Hidup Berpegang pada Janji Tuhan (Khotbah 12 Agustus 2012)

Hidup Berpegang Pada Janji Tuhan ( Kejadian 6 : 18 – 21 ; 9 : 9 – 17) - Berbicara tentang janji Allah, kata “Janji/perjanjian” pertama kali muncul di Kejadian 6:18, yg menunjuk kepada perjanjian dengan Nuh sebelum air bah. Dalam hunjukan yg singkat ini dikemukakan apa perjanjian itu.  Setelah air bah, perjanjian Allah juga diberikan kepada Nuh. Perjanjian ini  lebih terarah kepada respon atas kesetiaan Nuh kepada Allah.

Di dalam perjanjian ini nampak ciri-ciri :
a.  Perjanjian itu disusun dan ditetapkan oleh Allah sendiri,  Allahlah yang berkerja dalam perjanjian
b. Jangkauannya umum, meliputi bukan hanya Nuh tapi juga keturunannya sesudah dia dan segala makhluk hidup.
c. Perjanjian ini tanpa syarat; namun didalamnya ada kewajiban bagi Nuh dan keturunannya yg dapat dipandang sebagai alat yg dengannya karunia yg dijanjikan dapat direalisasikan.
d. Perjanjian ini tak dapat digugurkan dan bersifat kekal.
  
Perjanjian Allah tidak hanya diberikan kepada Nuh, namun juga berkembang termasuk kepada Abraham, Daud dan juga di dalam masa Perjanjian Baru. Inti dari janji Allah adalah sama, diberikan kepada umat Allah  dan di dalamnya dituntut tanggung jawab manusia untuk merealisasikan janji Allah.
  
Salah satu bentuk janji Allah adalah “Penyertaan kepada umat-Nya.” Seperti dinyatakan dalam   Ibrani 13 : 5b - 6 “aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau. Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata “Tuhan adalah penolongku, aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku ?”
  
Sayang, di dalam kenyataan hidup ini, manusia sering tidak menyadari dan tidak mengalami janji Allah, termasuk saat menghadapi kesulitan./ masalah. Hal ini bisa terjadi karena manusia mengelola masalah dengan pemikirannya sendiri. Sebab lain, manusia berkata bahwa dia sudah berserah, namun kenyataannya tidak ada penyerahan yang sungguh-sungguh kepada Tuhan. Akibatnya, kesulitan tetap menjadi bagian di dalam dirinya dan dikelola oleh dirinya sendiri.
  
Sebenarnya, kesulitan / masalah adalah hal yang wajar dan terjadi pada semua manusia. Masalah terjadi karena faktor luar yang kemudian berpengaruh dalam diri kita atau juga karena faktor dari dalam diri kita sendiri. Bagaimana mengelola masalah adalah hal yang penting. Secara umum dapat dikatakan dengan cara seperti ini :
    Masalah + Pikiranku =  Keruwetan
    Masalah + Pikiranku + Penyerahan pada Kristus = Keruwetan
    Masalah + Penyerahan = Penyelesaian.

Jadi di sini nampak jelas bahwa sebenarnya bagi seseorang yang sedang bergumul dengan kesulitan, janji Allah tetap akan berlaku dalam dirinya.

Bagaimana janji Allah dapat terjadi dalam diri orang percaya ?  Hal ini hanya dapat terjadi jika orang percaya memiliki komitmen-komitmen :
-    Tetap memiliki hubungan yang intim dengan Allah, apapun yang terjadi
-    Mengoreksi diri dalam menjalani hidup bersama Tuhan
-    Penyerahan seutuhnya kepada Tuhan

Akhirnya yang menjadi pertanyaan adakah kita menjadi orang yang selalu berpegang pada janji Tuhan ? Percayalah dan berserahlah sepenuhnya di dalam tangan Allah kita, amin.

Ev. Elani,
12 Agustus 2012

Warta 12 Agustus 2012

Warta 12 Agustus 2012

UCAPAN TERIMA KASIH 
Segenap hamba Tuhan, Majelis dan Jemaat GKT Jember mengucapkan terima kasih atas pelayanan Ev. Elani yang  melayani pemberitaan Firman Tuhan pada hari ini. Kiranya Tuhan memberkati. 


BERITA KELAHIRAN 
Selasa, 7 Agustus 2012. Bpk Budiyanto dan Ibu Yohana Lukmanto telah dikaruniai seorang putri yang bernama Belinda Budiyanto.  Segenap Hamba Tuhan, Majelis dan Jemaat mengucapkan selamat berbahagia, Tuhan memberkati.    


KONSER P.S PETRA DI GKI BONDOWOSO Dilaksanakan pada : 
Hari/Tanggal        : Sabtu, 18 Agustus 2012
Pukul                  : 19.00 Wib
Tempat                : GKI Bondowoso, Jln. Yos Sudarso 147
Bagi Jemaat yang berminat menghadiri acara tersebut dapat mengambil tiket kepada Ls. Nahum Daeli (Gratis). Tiket tersedia hanya 20 lembar. Gereja tidak menyediakan transportasi.  Terima kasih.         


POKOK-POKOK DOA 
1. Komisi Anak : Pembimbing, Pengurus, Guru-guru dan Anak S M.
2. Pembangunan kelas untuk S.M.
3. Jemaat yang berulang tahun minggu ini.
4. Jemaat yang lanjut usia, lemah tubuh, sakit dan pemulihan.
5. Bangsa dan Negara Indonesia.

Mengasihi Orang Yang Berdosa (Khotbah 5 AGustus 2012)

Mengasihi Orang Yang Berdosa (Lukas 5:32; Matius 7:1-2) - Tahukah saudara, apa tujuan Tuhan Yesus datang ke dunia ?  Yaitu untuk mengasihi orang yang berdosa. Tuhan Yesus pernah berkata demikian : “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat." (Lukas 5:32).
   
Kalau kita pelajari, cara Tuhan melayani orang berdosa, sangat indah sekali. Tuhan melayani orang berdosa dengan hati penuh kasih. Di Alkitab kita diceritakan ada seorang yang terkenal berdosa yaitu Zakheus. Dia adalah seorang penagih pajak, yang hobbynya peras uang rakyat. Hal ini mengakibatkan  seorang pemungut cukai di Israel itu sangat dijauhi dan tidak disukai oleh masyarakat.


Nah ketika Tuhan Yesus lewat di daerahnya, Zakheus ini naik ke pohon ingin melihat siapa itu Yesus, krn badannya pendek. Tuhan Yesus menyapa dia, Zakheus turunlah, aku mau menumpang di rumahmu. Zakheus kaget, dia tidak menyangka, bahwa Tuhan Yesus mau menumpang di rumahnya. Ini sungguh penghargaan luar biasa bagi dia seorang yang berdosa. Selama ini orang menjauhi dia, orang mengucilkan dia,  tetapi kali ini justru ada satu pribadi yang mau datang ke rumahnya.

Dan sungguh luar biasa, kunjungan Tuhan Yesus ini membuahkan pertobatan yang radikal di dalam diri Zakheus. Zakheus berkata : Tuhan mulai hari ini, harta yang pernah aku peras dari orang lain, akan aku kembalikan 4 kali lipat dan separuh dari hartaku akan kuberikan kepada orang miskin.

Saudara ini, yang saya katakan sebagai pertobatan yang sangat radikal, apa yang pernah dia peras, dia kembalikan 4 kali lipat. Bahkan Separuh hartanya diberikan kpd orang miskin. Saudara, siapakah yang bisa merubah hati Zakheus yang begitu kikir dan pelit bisa menjadi seorang dermawan ? Jelas yang mengubah adalah Tuhan, tetapi mari kita perhatikan bgm cara Tuhan itu mengubahnya.

Tuhan lebih dahulu, mengasihi orang berdosa itu. Tuhan lebih dahulu menghargai orang berdosa itu. Tuhan lebih dahulu menerima orang berdosa itu.

Tuhan Yesus pernah berkata demikian di dalam Matius  "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.  Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” (Matius 7:1-2). Dari ayat ini jelas sekali, bahwa Tuhan melarang kita menghakimi orang, bila kita menghakimi org, maka Tuhan akan menghakimi kita. Dan ukuran yg kita pakai utk menghakimi orang, juga akan dikenakan kpd kita.

Tegorlah orang yang bersalah di bawah 4 mata
.  "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.” (Matius 18:15). Saudara apa artinya 4 mata ini. 4 mata artinya pembicaraan yang sifatnya rahasia. Hanya saya dan anda saja yang tahu, orang lain tidak tahu. Itu artinya: Tuhan sangat menjaga nama baik orang yang bersalah. Tuhan sangat menjaga privasi orang yang bersalah.

Pdt. Djoni F.
5 Agustus 2012

Warta, 5 Agustus 2012

Warta 5 Agustus 2012

BERITA DUKA
1. Telah pulang ke rumah Bapa di surga ibu Hoan Sioe Lian (Tutik Liana) pada hari Selasa, 31 Juli 2012 dalam usia 82 thn. Jenazah telah dimakamkan pada hari Jumat, 3 Agustus 2012.

2. Telah pulang ke rumah Bapa di surga Bpk Lim Tjhin (ayahanda dari ibu Lim Djing Yin) pada hari Kamis,2 Agustus 2012 dalam usia 85 thn. Jenazah akan dimakamkan pada hari Senin, 6 Agustus 2012, pkl. 09.00 Wib di pemakaman Kaliwates.
Segenap Hamba Tuhan, Majelis dan Jemaat turut berduka cita.


SAKRAMEN PERJAMUAN KUDUS
Minggu, 5 Agustus  2012 pada Ibadah I dan II akan diadakan Sakramen Perjamuan Kudus yang dilayani oleh Pdt. Djoni Febrianto. Bagi jemaat yang sudah menerima Baptis Dewasa ataupun Sidi harap mempersiapkan diri untuk menerima sakramen tersebut.

BAPTISAN ANAK, BAPTISAN DEWASA, ATESTASI DAN SIDI Minggu, 5 Agustus 2012 akan diadakan Baptisan Anak, Dewasa, Atestasi dan Sidi.

