Mengasihi Orang Yang Berdosa (Khotbah 5 AGustus 2012)

Mengasihi Orang Yang Berdosa (Lukas 5:32; Matius 7:1-2) - Tahukah saudara, apa tujuan Tuhan Yesus datang ke dunia ?  Yaitu untuk mengasihi orang yang berdosa. Tuhan Yesus pernah berkata demikian : “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat." (Lukas 5:32).
   
Kalau kita pelajari, cara Tuhan melayani orang berdosa, sangat indah sekali. Tuhan melayani orang berdosa dengan hati penuh kasih. Di Alkitab kita diceritakan ada seorang yang terkenal berdosa yaitu Zakheus. Dia adalah seorang penagih pajak, yang hobbynya peras uang rakyat. Hal ini mengakibatkan  seorang pemungut cukai di Israel itu sangat dijauhi dan tidak disukai oleh masyarakat.


Nah ketika Tuhan Yesus lewat di daerahnya, Zakheus ini naik ke pohon ingin melihat siapa itu Yesus, krn badannya pendek. Tuhan Yesus menyapa dia, Zakheus turunlah, aku mau menumpang di rumahmu. Zakheus kaget, dia tidak menyangka, bahwa Tuhan Yesus mau menumpang di rumahnya. Ini sungguh penghargaan luar biasa bagi dia seorang yang berdosa. Selama ini orang menjauhi dia, orang mengucilkan dia,  tetapi kali ini justru ada satu pribadi yang mau datang ke rumahnya.

Dan sungguh luar biasa, kunjungan Tuhan Yesus ini membuahkan pertobatan yang radikal di dalam diri Zakheus. Zakheus berkata : Tuhan mulai hari ini, harta yang pernah aku peras dari orang lain, akan aku kembalikan 4 kali lipat dan separuh dari hartaku akan kuberikan kepada orang miskin.

Saudara ini, yang saya katakan sebagai pertobatan yang sangat radikal, apa yang pernah dia peras, dia kembalikan 4 kali lipat. Bahkan Separuh hartanya diberikan kpd orang miskin. Saudara, siapakah yang bisa merubah hati Zakheus yang begitu kikir dan pelit bisa menjadi seorang dermawan ? Jelas yang mengubah adalah Tuhan, tetapi mari kita perhatikan bgm cara Tuhan itu mengubahnya.

Tuhan lebih dahulu, mengasihi orang berdosa itu. Tuhan lebih dahulu menghargai orang berdosa itu. Tuhan lebih dahulu menerima orang berdosa itu.

Tuhan Yesus pernah berkata demikian di dalam Matius  "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.  Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” (Matius 7:1-2). Dari ayat ini jelas sekali, bahwa Tuhan melarang kita menghakimi orang, bila kita menghakimi org, maka Tuhan akan menghakimi kita. Dan ukuran yg kita pakai utk menghakimi orang, juga akan dikenakan kpd kita.

Tegorlah orang yang bersalah di bawah 4 mata
.  "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.” (Matius 18:15). Saudara apa artinya 4 mata ini. 4 mata artinya pembicaraan yang sifatnya rahasia. Hanya saya dan anda saja yang tahu, orang lain tidak tahu. Itu artinya: Tuhan sangat menjaga nama baik orang yang bersalah. Tuhan sangat menjaga privasi orang yang bersalah.

Pdt. Djoni F.
5 Agustus 2012

Map