Apakah Benar Tuhan itu Ada?


APAKAH BENAR TUHAN ITU ADA ? BAGAIMANA SAYA TAHU BAHWA TUHAN ITU BENAR-BENAR ADA ?


Jawaban: 
Kita tahu bahwa Tuhan benar-benar ada karena Tuhan  telah menyatakan diriNya kepada kita dengan tiga cara yaitu  melalui  penciptaan alam semesta, melalui penciptaan manusia, melalui firmanNya dan melalui  AnakNya Tuhan Yesus  Kristus.

1.  Mengenal Tuhan lewat Penciptaan alam semesta
Bukti paling mendasar  adanya Tuhan dapat kita lihat dari alam semesta ciptaan Tuhan. Dikatakan dalam Roma 1:20:  “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karyaNya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka [orang-orang yang tidak percaya] tidak dapat berdalih”. Ayat berikutnya dalam Mazmur 19:2:  “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya”. Dari kedua ayat ini kita mengerti bahwa alam semesta, tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi ada Pribadi yang agung yang menciptakan semua itu, itulah Tuhan Pencipta Alam semesta. Selain itu adanya keteraturan peredaran benda-benda diangkasa, seperti bumi, matahari, bulan dan lain-lain, menunjukkan adanya satu Pribadi yang berkuasa mengaturnya. Bila tidak ada yang mengatur niscaya akan terjadi benturan benda-benda angkasa. Bila tidak ada yang mengatur jarak antara matahari dan bumi, pasti kita semua di bumi ini akan binasa. Jadi jelas bahwa Tuhan itu sungguh-sungguh ada.

2.  Mengenal Tuhan lewat penciptaan manusia
Selain dari alam semesta, kita juga dapat meyakini bahwa Tuhan itu ada lewat penciptaan kita sebagai manusia. Manusia diciptakan Tuhan bukan hanya dalam wujud daging, tetapi kepada setiap manusia, Tuhan memberikan roh yang memberi hidup. Tanpa adanya roh, pasti manusia itu mati. Kalau daging membutuhkan segala kebutuhan daging, seperti makanan, minuman, pakaian dan lain-lain, kalau roh pasti juga membutuhkan berhubungan dengan Pribadi yang juga adalah Roh. Itulah Roh Tuhan. Manusia dan binatang adalah dua makhluk yang berbeda. Manusia punya roh tetapi binatang tidak punya roh, terbukti manusia bisa berdoa, tetapi binatang tidak bisa berdoa. Adanya roh di dalam diri manusia,
membuktikan bahwa Roh Tuhan itu juga ada, karena hanya kepada Tuhan saja manusia itu akan menyembah. Lebih jelas lagi dikatakan di dalam Kejadian 1:27 “ Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” Segambar dengan Allah bukan berarti wujud Allah sama dengan manusia, tetapi Allah itu Roh, maka manusia juga memiliki roh.

Selain adanya roh manusia membuktikan adanya Roh Tuhan, juga adanya hati nurani di dalam diri manusia, membuktikan bahwa Tuhan itu ada. Manusia dapat membedakan mana yang baik, dan mana yang jahat menunjukkan, itu bukan berasal dari dirinya sendiri, tetapi karena ada Tuhan yang memampukan manusia menilai, apa yang baik dan apa yang jahat. Manusia tahu bahwa menolong orang itu baik, tetapi membunuh orang itu jahat. Manusia tahu, jujur itu baik tetapi bohong itu dosa. Manusia tahu mengasihi itu baik, tetapi membenci itu jahat. Dengan adanya moral di dalam diri manusia, menunjukkan bahwa ada Pribadi yang memiliki moral tertinggi, itulah Tuhan sendiri.

3.  Mengenal Tuhan melalui firmanNya.
Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang berfirman, Tuhan yang berkata-kata. Dia bukanlah benda atau patung yang bisu, tetapi Dia adalah Pribadi yang suka berkomunikasi dengan kita manusia. Sejak manusia pertama Adam dan Hawa, Tuhan sudah berkomunikasi dengan mereka di taman Eden. Tuhan sudah menyampaikan firmanNya dan laranganNya kepada Adam dan Hawa. Ketika Adam dan Hawa melanggar firmanNya, Tuhan tetap berkomunikasi dengan mereka di luar taman Eden. Berikutnya bila kita baca kitab Perjanjian Lama, maka kita temukan Tuhan seringkali berbicara kepada nabi Nuh, kepada nabi Musa, dan kepada para nabi lainnya. Dan yang luar biasa adalah, setiap perkataan Tuhan atau firman Tuhan yang keluar dari mulut Tuhan, pasti terjadi. Tuhan tidak pernah bohong dengan perkataanNya. Semua yang Dia katakan, pasti terjadi. Bila kita rajin membaca Alkitab baik PL maupun PB maka kita akan semakin mengenal siapa Tuhan kita itu.


4.  Mengenal Tuhan melalui AnakNya Tuhan Yesus Kristus 
Cara ketiga Tuhan menyatakan diriNya adalah melalui AnakNya, Yesus Kristus. Di dalam Yohanes 1:1,14 dikatakan demikian :
“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah… Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita” Jadi Tuhan Yesus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia. Dengan menjelma menjadi manusia, maka Tuhan dengan mudah  dapat memperkenalkan siapa diriNya kepada manusia. Tanpa Allah menjelma menjadi manusia, mustahil manusia dapat mengenal Allah dengan baik.  Lebih jelas lagi dikatakan dalam Kolose 2:9: “Di dalam Yesus Kristus, berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan keAllahan”. Ayat ini berarti, bahwa Tuhan Yesus itu adalah Allah sendiri yang datang ke dunia ini. Tuhan Yesus pernah berkata demikian kepada Filipus: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.” (Yohanes 14:9 ). Dari ayat ini jelas bahwa Tuhan Yesus itu adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia, melihat Tuhan Yesus =melihat Bapa, karena baik Tuhan Yesus dan Bapa, adalah satu adanya.

5. Mengenal Tuhan melalui hubungan pribadi kita denganNya 
Bagaimana kita tahu bahwa Allah ada? Kita tahu Allah ada karena kita berbicara kepadaNya setiap hari. Kita tidak mendengar suaraNya berbicara kepada kita, namun kita merasakan kehadiranNya, kita merasakan pimpinanNya, kita mengenal kasihNya, kita merindukan anugerahNya. Banyak hal yang terjadi dalam hidup kita tidak dapat dijelaskan selain dari Tuhan. Dengan cara yang begitu ajaib Dia menyelamatkan kita dan mengubah hidup kita sehingga mau tidak mau kita harus mengakui dan mensyukuri keberadaanNya.
Dari kelima bukti di atas, jelaslah bagi kita, bahwa sesungguhnya Tuhan itu ada. Berbahagialah setiap kita yang percaya kepadaNya, sekalipun kita tidak pernah melihatNya. Tuhan Yesus pernah berkata demikian kepada Tomas dan murid-muridNya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."” (Yohanes 20:29)

Ibrani 11:6 berkata: “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia”

Map