Kebaktian Sore :
Baptis Anak :
1. David Santoso
2.Johanes Santoso  
3. Marvello Jason Angelo               
4. Mikaela Victoria Faith                        
5. Natania Christina Susanto                     
6. Rachel Graciella Santoso

Baptis Dewasa :                                  
1. Cleming Tedjokusumo
2. Hambar Gumilang Ramadhon

Sidi:
1. Andryano Kurnia Putra               
2. Seravina Nathania Tjandrawibowo                                                                            
3. Yohanna Christy Tjandrawibowo                 

Atestasi :
1. Hana Trisnawati       
2. Hoeng Tjin Wong     
3. Jimmy Gunawan
4. Mini Susilowati


PERSEKUTUAN KOMISI WANITA ANTAR GEREJA JEMBER 
Hari/Tanggal    : Senin, 6 Agustus 2012, pk. 17.00 WIB
Tempat            : Gereja Masa Depan Cerah, Jln. Teuku Umar V/88 (Tegal Besar,                                   sebelah timur SPBU). 
Diharapkan  kehadiran anggota Komisi Wanita  GKT Jember.                                    


POKOK-POKOK DOA 
1.  Komisi Musik : Pembimbing, Pengurus dan Anggota Paduan Suara.
2.  Pembangunan kelas untuk S.M.
3.  Jemaat yang berulang tahun minggu ini.
4.  Jemaat yang lanjut usia, lemah tubuh, sakit dan pemulihan.
5.  Bangsa dan Negara Indonesia.

Saling Mengasihi Di Dalam Keluarga Kristen (Khotbah 29 Juli 2012)

SALING MENGASIHI DI DALAM KELUARGA KRISTEN (Yohanes 13:34-35; I Korintus 13:4-7) - “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.” (Yohanes 13:34)

Bagi orang Kristen, hidup mengasihi adalah sebuah keharusan / sebuah perintah yang mau tidak mau harus dilakukan. Tidak perduli karakter kita pendiam, periang, tegas, bahkan keras sekalipun, tetap kita  harus punya kasih. Bila dalam hidup kita orang Kristen, sama sekali tidak ada kasih, maka sudah dapat dipastikan bahwa kita bukan orang Kristen, sekalipun KTPnya Kristen, identitasnya Kristen.

Di dalam Yohanes 13:35 Tuhan Yesus berkata : “ Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." Dengan kata lain, ayat ini berkata: kalau kamu tidak mengasihi, kamu bukan murid-Ku. 




Apa itu kasih, bagaimana seseorang dikatakan sudah hidup di dalam kasih ?

1.    Kasih itu sabar. 
Sikap sabar adalah sikap yang sangat efektif dalam penyelesaian berbagai persoalan. Sikap sabar bukanlah sikap lambat, tetapi sikap yang bijak, tahu kapan waktu yang tepat untuk berbicara, untuk menegur. Orang yang sabar tidak mudah terpicu oleh emosi. Mereka condong berpikiran jernih dalam penyelesaian setiap masalah. Orang yang sabar sesungguhnya adalah orang dapat mengasihi sesamanya, sekalipun sesamanya itu pernah mengecewakan dirinya.

2.    Kasih itu tidak mementingkan diri sendiri. 
Bila kita memperhatikan urutan prioritas dari ajaran kasih Tuhan Yesus, maka Tuhan Yesus ajarkan urutan demikian : Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Dari  ajaran Tuhan ini kita melihat, urutan pertama yang harus kita kasihi adalah Tuhan, urutan kedua adalah sesama kita. Baru ketiga adalah diri kita. Jadi di dalam kasih, orang lain harus kita prioritaskan, baru diri kita.

3.    Kasih itu tidak menyimpan kesalahan orang lain. 
Fakta menunjukkan bahwa otak kita memang lebih mudah merekam hal-hal yang bersifat negatif dari pada hal-hal yang bersifat positif. Hal positif yang dilakukan orang lain kepada kita seringkali kita lupakan tetapi sebaliknya hal-hal negatif sulit kita lupakan. Sedangkan Tuhan kita yang mahatahu semua kesalahan kita, di dalam kasihNya, Tuhan sengaja melupakan semua kesalahan kita. Maukah kita membuang semua kepahitan di hati kita ?

4.    Kasih itu menutupi segala sesuatu.
Ketika ada orang yang bersalah, maka kasih berusaha untuk menjaga nama baik orang yang bersalah itu. Kasih tidak mau mencemarkan nama baik orang lain, kasih tidak mau mempermalukan orang. Di dalam kasih ada teguran yang bersifat pribadi, teguran di bawah 4 mata. Orang yang bersalah, dirangkul kembali, diterima apa adanya dan dituntun dalam jalan yang benar. Itulah kasih sejati.


Minggu, 29 Juli 2012
Pdt. Djoni F.

Warta, 29 Juli 2012

WARTA 29 JULI 2012


SAKRAMEN PERJAMUAN KUDUS
Minggu, 5 Agustus  2012 pada Ibadah I dan II akan diadakan Sakramen Perjamuan Kudus yang dilayani oleh Pdt. Djoni Febrianto. Bagi jemaat yang sudah menerima Baptis Dewasa ataupun Sidi harap mempersiapkan diri untuk menerima sakramen tersebut.

BAPTISAN ANAK, BAPTISAN DEWASA, ATESTASI DAN SIDI Minggu, 5 Agustus 2012 akan diadakan Baptisan Anak, Dewasa, Atestasi dan Sidi.

Kebaktian Sore :
Baptis Anak :
1. David Santoso
2.Johanes Santoso  
3. Marvello Jason Angelo               
4. Mikaela Victoria Faith                         
5. Natania Christina Susanto                      
6. Rachel Graciella Santoso

Baptis Dewasa :                                  
1. Cleming Tedjokusumo
2. Hambar Gumilang Ramadhon

Sidi:
1. Andryano Kurnia Putra                
2. Seravina Nathania Tjandrawibowo                                                                             
3. Yohanna Christy Tjandrawibowo                  

Atestasi :
1. Hana Trisnawati         
2. Hoeng Tjin Wong      
3. Jimmy Gunawan
4. Mini Susilowati


PADUAN SUARA UMUM. 
Minggu, 29 Juli 2012 setelah Ibadah II dan Selasa, 31Juli 2012 pkl. 18.30 akan dilaksanakan latihan paduan suara. Mohon perhatian dan kehadiran anggota Paduan Suara Umum.




PRT WILAYAH UTARA 

Hari/Tanggal         : Jumat, 3 Agustus 2012; Pkl. 18.00 WIB. 
Penerima              : Kel. Markus Alengkong
Tempat                 : GKT Jember, Jln Trunojoyo VIII/73 Jember.
Mohon kehadiran PRT Utara.


CUTI HAMBA TUHAN 
Mulai tanggal 1-7 Agustus 2012, Ev. Kariaman Gea akan mengambil cuti.  Mohon dukungan doa dari jemaat.


POKOK-POKOK DOA 
1. Komisi Diakonia : Pembimbing, Pengurus dan Anggota.
2.  Pembangunan kelas untuk S.M.
3.  Jemaat yang berulang tahun minggu ini.
4.  Jemaat yang lanjut usia, lemah tubuh, sakit dan pemulihan.
5.  Bangsa dan Negara Indonesia.

Hidup Menuju Kedewasaan Rohani (Khotbah 22 Juli 2012)

Hidup Menuju Kedewasaan Rohani - Efesus 4 : 7 – 16.

Introduksi    : Kekristenan bukan sekedar suatu agama, namun suatu “ kehidupan “ . Oleh sebab itu kekristenan mengasumsikan hidup yang bertumbuh menjadi dewasa .

Isi           :
I.    Kekristenan dimulai dari “hidup yang kekal” ( Yohanes 3 :16 , II Kor 5 :17 )

Tema kita dimulai dengan kata “ hidup “ . Ini dimulai oleh Kasih Allah, lalu karya keselamatan Nya bagi kita. Kita menjadi ciptaan baru yang mempunyai hidup yang kekal.

II.    Pertumbuhan kita dikerjakan oleh Allah didalam kita melalui 
  :
Pemberian karunia- karunia yang dapat menumbuhkan kita menjadi dewasa ( Efesus 4 : 7, 11 ).
A.    Injil .
B.    Pengembalaan.
C.    Pengajaran .
Ini terwujud karena adanya Nabi –nabi dan Rasul-rasul.

III.    Allah menumbuhkan kita dalam hal  
:
A.    Iman.
B.    Pengetahuan.
C.    Pelayanan  ( Efesus 4 : 12 – 13 ).

IV.    Ciri -ciri khas Hidup yang Dewasa

A.    Mampu makan ( Firman ) sendiri, tidak terus disuapi.
B.    Kuat , teguh , tak mudah diombang ambingkan  ( Efesus 4 : 14 ).
C.    Mampu melayani didalam dan dengan kasih ( Efesus 4 : 15-16 ).


Pdt. Peterus Pamudji
Minggu, 22 Juli 2012

Warta, 22 Juli 2012

WARTA 22 JULI 2012

UCAPAN TERIMA KASIH
Segenap hamba Tuhan, Majelis dan Jemaat GKT Jember mengucapkan terima kasih atas pelayanan Pdt. Peterus Pamudji yang  melayani pemberitaan Firman Tuhan pada hari ini. Kiranya Tuhan memberkati.

SAKRAMEN PERJAMUAN KUDUS
Minggu, 5 Agustus  2012 pada Ibadah I dan II akan diadakan Sakramen Perjamuan Kudus yang dilayani oleh Pdt. Djoni Febrianto. Bagi jemaat yang sudah menerima Baptis Dewasa ataupun Sidi harap mempersiapkan diri untuk menerima sakramen tersebut.

BAPTISAN ANAK, BAPTISAN DEWASA, ATESTASI DAN SIDI Minggu, 5 Agustus 2012 akan diadakan Baptisan Anak, Dewasa, Atestasi dan Sidi.

Kebaktian Sore :
Baptis Anak :
1. David Santoso 
2.Johanes Santoso    
3. Marvello Jason Angelo               
4. Mikaela Victoria Faith                          
5. Natania Christina Susanto                       
6. Rachel Graciella Santoso 

Baptis Dewasa :                                  
1. Cleming Tedjokusumo
2. Hambar Gumilang Ramadhon

Sidi:
1. Andryano Kurnia Putra                 
2. Seravina Nathania Tjandrawibowo                                                                              
3. Yohanna Christy Tjandrawibowo                   

Atestasi :
1. Hana Trisnawati          
2. Hoeng Tjin Wong       
3. Jimmy Gunawan
4. Mini Susilowati                                       

PADUAN SUARA UMUM.
Minggu, 22 Juli 2012 setelah Ibadah II dan Selasa, 24 Juli 2012 pkl. 18.30 akan dilaksanakan latihan paduan suara. Mohon perhatian dan kehadiran anggota Paduan Suara Umum.

