Ringkasan Khotbah Minggu, 15 Juni 2014

JANGAN MENGINGINI MILIK SESAMAMU
Keluaran 20:1-18

Bunyi hukum ke-10: “Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu." Apa arti mengingini ? Mengingini disini artinya menyukai, menggemari, mendambakan, mencita-citakan. Jadi ada satu keinginan yang kuat untuk memiliki. Ketika dikatakan jangan mengingini berarti jangan menyukai, jangan menggemari, jangan mendambakan milik sesamamu.

        Fakta membuktikan bahwa manusia dari generasi ke generasi berjatuhan dalam dosa ini, contoh:
        1.    Dosa Adam dan Hawa, baru diciptakan sudah ingin menjadi seperti Allah Penciptanya. 
Kej 3:4-5“ Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: ‘Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.’ 

        2.    Dosa Miryam dan Harun ingin jadi penyambung lidah Allah spt Musa. 
Bil 12:2 : Kata mereka: ‘Sungguhkah TUHAN berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan perantaraan kita juga Ia berfirman?’ Dan kedengaranlah hal itu kepada TUHAN”. 

        3.    Dosa Daud mengingini istri  dari panglima perangnya yang bernama Batsyeba (2Sam 11).




Dalam konteks masa kini, perintah Tuhan ini bisa berbunyi demikian: Jangan mengingini toko sesamamu, barang sesamamu, harta warisan milik sesamamu, tanah sesamamu, suami/istri sesamamu, jabatan sesamamu, pembantu atau karyawan sesamamu dstnya. 

Amsal 15:16  Lebih baik sedikit harta tapi disertai takut kepada TUHAN, daripada banyak harta tapi disertai kecemasan. 
Ams 16:8  Lebih baik berpenghasilan sedikit dengan kejujuran, daripada berpenghasilan banyak dengan ketidakadilan.

    Agar kita tidak jatuh dalam dosa mengingini milik sesama kita, maka hal-hal  berikut ini perlu kita lakukan :
    1.    Bersyukur atas apa yang sudah Tuhan berikan kepada kita, bersyukur juga atas apa yang sudah Tuhan berikan kepada sesama kita. Bila sesama kita punya materi lebih dari kita, ikutlah bersyukur, dengan cara ini, kita terhindar dari sikap iri hati. 

    2.    Setialah dengan apa yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Bila kita diberi 5 talenta ya kembangkan semaksimal mungkin menjadi 5 talenta lagi, bila kita diberi 3 talenta ya kembangkan menjadi 3 talenta lagi. 

    3.    Kembangkan mental kerja, saling menguntungkan. Kita untung, orang yang bekerja dengan kita juga untung. Jauhi mental kerja, yang penting saya untung, orang lain rugi masa bodoh. 

    4.    Mendahulukan orang lain. Abraham mendahulukan Lot memilih tanah, dimana dia mau tinggal disana. Ternyata tanah itu kemudian menjadi Sodom dan gomora yang dibinasakan oleh Tuhan. 


                    Ringkasan Kotbah, Minggu 15 Juni 2014; oleh : Pdt. Djoni Febrianto

 

Map