mereka memberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan
(Kisah Para Rasul 8:9-12).

    Dunia saat ini sedang dikejutkan oleh dengan bermacam fenomena, seperti hipnotis, relaxsasi, pemulihan jiwa, gerakan jaman baru(New Age Momen), Posmo(post modem) dan masih banyak yang lainnya. Tentu semua ini dilakukan untuk menarik perhatian orang dan terbukti banyak orang tertarik dengan fenomena tersebut. Namun Firman Tuhan berkata: Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia (1 Yohanes 4:4). Apalagi ketika kita mengabarkan injil kepada orang lain, seperti kata Rasul Paulus : sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam injil karena injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang percaya (Roma 1:16). Ketika Filipus memberitakan injil di kota Samaria, terjadi suatu perubahan, orang yang dulunya percaya kepada injil Yesus Kristus yang di beritakan oleh Filipus. Dan ada 2 hal yang perlu kita teladani dari kehidupan Filipus.



1.Taat pada pimpinan Roh kudus
    Ketika Filipus hendak menginjili seorang sida-sida dari Etiopia, lalu kata Roh kepada Filipus : pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu. Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca Kitab nabi Yesaya. Kata Filipus, mengertikah Tuan apa yang tuan baca itu? (Kisah para rasul 8:29-30). Marilah kita juga selalu memohon kepada Tuhan supaya Roh Kudus memimpin kita di dalam pelayanan penginjilan. Dan juga berdoa supaya Tuhan memberi kitakemampuan untuk taat pada pimpinan Roh Kudus.

2.Punya insiatif
    Filipus, punya inisiatif untuk mendekati seorang sida-sida dari Etiopia serta bertanya : mengerti Tuan yang Tuan baca? marilah kita juga punya inisiatif untuk mendekati sahabat,keluarga. Family yang belum percaya kepada Tuhan dengan memberitakan injil Tuhan kepada mereka! Kota Samaria mengalami sebuah perubahan dan mujizat melalui penginjilan Filipus.

    Marilah kita juga rindu terjadi perubahan di Gereja kita dengan memenangkan jiwa untuk kemuliaan nama Tuhan Yesus.

                                                                        By: Tim Misi GKT Jember

Map