KOMISI WANITA Peserta yang mengikuti Retreat KW di Jambuluwuk, berangkat dari gereja Selasa, 24 Juli 2012 Pkl. 07.00 WIB tepat ( panitia tidak menyediakan makan pagi).

PRT WILAYAH TIMUR
Hari/Tanggal         : Jumat, 27 Juli 2012; Pkl. 18.00 WIB. 
Tempat                 : Kel. Marry Christiyani, Jln; Dahlia II/39 Jember
Mohon kehadiran anggota PRT Timur.

PRT WILAYAH TENGAH
Hari/Tanggal         : Jumat, 27 Juli 2012; Pkl. 18.00 WIB. 
Penerima              : Kel. Ibu Liem Djin Yin
Tempat                 : GKT Jember
Mohon kehadiran anggota PRT Tengah

PERSEKUTUAN DIAKONIA
Hari/Tanggal         : Jumat, 27 Juli 2012; Pkl. 17.00 WIB. 
Tempat                 : Aula GKT Jember

POKOK-POKOK DOA
1.  SK. Aletheia Jember : BPP, Guru-guru dan Siswa/Siswi.
2.  Pembangunan kelas untuk S.M.
3.  Jemaat yang berulang tahun minggu ini.
4.  Jemaat yang lanjut usia, lemah tubuh, sakit dan pemulihan.
5.  Bangsa dan Negara Indonesia.

Sabar Di Tengah Kesulitan (Khotbah 15 Juli 2012)

SABAR DI TENGAH KESULITAN (Roma 8:28; Ibrani 12:5-11) - Kesulitan hidup sangat dekat dengan kehidupan manusia dan selama hidup tidak seorang pun yang bebas dari kesulitan. Terkadang ketika mengalami kesulitan kita dapat menyalahkan orang lain bahkan juga menyalahkan Tuhan. Kita merasa paling malang, mengeluh, bertanya pada diri sendiri,”mengapa semua ini terjadi padaku ? apa salahku ? dan seterusnya.

Orang yang berhasil bukan berarti tidak pernah mengalami kesulitan tetapi mereka mampu menghadapi serta mengatasi kesulitan. Alkitab juga mencatat banyak tokoh-tokoh yang juga mengalami kesulitan : Musa, Yusup, Rut, Paulus dan sebagainya.  Salah satu yang dibutuhkan ketika mengalami kesulitan adalah KESABARAN.

Sabar berarti : tenang, tabah, tidak mudah putus asa, tahan terhadap cobaan. Sabar merupakan salah satu buah Roh Kudus (Galatia 5:22).

Ada 3 KEBENARAN yang perlu kita ingat supaya dapat SABAR dalam menghadapi kesulitan hidup :

1.    TUHAN YANG MENGIJINKAN KESULITAN (Roma 8:28)
Sebagai orang percaya, perlu kita dapat menemukan bagian yang terbaik dari kesulitan dalam hidup. Karena Allah tidak pernah menjerumuskan manusia, tetapi Tuhan mengijinkan kesulitan dan berkarya di dalamnya. Firman Tuhan sangat menghibur kita dengan mengingatkan  bahwa segala sesuatu yang terjadi (termasuk kesulitan) Tuhan ijinkan untuk tujuan yang baik bagi orang yang mengasihi DIA (Roma 8:28). Kesulitan dalam hidup merupakan salah satu alat yang Tuhan pakai untuk menyatakan kasih, kebaikan, kekuatan pada umat-Nya. Marilah kita ingat apa yang Tuhan katakan,” Marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Markus 8:34).

2.    TUHAN SEDANG MENDIDIK, MELATIH UMAT-NYA (Ibrani 12:5-11)
Penulis Kitab Ibrani mengatakan, karena kita adalah anak-anak Tuhan maka Tuhan mendidik dan melatih kita. Yang perlu disadari Tuhan mendidik, melatih dengan cara yang TEPAT walaupun tidak tidak mudah kita mengerti karena menyedihkan, menyakitkan, melelahkan dan sebagainya. Tidak ada seorang pemenang/juara yang tanpa latihan, bahkan setelah menangpun akan terus berlatih dan bersedia dididik untuk mempertahankan kemenangan. Jika saat ini kita sedang mengalami kesulitan, ingatlah Tuhan sedang mendidik, melatih untuk tujuan yang benar, mulia dan berguna sehingga hidup kita berkenan di hadapan Allah.

3.    TUHAN MENGASIHI, MENOLONG (Ibrani 12:6; 1 Kor 13:7).
Kesulitan apapun yang kita alami, tidak melampaui kekuatan kita. Bahkan tidak memisahkan kita dari kasih Allah. Hal ini menjadi keyakinan Paulus sehingga ia sabar dalam menghadapi situasi yang sulit dalam hidup dan pelayanannya. Marilah kita menyadari dan percaya bahwa KASIH ALLAH lebih besar dari pada kesulitan apapun, oleh karena itu tetaplah bersandar pada Tuhan dan percayalah TUHAN memberikan kekuatan yang kita butuhkan. (Tuhan mengijinkan, mendidik, mengasihi).




Ev. Anam Peni Asih,
15 Juli 2012

Warta, 8 Juli 2012

PADUAN SUARA
Selasa, 10 Juli 2012 paduan suara diliburkan. Mohon perhatian dari anggota paduan suara.

PRT WILAYAH UTARA
Hari / Tanggal : Jumat, 13 Juli 2012; Pkl. 18.00 WIB.
Tempat           : Kel. Sioe Harnanik; Jln. Perum Taman Gading AV12 Jember
Mohon kehadiran anggota PRT Utara

BUKU RENUNGAN HARIAN HEIDELBERG
Buku RH HEIDELBERG yang jilid 2 (Juli-Des 2012) telah terbit dan dibagikan kepada jemaat penuh (Bukan simpatisan) GKT Jember secara gratis. Setelah ibadah Bpk/Ibu dapat menghubungi majelis untuk mendapatkannya. Terima kasih.

BAPTISAN ANAK
Bapisan anak akan diadakan pada tanggal 5 agustus 2012, bagi jemaat yang rindu membaptis anak-anaknya dapat mengambil formulir Baptisan Anak pada TU GKT Jember (Jam Kerja) dan menyerahkan foto anak 3x3 sebanyak 2 lembar dan 4x6 sebanyak 2 lembar.

CUTI HAMBA TUHAN
Mulai tanggal 9 Juli - 16 Juli 2012, Ls. Nahum Daeli akan mengambil cuti. Mohon dukungan doa dari jemaat.

POKOK-POKOK DOA
1. Komisi Usianda : Anggota, Pengurus, dan Program
2. Pembangunan kelas untuk S.M.
3. Jemaat yang berulang tahun minggu ini.
4. Jemaat yang lanjut usia, lemah tubuh, sakit dan pemulihan.
5. Bangsa dan Negara Indonesia.

Semua Jemaat Melayani Tuhan (Khotbah 8 Juli 2012)

Semua Jemaat Melayani Tuhan (Nehemia 3:1-32) - Nehemia bersama bangsa Israel yang pulang dari pembuangan mempunyai misi yaitu membangun tembok Yerusalem yang rusak (1:3). Dalam tempo 52 hari tembok itu berhasil diselesaikan (5:15)


Rahasia keberhasilan Nehemia membangun tembok Yerusalem :
1. Pemberdayaan : Nehemia melibatkan semua rakyat.

Dalam pasal 3 tercatat para peserta yang ambil bagian dalam pembangunan tembok Yerusalem. Ada beragam profesi  dan jenis orang yang melakukannya, misalnya :

Imam  (v. 1, 22), Penguasa (v. 12, 16, 18), Tukang emas  (v. 8, 31), Pedagang  (v. 32)

Juru Campur rempah-rempah (v. 8), Anak-anak perempuan (v. 12)

Dari sini kita melihat bahwa semua orang ambil bagian dalam pekerjaan tsb.

Demikian juga halnya dengan pelayanan, akan berhasil jikalau dikerjakan oleh semua jemaat.  Pelayanan bukan hanya tugas dan tanggung jawab Hamba Tuhan dan  Majelis. Pelayanan harus didukung & dikerjakan oleh semua jemaat mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

2. Perencanaan
: Nehemia mengatur  pembangunan dengan baik.

Dalam pasal 3 ini tercatat berkali-kali kata “berdekatan”. Kita melihat bahwa bahwa Nehemia mengatur kelompok-kelompok dalam pekerjaan itu. Masing2 kelompok bekerja  sesuai dengan bagian dan tanggung jawabnya masing-masing. Pekerjaan ini berhasil karena Nehemia menempatkan dan mengatur serta memiliki system kerja yang baik. Tidak mudah membangun tembok itu tetapi dengan system yang baik maka pekerjaan itu dapat diselesaikan.

Pelayanan dalam sebuah gereja juga membutuhkan system dan pengaturan. Hamba Tuhan dan Majelis memiliki system untuk mengatur agar pelayanan dapat berjalan dengan baik. Tiap anggota tidak dapat melayani dengan seenaknya sendiri tanpa mengikuti system. Salah satu yang paling sederhana adalah melayani sesuai dengan bagian /talenta / karunia masing-masing. Jika ini dilakukan maka pelayanan akan berhasil dan gereja bertumbuh.

Kesimpulan :
Pelayanan yang baik akan menjadikan gereja yang sehat. Pelayanan itu akan baik jika :

- Pemberdayaan : Semua jemaat terlibat

- Perencanaan : Diatur sesuai bagian masing-masing. 


Rick Warren :
- Orang Kristen yang tidak melayani di sebuah gereja, adalah orang Kristen penonton.

- Orang Kristen yang tidak melayani di sebuah gereja adalah orang-orang kristen yang hanya menginginkan manfaat dari gereja tanpa mau mengambil tanggungjawab.



Survey  ttg pelayanan :
- Gereja yang semua anggotanya terlibat dalam pelayanan, pasti menjadi sebuah gereja yang sehat, sebab semua anggota berfungsi.

- Banyak gereja yang tidak sehat, tidak bertumbuh karena yang melayani hanyalah 10 persen dari keseluruhan anggota.

- Sangat sulit mencari 90 persen lainnya untuk melayani di gereja. Pelayanan di gereja memang merupakan lowongan yang tidak menarik. 






