Jangan Salah Menyembah Allah (Khotbah 24 Juni 2012)

JANGAN SALAH MENYEMBAH ALLAH (Keluaran 20:1-5; Yeremia 9:23-24) - Firman Tuhan di dalam Yeremia 9:23-24 berkata :“ Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,  tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."

Photobucket

Dari ayat ini, jelas bagi kita, bahwa yang paling utama dalam hidup ini adalah mengenal Tuhan, siapa sesungguhnya Tuhan yang patut kita sembah ? Ketika Musa diutus Tuhan menghadap raja Firaun, maka Musa bertanya kepada Tuhan, Tuhan bila orang Israel bertanya kepadaku: siapakah Tuhan yang mengutus engkau utk bebaskan kami dari tanah Mesir, apakah jawabku Tuhan ?  Tuhan berkata : katakan kepada mereka : Aku adalah Aku, Akulah Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub. Oleh sebab itu “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.  Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.  Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,” (Keluaran 20:1-5)

Dari ayat ini jelas, bahwa Tuhan tidak ingin kita ini salah menyembah Allah. Aku adalah Allah yang cemburu, artinya Tuhan tidak suka jikalau kita sembah allah lain selain Dia

Allah yang kita sembah, adalah Allah yang mau memperkenalkan dirinya kepada kita umatNya. Berkali-kali di dalam Perjanjian Lama, Tuhan memperkenalkan diriNya : bahwa Dia adalah Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub, Allah Israel. Berikutnya di dalam Perjanjian Baru, kita mengenal bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang turun ke dunia ini, menjelma menjadi manusia, itulah Tuhan kita Yesus Kristus.

Berkali-kali di dalam PB Tuhan Yesus berkata :   Aku dan Bapa adalah satu, Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku. Jadi Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub itu satu dengan Tuhan Yesus. Berikutnya Tuhan Yesus juga berkata: Jangan gelisah hatimu, Aku tidak akan meninggalkan engkau sebagai yatim piatu, Aku akan mengirimkan Roh Kudus, Roh Penghibur itu untuk diam di dalam dirimu. Roh Kudus hanya ada di dalam diri orang yang menerima Tuhan Yesus, bila ada orang tidak terima Yesus, tidak mungkin dia punya Roh Kudus.

Sekali lagi, hati-hati, jangan sekali-kali tinggalkan Yesus karena alasan apapun. Sebab Tuhan Yesus pernah berkata demikian :  “ Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.” (Yohanes 15:5-6)



Pdt. Djoni F.
24 Juni 2012

Map