Pdt. Suwanton M.Div,
8 Juli 2012

Pembangunan Kelas Sekolah Minggu

Puji Tuhan, kelas-kelas Sekolah Minggu yang selama ini sangat diharapkan oleh jemaat dan secara khusus Komisi Anak telah direalisasikan dengan membangun kelas sebanyak 10 kelas Sekolah Minggu dan 4 ruang digunakan sebagai kantor komisi.

Untuk melaksanakan pembangunan ini kita membutuhkan dana yang cukup besar yaitu sekitar  Rp. 900.000.000,00, dan akan dibayarkan kepada pemborong per termin, setiap termin dibayar Rp. 100.000.000,00.

Oleh karena itu kami sangat mengharapkan dukungan dari jemaat sekalian atau mantan sekolah minggu GKT Jember, demi melaksanakan amanat agung Tuhan Yesus untuk mengabarkan firman Tuhan kepada anak-anak.

Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi Sie Dana :
1.    Bpk. Sasmito Noto Hadi  ( 081336674476 )
2.    Bpk. Sian Kie Wirjoadikusumo ( 0818516300 )
3.    Ibu Ester Ang ( 08123569281 )
4.    Ibu Erlies Monita ( 08123450206 )

Berikut foto-foto perkembangan pembangunan kelas Sekolah Minggu





Bermegah Hanya Di Dalam Kristus (Khotbah 1 Juli 2012)

BERMEGAH HANYA DI DALAM YESUS (Filipi 3:1b-11) - Dalam hidup ini banyak orang yang bermegah atas dirinya, kekuatan yang dimiliki  serta kemewahan dunia, dan lain-lain.  Dalam Yeremia 9:23 Tuhan melarang orang percaya bermegah karena diri sendiri  baik itu berupa kebijaksanaan, kekuatan maupun kekayaan yang kita miliki. Allah menghendaki agar kita bermegah, hanya bermegah di dalam Tuhan (2 Korintus  10:17)


Mengapa hanya bermegah di dalam Kristus
1. Karena Allah Telah Menebus Kita (Roma 5:11)

Kita bermegah di dalam Kristus karena Kristus telah menebus kita dan mendamaikan kita dengan Allah. Setelah manusia jatuh ke dalam dosa, manusia menjadi seteru Allah tetapi melalui penebusa Kristus kita diperdamaikan kembali dengan Allah.

Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu. Sehingga hidup kita ini adalah milik Kristus (Galatia 2:20)


2. Perbuatan Allah Kepada Rasul Paulus
       1. Otoritas yang diperoleh dari Allah(2 Korintus 10:8)
       2. Memiliki Hati Nurani Yang Baik (2 Korintus 1:12)
       3. Pekerjaan Bagi Allah(Roma 15:17)



Bagaimana caranya agar kita dapat bermegah di dalam Tuhan
1. Tidak Menaruh Percaya Pada Hal-hal Lahiriah (Filipi 3:3)
Kemegahan Rasul Paulus secara lahiriah adalah di sunat pada hari ke 8, orang Ibrani asli dari suku Benyamin, orang Farisi yang sangat menekankan Hukum Taurat , tidak cacat dalam mentaati hukum Taurat, semangat dalam menganiaya orang percaya. Tetapi setelah percaya kepada Kristus hal itu menjadi kerugian (Filipi 3:7)

2. Mengenal Kristus Lebih Lagi (Filipi 3:10-11)
Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Tinggalkanlah kemegahan dunia karena itu hanya sementara, tapi berjuanglah untuk bermegah di dalam Yesus dan kita pasti akan menjadi PEMENANG.


Kesuksesan dan kemakmuran mengikat manusia pada dunia. Manusia merasa mengejar kesuksesan dan kemakmuran sebagai suatu proses dalam hidup untuk menemukan tempatnya di dunia. Padahal sebenarnya dunialah yang sedang mencuri tempat di dalam hatinya.

Ev. Kariaman Gea,
1 Juli 2012

Warta, 1 Juli 2012

PELAYANAN MAHASISWA PRAKTEK 
STT Aletheia Lawang mengutus Sdri. Helen untuk pelayanan praktek 1 tahun di GKT Jember, mulai 1 Juli 2012-30 Juni 2013. Segenap Majelis, Hamba Tuhan dan Jemaat GKT Jember mengucapkan selamat melayani. Tuhan memberkati.  

BERITA KELAHIRAN 
1. Minggu, 24 Juni 2012 Bpk. Pantja Indrajono Kartjito dan Ibu Maya  telah dikaruniai seorang putra yang bernama Josiah Felix Kartjito.  
2. Kamis, 28 Juni 2012 Bpk/Ibu Mindarto telah dikaruniai seorang anak yang bernama Christian Hadi Soehalim (Cucu dari Bpk/Ibu Hadi Soehalim). 
Segenap Hamba Tuhan, Majelis dan Jemaat mengucapkan selamat berbahagia. Tuhan memberkati.  

PADUAN SUARA 
Minggu, 1 Juli dan Selasa,3 Juli 2012 paduan suara diliburkan. Mohon perhatian dari anggota paduan suara.   

BUKU RENUNGAN HARIAN HEIDELBERG
Buku RH Heidelberg yang jilid 2 (Juli-Des 2012) telah terbit dan dibagikan kepada jemaat penuh (Bukan Simpatisan) GKT Jember secara gratis. Setelah Ibadah Bpk/Ibu dapat menghubungi majelis (Bpk. Edijono) untuk mendapatkannya. Terima kasih.  

BAPTISAN ANAK 
Baptisan anak akan diadakan pada tanggal 5 Agustus 2012, bagi jemaat yang rindu membaptiskan anak-anaknya dapat mengambil formulir Baptisan Anak pada TU GKT Jember (jam kerja) dan menyerahkan foto anak 3x3 sebanyak 2 lembar dan 4x6 sebanyak 2 lembar.   

CUTI GEMBALA SIDANG  
Gembala Sidang kita Pdt.Djoni Febrianto dan keluarga mengambil cuti mulai  tanggal 29 Juni - 13 Juli 2012. Mohon dukungan doa dari jemaat.  

POKOK-POKOK DOA 
1.  Komisi Wanita : Anggota, Pengurus, dan Program.  
2.  Pembangunan kelas untuk S.M. 
3.  Jemaat yang berulang tahun minggu ini. 
4.  Jemaat yang lanjut usia, lemah tubuh, sakit dan pemulihan. 
5.  Bangsa dan Negara Indonesia.

Warta, 24 Juni 2012

CAMP ANAK SINODE GKT
Bagi peserta Camp Anak diharapkan berkumpul di gereja pada hari Senin,  25 Juni 2012 pkl. 06.00 Wib, panitia tidak menyediakan makan pagi. Barang yang perlu dibawa : Perlengkapan mandi, obat-obatan pribadi, alat tulis dan Alkitab. Keterangan lebih lanjut harap menghubungi Ls. Yunita Waluyo. Mohon perhatian orang tua camp anak. 

PELAYANAN EV. ELISABETH PUJI RAHAYU
Kami Hamba Tuhan , Majelis dan Jemaat GKT Jember mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ev. Elisabeth Puji Rahayu yang selama ini telah membantu pelayanan di GKT Jember, kiranya Tuhan Yesus memberkati pelayanan Ibu Ev. Elisabeth Puji Rahayu. 

PERPISAHAN SDRI. YUNITA WALUYO
Sehubungan dengan berakhirnya masa praktek 1 tahun Sdri. Yunita Waluyo, maka pada hari Kamis, 28 Juni 2012; Pkl. 19.30 Wib (selesai doa malam) akan diadakan perpisahan dengan Sdri. Yunita Waluyo. Mohon kehadiran jemaat sekalian. 

BAPTISAN ANAK
Baptisan anak akan diadakan pada tanggal 5 Agustus 2012, bagi jemaat yang rindu membaptiskan anak-anaknya dapat mengambil formulir Baptisan Anak pada TU GKT Jember (jam kerja) dan menyerahkan foto anak 3x3 sebanyak 2 lembar dan 4x6 sebanyak 2 lembar.  

CUTI GEMBALA SIDANG 
Gembala Sidang kita Pdt.Djoni Febrianto dan keluarga akan mengambil cuti mulai  tanggal 29 Juni - 13 Juli 2012. Mohon dukungan doa dari jemaat. 

POKOK-POKOK DOA
1.  Komisi Pemuda : Anggota, Pengurus, dan Program.
2.  Pembangunan kelas untuk S.M.
3.  Jemaat yang berulang tahun minggu ini.
4.  Jemaat yang lanjut usia, lemah tubuh, sakit dan pemulihan.
5.  Bangsa dan Negara Indonesia.

Jangan Salah Menyembah Allah (Khotbah 24 Juni 2012)

JANGAN SALAH MENYEMBAH ALLAH (Keluaran 20:1-5; Yeremia 9:23-24) - Firman Tuhan di dalam Yeremia 9:23-24 berkata :“ Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,  tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."

Photobucket

Dari ayat ini, jelas bagi kita, bahwa yang paling utama dalam hidup ini adalah mengenal Tuhan, siapa sesungguhnya Tuhan yang patut kita sembah ? Ketika Musa diutus Tuhan menghadap raja Firaun, maka Musa bertanya kepada Tuhan, Tuhan bila orang Israel bertanya kepadaku: siapakah Tuhan yang mengutus engkau utk bebaskan kami dari tanah Mesir, apakah jawabku Tuhan ?  Tuhan berkata : katakan kepada mereka : Aku adalah Aku, Akulah Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub. Oleh sebab itu “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.  Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.  Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,” (Keluaran 20:1-5)

Dari ayat ini jelas, bahwa Tuhan tidak ingin kita ini salah menyembah Allah. Aku adalah Allah yang cemburu, artinya Tuhan tidak suka jikalau kita sembah allah lain selain Dia

Allah yang kita sembah, adalah Allah yang mau memperkenalkan dirinya kepada kita umatNya. Berkali-kali di dalam Perjanjian Lama, Tuhan memperkenalkan diriNya : bahwa Dia adalah Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub, Allah Israel. Berikutnya di dalam Perjanjian Baru, kita mengenal bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang turun ke dunia ini, menjelma menjadi manusia, itulah Tuhan kita Yesus Kristus.

Berkali-kali di dalam PB Tuhan Yesus berkata :   Aku dan Bapa adalah satu, Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku. Jadi Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub itu satu dengan Tuhan Yesus. Berikutnya Tuhan Yesus juga berkata: Jangan gelisah hatimu, Aku tidak akan meninggalkan engkau sebagai yatim piatu, Aku akan mengirimkan Roh Kudus, Roh Penghibur itu untuk diam di dalam dirimu. Roh Kudus hanya ada di dalam diri orang yang menerima Tuhan Yesus, bila ada orang tidak terima Yesus, tidak mungkin dia punya Roh Kudus.

Sekali lagi, hati-hati, jangan sekali-kali tinggalkan Yesus karena alasan apapun. Sebab Tuhan Yesus pernah berkata demikian :  “ Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.” (Yohanes 15:5-6)



Pdt. Djoni F.
24 Juni 2012

Pengaruh Negatif Media Bagi Pertumbuhan Iman (Khotbah 17 Juni 2012)

PENGARUH NEGATIF MEDIA BAGI PERTUMBUHAN IMAN - Ketika berbicara media, maka secara harafiah kita akan terpaku pada berbagai bentuk dan sarana komunikasi.  Ada media visual, audio, audio visual.  Media visual adalah : media cetak—penerbitan buku, surat kabat, tabloid dan majalah.

Photobucket 

Ada media audio:  radio, rekaman audio. Media audiovisual: film, video, televisi.  Media internet. Sarana-sarana ini bersifat netral secara moral dan spiritual.  Maka ketika berbicara media sesungguhnya kita berbicara tentang komunitas sekumpulan orang yang mengendalikan dan mengoperasikan sarana-sarana komunikasi massa ini. 

PENGGUNA INTERNET DI INDONESIA
Pengakses hingga akhir 2011= 55 juta.Pengakses mayoritas (25%) usia 25-30.
Pengakses mayoritas (71%) pria. Media akses (65%) mobile phone.
Peringkat ke-2 pengguna Facebook terbanyak= 28,84 juta.

Dalam nasihatnya yang bijak kepada orang-orang percaya di Filipi, Rasul Paulus menetapkan garis bimbingan yang berlaku bagi PENGKONSUMSIAN MEDIA oleh orang percaya.  Hal-hal yang benar, mulia, adil,  suci, manis, sedap didengar, yang disebut kebajikan dan patut dipuji, semua itulah yang menajdi pusat perhatian dari pemikiran dan pertimbangan orang percaya yang setia (Filipi 4:8). 

DAMPAK NEGATIF MEDIA
1.    Konsumtif
2.    Asosial
3.    Pasif dan condong menjadi penonton
4.    Dangkal
5.    Kecanduan

MENANGKAL
1.    Batasi waktu.
2.    Selektif.
3.    Tingkatkan kebersamaan dan interaksi sehat dalam keluarga.
4.    Kembangkan komunitas sejati dalam gereja.
5.    Bereskan luka hati dan buang sampah, terkhusus yang mengalami kecanduan.

Ev. Sindunata K.
17 Juni 2012

Hidup Dan Mati Dikuasai Oleh Lidah (Khotbah 10 Juni 2012)

HIDUP DAN MATI DIKUASAI OLEH LIDAH (Amsal 18:21 Yakobus 3:1-12) - Sebagai manusia yang normal di kepala kita memiliki tujuh lubang yaitu sepasang mata, sepasang telinga, sepasang hidup dan satu mulut. Tuhan menciptakan mulut hanya satu dan tidak sepasang. Karena kenyataan menunjukkan bahwa lubang yang satu ini lebih banyak menimbulkan masalah atau dosa dari pada lubang yang lain di kepala kita.

Photobucket 

Dalam Yakobus 3:1-12 dijelaskan kepada kita tentang bahaya lidah atau dosa yang diakibatkan karena lidah. Bebrapa hal yang perlu diperhatikan tentang lidah melalui Yakobus 3:1-12, yaitu :

1.    Lidah itu Punya Kuasa (Yakobus 3:3-6)
Yakobus memberikan tiga ilustrasi tentang lidah yaitu kekang pada mulut kuda. Kuda adalah biantang yang sangat kuat berguna untuk menarik barang-barang yang besar dan menari kereta. Sekalipun kuda itu binatang kuat tetapi kita dapat mengendalikan seluruh tubuhnya melalui kekang yang dipasang pada mulutnya.

Kemudian yang kedua adalah kemudi kapal. Kemudi kapal bisa mengendalikan kapal yang besar. Dengan kata lain tujuan dari kapal tersebut sangat ditentukan oleh kemudi. Kemudian api, api yang kecil dapat membakar hutan yang besar.  Jadi disini kita melihat bahwa lidah kita yang kecil memiliki pengaruh yang sangat besar dalam hidup kita.

2.    Lidah itu tidak dapat dikontrol (Yakobus 3:7-8)
Binatang-binatang dapat dijinakkan oleh manusia tetapi tidak ada seorang pun yang dapat menjinakkan lidah. Lidah adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai dan penuh racun yang mematikan (ay. 8).

Ada beberapa penyakit lidah yang ditulis dalam Alkitab antara lain : Berbicara terlalu banyak  (Ams 10:19), Bicara yang teledor (Ams 29:20),  Gosip (Ams 20:19), Berdusta (Ams 12:22), Menjilat (Ams 29:5), Bicara sombong (Ams 27:1-2)

Bagaimana orang Kristen  berbicara? (Kolose 4:6)
1.    Perkataan kita harus ramah
2.    Perkataan kita harus penuh hikmat
3.    Perkataan kita harus membangun sesama kita
4.    Perkataan kita harus memuliakan Tuhan

Ev. Kariaman Gea
10 Juni 2012

Persembahan Persepuluhan (Khotbah 3 Juni 2012)

Persembahan Persepuluhan (Khotbah Tanggal 3 Juni 2012) - Maleakhi 3:6-12

Persembahan  persepuluhan adalah  perintah Tuhan. Tuhan berkata di dalam Maleakhi 3:10 demikian :“Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.” Bila kita berkata bahwa kita mengasihi Tuhan, maka mari kita menaati perintah Tuhan, dalam hal memberi persembahan persepuluhan.
 

Persembahan Persepuluhan adalah milik Tuhan. Ketika kita tidak membawa persepuluhan kita ke rumah Tuhan, maka Tuhan berkata bahwa kita ini menipu Dia. Hal ini dikatakan di dalam Maleakhi 3:8-9: “ Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!  Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa! ”Istilah menipu, ditulis diulangi sebanyak 4 kali. Itu artinya: Tuhan mau persepuluhan diberikan dengan sejujurnya.

Memberi persepuluhan = mengasihi Tuhan.  Mengapa demikian ? Karena persembahan persepuluhan kita ditujukan untuk mendukung semua pekerjaan Tuhan yang ada di dalam gereja.  Semua pekerjaan Tuhan yang ada di dalam gereja, dibiayai dari persepuluhan umat Tuhan. 
   
Apakah memberi persepuluhan itu adalah perintah Tuhan yang sulit ?  I Yohanes 5:3 berkata : “ Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,” Ingat yang kita kembalikan  kepada Tuhan hanya 10% sedangkan yang diberikan kepada kita adalah 90%. Masakan itu sulit ?

Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan. Istilah seluruh artinya, yaitu Tuhan mau kita nggak boleh ngurangi sedikitpun/nggak boleh nipu Dia. Berapapun  keuntungan kita, ya 10% kita berikan sama Tuhan. Bukan 9%, bukan 9,5 % tetapi 10% bagi Tuhan.

Berkat dari memberi persembahan persepuluhan :

Maleakhi 3:10b: “dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.”. Ketika kita berbicara tentang berkat Tuhan, janganlah pikiran kita hanya tertuju pada uang, uang dan uang. Ingatlah bahwa keselamatan dan kesehatan yang kita miliki adalah berkat terbesar yang Tuhan karuniakan kepada kita.  

Bagaimana cara menghitung persepuluhan kita ?
1.    Bagi hamba Tuhan, pegawai negeri, pegawai bank, karyawan : persepuluhan diambil dari 10% gaji yang diperoleh.
2.    Bagi pedagang, pemilik toko: persepuluhan diambil dari 10% keuntungan bersih
3.    Bagi pelajar, mahasiswa: persepuluhan diambil dari 10% uang sakunya    

Pdt. Djoni F.

Akhir Zaman Menurut Alkitab (Khotbah 27 Mei 2012)

Akhir Zaman Menurut Alkitab (Khotbah Minggu 27 Mei 2012) - Matius 24:30, Wahyu 22:7

Belakangan ini ramalan dan keingintahuan tentang akhir zaman semakin santer terdengar dan mewarnai perjalan hidup manusia, baik dikalangan Kristen maupun kalangan Non-Kristen.  Misalnya saja ramalan perhitungan Kalender suku Maya, yang memperkirakan bahwa 21 Desember 2012 akan terjadi kiamat, yang sering dikaitkan dengan akhir zaman. Ironisnya, ramalan tersebut tidak sedikit yang terpengaruh olehnya termasuk sebagian orang percaya.


Sebenarnya dalam sejarah, telah banyak yang meramalkan  hal yang sama. Pada masa gereja mula-mula misalnya, Rasul Paulus menegur jemaat Tesalonika 2 Tes 2:1-2 “Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba”.

Tentang hari itu Kitab Suci memberi kesaksian bahwa tidak seorang pun tahu (Mat.24:36) Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.  Dan Ia  datang seperti pencuri pada malam hari (1 Tes 5:2-4), datang secara tiba-tiba.

Walaupun demikian,  ada anda-tanda yang mendahului kedatangan-Nya:
1.    Injil kerajaan Allah di genapkan
a.    Pemberitaan Injil kepada seluruh bangsa (Mat. 24:14, 28:18-20, Rom. 11:25)
b.    Israel sebagai bangsa pada akhirnya kembali kepada Tuhan  (Rom. 11:25-26)

 2.  Adanya perlawanan terhadap Allah
a.    Penganiayaan besar (Mat. 24:3-52, Mark.13:3-37, Luk. 21:5-36)
b.    Kemurtadan besar-besaran (Mat. 24:10-12, 1 Tim. 4:1, 2 Tim. 3-5, 2 Tes. 2:3)
c.    Munculnya Antikristus (1 Yoh. 2:18, 1 Yoh. 4:3, 2 Yoh. 1:7)

2.    Adanya bencana-bencana besar seperti peperangan, gempa bumi, dan kelaparan (Mat. 24:6-8, Luk. 21:9-21)

3.    Gereja akan menjadi tawar , kehilangan kasih, dan tertidur secara rohani (Mat. 24:12)

4.    Hati manusia menjadi semakin jahat dan sangat egoistis (II Tim. 3:1-5, Yak. 5:1-6)

5.    Manusia hanya mementingkan kesenangan duniawi (materialistis, makan-minum, kawin dan mengawinkan (Mat. 25:37-39).

Bagaiamana seharusnya orang percaya menyikapi Akhir Zaman secara bijak?

1.    Jangan membiarkan diri terombang ambing (Lukas 21:8.)
2.    Tetaplah  berjaga-jaga (Mat. 25:13)
3.    Tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan setia (Fil. 2:12)

Pdt. Fatinaso Dawolo, M.A
Minggu  27 Mei 2012

Berilah Kami Makanan Yang Secukupnya (Khotbah 20 Mei 2012)

Berilah Kami Makanan Yang Secukupnya (khotbah tanggal 20 mei 2012) - Keluaran 16:12-13, 22-30; Matius 6:11

Ada sebuah doa yang sudah tidak asing lagi bagi kita, itulah doa Bapa kami. Doa Bapa kami  adalah doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada murid-muridNya. Doa ini masih sering dipanjatkan oleh orang2x Kristen pada masa kini. Pagi/sore hari ini, kita akan merenungkan salah satu isi dari doa Bapa kami, yang berbunyi demikian: “ Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya” (Matius 6:11). Mari kita coba pahami, mengapa Tuhan Yesus, berkata : Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya ? Mengapa Tuhan Yesus tidak berkata: Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang berlimpah-limpah, agar kami punya persediaan makanan untuk hari-hari yang akan datang. Mengapa minta hanya secukupnya ?

Sebelum saya menjawab pertanyaan ini, mari kita perhatikan terlebih dahulu bagaimana pemeliharaan Tuhan kepada umatNya Israel selama mereka ada di padang gurun. Diceritakan di dalam Keluaran 16, setiap hari Tuhan menjatuhkan manna /roti dari langit, selama 6 hari berturut-turut. Ketika bangsa Israel bangun di pagi hari, maka nampak sudah ada roti di luar perkemahan. Mereka mengambil roti itu untuk dimakan bersama keluarganya dan ini berlangsung selama 40 tahun, waktu yang cukup lama. Satu bentuk pemeliharaan Tuhan yang sangat luar biasa. Walaupun di padang gurun tidak ada tepung, tidak ada air, Tuhan bisa membuat roti untuk umatNya.
   



Bagaimana seandainya peristiwa ini terjadi di kota Jember. Ketika kita bangun pagi, tiba-tiba di depan rumah kita sudah ada roti yang tersedia, roti bukan kiriman dari Roti Wina, tetapi roti yang langsung dijatuhkan oleh Tuhan dari langit. Saya yakin, banyak orang Jember, yang percaya kepada Tuhan, percaya kpd pemeliharaan Tuhan yg luar biasa. Dikatakan dalam Keluaran 16:4a: “ Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, ….” Hujan roti  mengapa dikatakan hujan roti ? Karena roti yang diturunkan oleh Tuhan, jumlahnya ribuan sesuai dengan jumlah umat Tuhan yang ada di padang gurun. 

Jadi saudara, bagi Tuhan, memelihara hidup kita itu tidak terlalu sulit, amat sangat mudah. Itulah sebabnya Tuhan Yesus pernah berkata: "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?  Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?” (Matius 6:25-26). Jadi kalau burung saja, Tuhan pelihara, apalagi diri kita.

Kembali lagi pada kisah manna/roti dari langit ini. Tuhan berkata kepada Musa, suruhlah bangsa Israel mengambil roti itu secukupnya untuk dia dan keluarganya. Tidak usah terlalu banyak, atau disimpan berhari-hari, pasti roti itu akan busuk dan berulat. Perkataan Tuhan ini sungguh-sungguh terjadi, ketika ada umat Tuhan mengambil roti dalam jumlah banyak untuk disimpan sampai besok, pasti roti itu berulat dan busuk.  Tuhan berkata : ambil saja secukupnya untuk hari ini, besok Aku sediakan lagi, setiap hari Aku sediakan roti yang baru buat kalian.  Nah saudara bila kisah ini, kita hubungkan dengan doa Bapa kami, nampaknya cocok sekali, di dalam doa Bapa kami, Tuhan Yesus berkata : Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya. Ini menunjukkan bahwa pemeliharaan Tuhan atas hidup kita itu, cukup adanya.
   
Sesuatu yang cukup itu jauh lebih baik dari pada berlebihan. Misalnya masalah makanan. Kita makan durian, kalau makan satu, dua atau tiga biji nggak masalah, tetapi kalau udah makan 1-2 buah durian dimakan sendirian, hati-hati bisa stroke. Ada jemaat kami, gara-gara makan 2 buah durian langsung terjadi pendarahan diotak, dioperasi, habis 80 juta. Duriannya nggak sampai 100 ribu, pendarahannya butuh 80 juta, nggak sebanding. Jadi sesuatu yang berlebihan itu pasti tidak baik. Makan berlebihan tidak baik, kerja berlebihan juga tidak baik, olahraga berlebihan juga tidak baik, semua yang berlebihan pasti tidak baik.

Selanjutnya bagaimana bila makanan kita terjemahkan dengan rezeki. Apakah Tuhan maunya rezeki itu cukup-cukupan saja  atau pas-pasan saja. Apakah tidak boleh kita ini punya rezeki lebih dari cukup, bahkan apakah Tuhan tidak suka kalau kita ini jadi orang kaya ? Saya yakin tidak demikian. Banyak anak-anak Tuhan, saya lihat sukses dalam binisnya dan akhirnya menjadi orang kaya. Jadi apa sebenarnya yang Tuhan tidak kehendaki ?

Itulah sifat manusia yang tidak pernah puas/ sulit bersyukur atas rezeki yang Tuhan berikan kepadanya. Firman Tuhan dalam Pengkhotbah 5:9 berkata : “Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia.”.  Ayat ini menunjukkan bahwa manusia memang seringkali tidak puas dengan rezeki yang sudah Tuhan berikan, terus merasa kurang dan kurang. Akibatnya: manusia sulit untuk mensyukuri berkat yang Tuhan beri, lalu mulai bersungut-sungut, ngomel, bisa juga iri ketika melihat orang lain lebih sukses dari dirinya.

Yang kedua, istilah cukup, bertujuan untuk menghindarkan kita dari keserakahan. Nah saudara berbicara tentang rezeki, sesungguhnya Tuhan itu sudah atur, mana berkat untuk saudara, mana juga berkatnya untuk orang lain. Jadi jangan kita bersaing yang tidak sehat, untuk merebut berkatnya orang lain menjadi milik kita. Kesaksian: kakak saya kerja jualan kabel di pasar genteng, dia jualan di lantai 3. Adik iparnya juga jualan kabel di lantai 1. Adik iparnya ambil kabel di kakak saya. Kakak saya bilang,  ini kabel pasaran harga sekian, ayo kita jual dgn harga pasaran ini, supaya kita sama-sama untung. Eh nggak tahunya, banyak orang beli ditoko adik iparnya, dgn harga yang dijatuhkan jauh dari harga pasaran, Kakak saya kecewa, kok kamu malah bunuh aku dgn cara spt itu, aku bantu beri kamu barang, tetapi kamu tusuk aku dari belakang. Ternyata tujuan dari adik ipar, mau rebut langganan kakak saya.  Nah inilah gambaran persaingan yang tidak sehat. Yang condong menjatuhkan orang lain.

Nah ketika Tuhan itu mengajarkan doa yang berbunyi: Berikanlah kami makanan yang secukupnya, artinya: kita diajar oleh Tuhan untuk berbagi rezeki sama orang lain. Jangan serakah. Kalau teman bisnis kita jatuh, jangan bertepuk tangan, mari ikut prihatin dan berusaha membantu agar dia bisa bangkit kembali.

Saudara perhatikan baik-baik, kisah jemaat mula-mula. . Ingat jemaat mula-mula, mengapa di jemaat mula-mula itu tidak ada jemaat yang berkekurangan, semuanya kecukupan, karena mereka yang kaya rela menjual hartanya dan membagikan kepada jemaat yang miskin sesuai keperluannya, shg di jemaat mula-mula tidak ada yang berlebihan dan tidak ada yang kekurangan. Semuanya berkecukupan. “ Sebab tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa  dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.” (Kisah 4:34-35). Jadi istilah secukupnya, itu juga mengajar kita untuk bisa berbagi dengan orang lain.

Orang yang tidak pernah merasa cukup, terus merasa kurang dan kurang, padahal berkat yang ada sudah cukup utk hidupnya, orang semacam itu tidak akan bahagia. Berapapun kekayaan yang dia punya, dia tidak akan bahagia, tetapi orang yang dapat merasa cukup dgn berkat yang dia peroleh, lalu mulai memberikan mengalirkan juga pada orang lain, orang itulah yang bahagia. “Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia.” (Pengkhotbah 5:9), sebaliknya Tuhan Yesus pernah berkata: “Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."” (Kisah 20:35)

Kembali lagi pada persoalan Manna /roti dari langit. Diceritakan dalam Keluaran 16, selama Enam hari lamanya, bangsa itu dapat mengambil manna utk dimakan, tetapi pada hari ke-7 ketika mereka keluar utk mencari manna, mereka tidak akan menemukannya. Sebab hari ke-7 adalah hari sabat Tuhan.  Tuhan itu baik, pada hari ke-6, Tuhan berikan manna dua kali lipat, spy bisa dimakan sampai hari ke-7, dan anehnya manna itu tidak berulat dan tidak membusuk bila dimakan sampai hari ke-7. Apa artinya ini ? Kalau dari hari 1-6, bila mrk simpan, maka besoknya membusuk dan keluar ulatnya, tetapi ketika hari -6 mereka ambil banyak 2 kali lipat untuk dimakan sampai hari ke-7, mengapa kok tidak busuk ?

Bila ada orang Kristen, pada hari Sabat/hari Minggu tidak ibadah karena sibuk dengan pekerjaan, maka sesungguhnya pekerjaannya itu tidak akan diberkati oleh Tuhan, sekalipun pekerjaan itu rame. Ingat sesuatu yang Tuhan tidak berkati, bisa habis dengan cepat. Tetapi sebaliknya bila kita kita punya berkat itu hasil kerja keras kita dgn tidak melalaikan hari sabat, maka pekerjaan kita itu sekalipun hasilnya tidak banyak, akan awet terpelihara.

Dalam pelayanan, saya mengamati, ada keluarga yang buka toko sampai hari minggu, minggu pagi-siang buka, sore ibadah. Nampaknya rumah tangga kurang begitu bahagia, uang banyak tetapi keluarga kurang bahagia, saya selidiki, ternyata waktu untuk anak tidak ada. Waktu hanya untuk kerja. Komunikasi dengan anak sangat kurang, keakraban sangat kurang, shg anakpun tidak kerasan di rumah, krn orang tua dua-duanya kerja, dan tidak ada di rumah.

Sebaliknya, saya lihat keluarga yang hari minggu pagi mereka ibadah, setelah itu mereka jalan-jalan dengan keluarga mereka, mereka nampak lebih harmonis, lebih segar, lebih semangat dan tidak nampak loyo.

Pemeliharaan Tuhan pd umatNya Israel, sangat jelas sekali. Dijelaskan dalam ayat 35: “ Orang Israel makan manna empat puluh tahun lamanya, sampai mereka tiba di tanah yang didiami orang; mereka makan manna sampai tiba di perbatasan tanah Kanaan.” (Keluaran 16:35 TB), “ Lalu berhentilah manna itu, pada keesokan harinya setelah mereka makan hasil negeri itu. Jadi orang Israel tidak beroleh manna lagi, tetapi dalam tahun itu mereka makan yang dihasilkan tanah Kanaan.” (Yosua 5:12).

Pdt. Djoni F.
Minggu 20 Mei 2012

Merdeka Dari Dosa (Khotbah 13 Mei 2012)

Merdeka Dari Dosa (Khotbah Minggu, 13 Mei 2012) - tahukah saudara dimana sesungguhnya letak kebahagiaan orang kristen itu? kebahagiaan orang kristen bukan terletak pada banyaknya uang yang dia miliki, juga bukan terletak pada banyaknya ilmu/pengalaman yang dia miliki, banyaknya teman yang dia miliki, tetapi kebahagiaan orang Kristen sesungguhnya terletak pada kemerdekaan orang kristen dari dosa-dosanya.

Dikatakan di dalam Mazmur 32:1-2: "dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutup!! Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!" Orang yang diampuni, orang yang kesalahannya tidak lagi diperhitungkan, itulah orang yang dimerdekakan Tuhan dari dosa, orang-orang semacam ini adalah orang yang berbahagia.


Agar kebahagiaan kita ini terus terpelihara, maka jangan lagi kita mau diperbudak oleh dosa. Galatia 5:13: "Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih."

Menurut Galatia 5:19-21 ada 4 jenis dosa yaitu dosa kedagingan (percabulan, kecemaran dan hawa nafsu), dosa kuasa gelap (penyembahan berhala, sihir), doa pertikaian (perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian), Dosa kemewahan/duniawi: kemabukan, pesta pora,dll.


Bagaimana cara merdeka dari dosa?
1. Andalkan kuasa doa. Tuhan Yesus pernah berkata demikian : Berjaga-jagalah dan berdoalah, Roh memang penurut tetapi daging itu lemah. Doa itu membuat Roh kita menjadi kuat dalam menghadapi keinginan daging kita.
2. Pertimbangkan untung rugi daro dosa itu. Dosa punya sifat umum yaitu enak hanya sebentar, enak hanya sesaat, selanjutnya penuh dengan penderitaan. Enaknya hanya 1 point, tetapi ruginya bisa 5-10 point, hanya menguntungkan 1 orang, tetapi merugikan banyak orang. Itu ciri khas dosa.
3. katakan dengan tegas: TIDAK terhadap dosa. Ketika dosa itu baru saja muncul di hati dan pikiran, cepat kita katakan dengan tegas: TIDAK. Sata sudah tobat, tidak akan mengulangi lagi. ketika kita mengatakan tidak, maka hati dan pikiran kita itu segera tertolong utk tidak cenderung kembali pada dosa itu.
4. Tinggalkan area dosa. Ketika Yusuf digoda istri Potifar, Yusuf memilih untuk meninggalkan istri Potifar. Dengan cara ini Yusuf selamat dari dosa perzinahan.
5. Sibukkan diri kita untuk melakukan kehendak Tuhan. Ketika di hati kita ada kesukaan melakukan kehendak Tuhan, maka pasti kita sudah tidak punya gairah lagi untuk hidup dalam dosa. Dikatakan dalam Galatia 5:16-17 demikian: "16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. 17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging - karena keduanya bertentangan - sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki."


Minggu, 13 Mei 2012,
Pdt. Djoni Febrianto

Visi Misi GKT Jember Tahun 2012

Sebuah gereja harus memiliki visi dan misi yang jelas. Begitu pula dengan gereja kita yaitu GKT (Gereja Kristus Tuhan) Jember juga memiliki visi dan misi tahun 2012. Berikut visi dan misi GKT Jember tahun 2012.
Visi : Gereja Reformed yang dinamis

Misi:
1    Penyembahan (segenap hati mengasihi dan memuliakan Tuhan)
2    Pelayanan (mengasihi sesama seperti diri sendiri)
3    Penginjilan (Menjadikan bangsa-bangsa murid Tuhan)
4    Persekutuan (Membangun tubuh Kristus)
5    Pembinaan (mengajar mereka melakukan Firman Tuhan)

Prioritas:  Mendewasakan jemaat lewat pembinaan iman


Thema tahun 2012:  Menuju kepada kedewasaan rohani,

Tujuan :    
1.    Jemaat memahami arti kedewasaan rohani di dalam Kristus
2.    Jemaat memiliki kerinduan untuk bertumbuh dalam kedewasaan rohani
3.    Jemaat mencapai kedewasaan rohani dalam iman dan pelayanan, serta mampu membangun komunitas gereja yang dewasa secara rohani. 

Sasarannya

1    Hamba Tuhan, majelis, pengurus komisi dan aktivis  memiliki karakter Kristus serta komitmen yang tinggi dalam pelayanan 
2    Jemaat memiliki karakter Kristus dan rindu terlibat dalam pelayanan    

Strategi
:
1    Pelayanan Mimbar 50% berbicara mengenai kedewasaan rohani 
2    Melakukan pembinaan kepada aktivis secara berkala    
3    Melakukan monitoring terhadap aktivis dan pelayanannya

 

Visi Misi Komisi Diakonia

Pembimbing : Ev. Kariaman
Majelis Penghubung : Made Suryanata

Visi
Musik Reformed yang dinamis dan inovatif.

Misi
Mengasihi Sesama Seperti Diri Sendiri

Tujuan   
*    Anggota Diakonia yang semakin memiliki kedewasaan rohani serta aktif mengikuti persekutuan-persekutuan.
*    Membantu jemaat yang kurang mampu ekonominya (insidentil).
*    Memberi subsidi SPP (beasiswa) kepada jemaat terutama yang bersekolah di Sekolah Kristen Aletheia.
*    Membentuk hubungan yang baik dengan lingkungan.

Sasaran
*    Anggota Diakonia
*    Pengurus Diakonia
*    Jemaat umum
*    Masyarakat sekitar GKT Jember

Strategi
*    Perhatian kepada jemaat yang lemah tubuh
*    Bantuan untuk jemaat yang mengalami kesulitan ekonomi
*    Persekutuan setiap 4 bulan
*    Membagi sembako kepada masyarakat sekitar

Susunan Pengurus Komisi Diakonia

Pembimbing : Pdt. Djoni Febrianto

Ketua
Arie Gunawan
Jl. Gatot Subroto IV/2 Jember
(0331)5262123 -  0811353388

Wakil Ketua
Ali Susanto
Jl. S. Parman VI/10 - Jember
(0331) 321341-  (0331) 487595

Sekretaris
Eva Virlyana
Jl. S. Parman II/6 - Jember
083847493636 - 08133626727

Bendahara I
Cundwiyanto
Jl. Diponegoro Jember
(0331) 7811767 -  082330706133

Bendahara II             
Kho May Djing
Perum. Gunung Batu Permai C-19 - Jember
(0331) 9127879 -  (0331) 339765

Pembantu Umum
Lilik Hartatik
Jl. S. Parman 228 - Jember
(0331) 333760 - 081336464192

Visi Misi Komisi Musik

Pembimbing : Pdt. Djoni Febrianto
Koordinator: Ls. Nahum Daely
Majelis Penghubung : Budi Handoko

Visi
Musik Reformed yang dinamis dan inovatif.

Misi
Musik sebagai pendukung Ibadah yang visioner

Tujuan   
*    Musik bukan lagi menjadi hal yang kontroversial di dalam Gereja.
*    Menghantar jemaat menjiwai akan harmoni pujian dalam penyembahan.
*    Mengajak jemaat untuk bertumbuh melalui musik yang kontekstual.
*    Jemaat dewasa dan sadar akan musik Gereja yang variatif tetapi tetap Alkitabiah.
*    Jemaat paham bahwa hanya Tuhan Yesus Kristus yang bertahta di atas segala pujian.

Susunan Pengurus Komisi Musik

Pembimbing   : Ls. Nahum Daely 
Ketua              :  Ratna Indahwati
Sekretaris        :  Shintia Debi
Bendahara I     :  Ester Soehar
Bendahara II    :  Lanny Kumalasari

PU                   :  Kunarto

Visi Misi Komisi Pasutri

Pembimbing : Pdt. Djoni Febrianto
Majelis Penghubung : Beny Suharto

Visi
Gereja Reformed yang dinamis

Misi
*    Penyembahan (segenap hati mengasihi dan memuliakan Tuhan)
*    Pelayanan ( Mengsihi sesame seperti diri sendiri )
*    Penginjilan ( Menjadikan bangsa-bangsa murid Tuhan )
*    Persekutuan ( Membangun tubuh Kristus
*    Pembinaan ( Mengajarkan mereka melakukan Firman Tuhan )

Prioritas
Mendewasakan jemaat lewat pembinaan iman

Tema
Menuju kepada Kedewasaan rohani

Tujuan
*    Membangun kedewasaan rohani dalam kehidupan Pasutri
*    Membangun mesbah keluarga
*    Membangun keakraban Suami Istri

Sasaran
*    Meningkatkan jumlah Pasutri yang aktif dalam pelayanan di gereja
*    Meningkatkan jumlah kehadiran Pasutri muda/ baru di persekutuan Pasutri

Strategi
*    Mengadakan Visitasi sebulan sekali
*    Mengadakan variasi acara dalam setiap persekutuan Pasutri
*    Mengikutkan anggota Pasutri dalam acara ME

Susunan Pengurus Komisi Pasutri

Pembimbing : Pdt Djoni Febrianto

Ketua
Meiliana Hartanto
Jl. Dr. Soebandi 75 - Jember
(0331) 424817 - 081249511255


Wakil Ketua
Mat Yasin
Jl. Slamet Riadi 121 - Jember
(0331) 481519 - 085859359923

Sekretaris
Triana
Jl. Pajajaran E/30 - Jember
(0331) 332432 - 085236804668

Bendahara I
Ernalia
Jl. Kertanegara 22 - Jember
(0331) 485472 - 08123453137

Bendahara II
David Stefanus
Jl. S. Parman II/7 - Jember
(0331) 338192 - 081803457879

Pembantu Umum II
Emeliawati
Jl. Gatot Subroto IV/1 - Jember
(0331) 7740774 - 083847267700

Visi Misi Komisi Wanita


Pembimbing : Ls. Yunita Waluyo
Majelis Penghubung : Hauw Mie Ling

Visi
Gereja Reformed yang dinamis

Misi
*    Penyembahan    (Segenap hati mengasihi dan memuliakan Tuhan)
*    Pelayanan (Mengasihi sesama seperti diri sendiri)
*    Penginjilan (Menjadikan bangsa-bangsa murid Tuhan)
*    Persekutuan (Membangun tubuh Kristus)
*    Pembinaan (Mengajar mereka melakukan Firman Tuhan)

Prioritas
Membangun wanita lewat pembinaan iman

Tema
Menuju kepada kedewasaan rohani

Tujuan
*    Wanita memahami arti kedewasaan rohani di dalam Kristus
*    Wanita memiliki kerinduan untuk bertumbuh dalam kedewasaan rohani
*    Wanita mencapai kedewasaan rohani dalam iman dan pelayanan, serta mampu membangun komunitas gereja yang dewasa secara rohani

Sasaran
*    Meningkatkan jumlah kehadiran anggota komisi wanita dalam persekutuan bulanan minimal 10 %
*    Setiap anggota komisi wanita mengenal satu sama lainnya

Strategi
*    Meningkatkan persekutuan komisi wanita dengan persekutuan bulanan yang menarik dan aplikatif
*    Meningkatkan penyambutan dan perhatian pada setiap anggota komisi wanita.

Susunan Pengurus Komisi Wanita

Ketua              :  Ribka Setyowati
Sekretaris        :  Trisana Dewi Handoyo
Bendahara I     :  Tio Siu Gin
Bendahara II    :  Lim Djing Yin

PU                   :  Lie Lie Djing

Visi Misi Komisi Usianda

Pembimbing : Pdt. Djoni Febrianto
Majelis Penghubung : Samuel Tjandrawibowo

Visi
Gereja Reformed yang dinamis.

Misi
*    Penyembahan (segenap hati mengasihi dan memuliakan Tuhan)
*    Pelayanan (mengasihi sesama seperti diri sendiri)
*    Penginjilan (Menjadikan bangsa-bangsa murid Tuhan)
*    Persekutuan (Membangun tubuh Kristus)
*    Pembinaan (mengajar mereka melakukan Firman Tuhan)

Prioritas
Pembinaan GSM dan murid untuk memiliki karakter Kristus

Tujuan   
*    Komisi usianda memahami arti kedewasaan rohani di dalam Kristus
*    Komisi usianda memiliki kerinduan untuk bertumbuh dalam kedewasaan rohani
*    Komisi usianda mencapai kedewasaan rohani dalam iman dan pelayanan, serta mampu membangun komunitas gereja yang dewasa secara rohani. 

Sasarannya
*    Pengurus Komisi Usianda memiliki karakter Kristus serta komitmen yang tinggi dalam pelayanan
*    Anggota Komisi Usianda memiliki karakter Kristus dan rindu terlibat dalam pelayanan
Target
*    Mendewasakan para usianda lewat pelayanan firman di persekutuan usianda  
*    Melibatkan para usianda dalam pelayanan

Susunan Pengurus Komisi Usianda

Pembimbing : Ev. Kariaman Gea
Ketua              :  Herman Lukimanto
Sekretaris        :  Markus Alengkong
Bendahara I     :  Lidia Liu
Bendahara II    :  Nurbaya
PU                   :  Budi Hartanto

Visi Misi Komisi Pemuda

Pembimbing : Ev. Kariaman Gea
Majelis Penghubung : Johnny Mulyawan Ganda

Visi
Gereja Reformed yang dinamis

Misi
*    Penyembahan (Segenap hati mengasihi dan memuliakan Tuhan)
*    Pelayanan (Mengasihi sesama seperti diri sendiri)
*    Penginjilan (Menjadikan bangsa-bangsa murid Tuhan)
*    Persekutuan (Membangun tubuh Kristus)
*    Pembinaan (Mengajar mereka melakukan Firman Tuhan)

Prioritas
Membangun pemuda lewat pembinaan iman

Tema
Menuju kepada kedewasaan rohani

Tujuan
*    Pemuda memahami arti kedewasaan rohani di dalam Kristus
*    Pemuda memiliki kerinduan untuk bertumbuh dalam kedewasaan rohani
*    Pemuda mencapai kedewasaan rohani dalam iman dan pelayanan, serta mampu membangun komunitas gereja yang dewasa secara rohani

Sasaran

*    Meningkatkan jumlah kehadiran anggota pemuda dalam persekutuan Komisi Pemuda minimal 10 %
*    Setiap anggota pemuda mengenal satu sama lainnya

Strategi

*    Meningkatkan persekutuan komisi pemuda melalui KAFE KITA “KAKI” setiap minggunya dan kegiatan di luar gereja
*    Meningkatkan penyambutan dan perhatian pada setiap anggota pemuda

Susunan Pengurus Komisi Pemuda

Pembimbing : Ls. Herman Napitupulu

Ketua
Anthony Timothy Susanto
Perum. Gunung Batu Permai A/34 - Jember
(0331) 336985 - 085711090909

Sekretaris
Prisca Amelia Liadi
Jl. Pajajaran IX E/30 - Jember
(0331) 332432-  08970689669

Bendahara I
Alexander Utut Prajitno
Perum. Gunung Batu Permai C/19 - Jember
(0331) 339765 - 085655982233

Bendahara II
Ketut Ayu Restiani
Jl. Hayam Wuruk III/84 - Jember
085935123578

Pembantu Umum
Yenny Christmawati Sulaiman
Jl. M.T. Haryono 220 Wirolegi - Jember
(0331) 333930 -  08990575955

Visi Misi Komisi Remaja

Pembimbing : Ev. Kariaman Gea
Majelis Penghubung : Susanto Tedjokusumo

Visi
Gereja Reformed yang dinamis

Misi:
*    Penyembahan (segenap hati mengasihi dan memuliakan Tuhan)
*    Pelayanan (mengasihi sesama seperti diri sendiri)
*    Penginjilan (Menjadikan bangsa-bangsa murid Tuhan)
*    Persekutuan (Membangun tubuh Kristus)
*    Pembinaan (mengajar mereka melakukan Firman Tuhan)

Prioritas
Mendewasakan jemaat lewat pembinaan iman

Tema tahun 2012
Menuju kepada kedewasaan rohani,

Tujuan    
*    Remaja mengerti arti kedewasaan rohani di dalam Kristus
*    Remaja memiliki kerinduan untuk terus diperlengkapi dalam pelayanan
*    Remaja menyerahkan diri untuk melayani Tuhan dan selalu memberikan yang terbaik dalam pelayanan

Sasarannya
*    Anggota Remaja GKT Jember mengalami peningkatan 10 %, baik itu kehadiran maupun dalam pelayanan
*    Menjangkau remaja-remaja yang berasal dari luar kota Jember khususnya berasal dari GKT.

Strategi
*    Mengadakan Persekutuan Kebersamaan sekaligus memperingati HUT anggota remaja setiap minggu terakhir
*    Meningkatkan penyambutan dan perhatian kepada anggota remaja setiap hari minggu
*    Pembentukan Tim Pemerhati bagi anggota remaja
*    Melakukan variasi dalam ibadah remaja

Susunan Pengurus Komisi Remaja

Pembimbing: Ev. Kariaman Gea

Ketua
Nicholas Evan Setiawan
Perum. Gunung Batu Permai A/36 - Jember
(0331) 330318 - 081214714445 / 085646122225

Sekretaris
Michelle Febrina
Perum. Gunung Batu Permai A/34 -  Jember
(0331) 336985 - 081901989897

Bendahara I
Shierly Nathalia Gunawan
Jl. Kacang Piring 92 - Jember
(0331) 487120 - 083847714222

Bendahara II
Benita Antonia Gunawan (Nia)
Jl. Nusantara III/H-5 - Jember
(0331) 422233 - 081235381155

Pembantu Umum I
Yohanes Adam Sastrodikoro Wirjoadikusumo
Jl. Diponegoro 49 - Jember
(0331) 489232 - 081234805

Pembantu Umum II
Melita Azalia Lianto
Jl. Kertabumi 11 - Jember
(0331) 423510 - 085746358199

Pembantu Umum III
Elsa Damai Prayongesti
Jl. Kertanegara II/43 - Jember
(0331) 422686 - 081234714482

Tim Majelis GKT Jember

Susunan Majelis GKT Jemaat Jember Periode 2013 - 2015

Ketua Majelis                                    : Beny Suharto




Wakil Ketua Majelis                          : Johnny Mulyawan Ganda



Sekretaris I                                        : Hadi Soehalim



Sekretaris II                                       : Heny Iviawati





Bendahara I                                       : Ester Ang





Bendahara II                                      : Samuel Tjandrawibowo




Departemen Ibadah                            : Budi Handoko




Departemen Pelayanan dan Pemerhati : Hauw Mie Ling



Departemen Rumah Tangga  I             : Made Suryanata



Departemen Literatur                     : Anna Novia





Majelis penghubung GKT Jemaat Jember

1.      Penghubung Komisi Anak          : Beny Suharto
2.      Penghubung Komisi Remaja      : Anna Novia
3.   Penghubung Komisi Pemuda     : Heny Iviawati
4.      Penghubung Komisi Wanita       : Hauw Mie Ling
5.      Penghubung Komisi Pasutri       : Johnny M. Ganda
6.      Penghubung Komisi Usianda     : Samuel Tjandrawibowo
7.      Penghubung Komisi Musik        : Budi Handoko
8.      Penghubung Komisi Diakonia    : Made Suryanata
9.      Penghubung Pos PI Bondowoso : Hadi Soehalim
10.   Departemen Literatur                 : Anna Novia
11.  Departemen  Ibadah                    : Budi Handoko
12.  Departemen Pelayanan               : Hauw Mie Ling

Map